DPR: Remunerasi Kemenkeu Jalan Terus


Gedung Kementerian Keuangan

Meski banyak pihak menilai remunerasi pegawai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tak ampuh tekan korupsi, namun Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menilai tunjangan remunerasi Kemenkeu yang dianggarkan di atas Rp 5 triliun ini akan tetap berjalan.

Ketua Badan Anggaran DPR-RI Harry Azhar Azis mengatakan pada awalnya remunerasi diberikan atas dasar belas kasihan DPR terhadap Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang gajinya sangat rendah.

“Untuk itu akan terus berjalan, memang awalnya kita berikan remunerasi karena belas kasihan dimana PNS mempunyai gaji yang sangat rendah,” ujarnya kepada detikFinance di Gedung DPR-RI, Jakarta, Senin (5/4/2010).

Namun, lanjut Harry, DPR melalui Badan Anggaran akan memfokuskan kepada perbaikan sistem penerapan remunerasi yang saat ini berjalan. “Jadi walaupun awalnya diberikannya remunerasi karena belas kasihan namun untuk saat ini tidak, kita akan tekankan pemerintah di tingkat Kementerian atau Lembaga yang mendapatkan remunerasi harus sesuai dengan tingkat produktivitasnya,”ungkapnya.

Sistem baru itu, dicontohkan Harry, misalkan di Ditjen Pajak, remunerasi untuk pegawai di Ditjen Pajak diberikan sesuai dengan kemampuan Ditjen Pajak Meningkatkan penerimaan pajaknya.

“Setiap satu rupiah remunerasi yang diberikan maka akan dilihat tingkat produktivitas di masing-masing Kementerian atau Lembaga,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Harry, Banggar juga akan memfokuskan pemberian remunerasi bagi pegawai yang memiliki gaji terendah di masing-masing Kementerian atau Lembaga. “Jadi bukan pejabat-pejabat Kementerian yang dinaikkan gajinya, tetapi bagi pegawai yang memiliki gaji paling rendah,” tegasnya.

Harry mencatat besaran belanja pegawai sesuai dengan APBN yakni sebesar Rp 160,4 triliun dan dalam APBN-P akan dinaikkan Rp 2 triliun. “Nanti lebih lanjut akan dibahas di Banggar pada 9 April 2010,” tutup Harry.

sumber : www.djkn.depkeu.go.id

Iklan
  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: