SPMB PKN STAN 2021


SPMB PKN STAN 2021

Berdasarkan Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor
B/300/M.SM.01.00/2021 tentang Persetujuan Prinsip Tambahan Kebutuhan CPNS dari
Siswa/Siswi PKN STAN Tahun Anggaran 2021, Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN)
akan menerima putra-putri warga negara Indonesia untuk mengikuti pendidikan pada PKN STAN
dengan alokasi sebanyak 275 formasi.

JADWAL KEGIATAN SPMB PKN STAN
No. Tanggal Kegiatan

  1. 9 – 30 April 2021 Pendaftaran online di portal https://sscasn.bkn.go.id
  2. 12 April – 4 Mei 2021 Pendaftaran online di portal https://spmb.pknstan.ac.id
  3. 16 Juni 2021 Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi
  4. 16 – 17 Juni 2021 Pembayaran Biaya Pendaftaran SPMB
  5. 21 Juni 2021*) Pengumuman Jadwal dan Lokasi SKD
  6. 25 – 30 Juni 2021*) Pelaksanaan SKD
  7. 8 Juli 2021*)
    Pengumuman Hasil SKD serta Jadwal dan Lokasi Seleksi
    Lanjutan I (Tes Kesehatan dan Kebugaran serta Tes
    Psikologi)
  8. 19 – 26 Juli 2021 Tes Kesehatan dan Kebugaran serta Tes Psikologi
  9. 5 Agustus 2021
    Pengumuman Hasil Seleksi Lanjutan I (Tes Kesehatan
    dan Kebugaran serta Tes Psikologi ) serta Jadwal dan
    Lokasi Seleksi Lanjutan II (Tes Wawancara)
  10. 16 – 23 Agustus 2021 Tes Wawancara
  11. 30 Agustus 2021 Pengumuman kelulusan SPMB PKN STAN
  12. 6 – 10 September 2021 Pendaftaran Ulang
  13. Akhir September 2021 Mulai Pendidikan
    *) Catatan: masih bersifat tentatif, menyesuaikan jadwal dari Badan Kepegawaian Negara.
    Dalam hal dipandang perlu Panitia Pusat dapat melakukan perubahan jadwal kegiatan SPMB
    PKN STAN. Perubahan jadwal tersebut akan diumumkan dalam pengumuman tersendiri.

Informasi selengkapnya, silahkan unduh Pengumuman Nomor PENG-40/PKN/2021 disini

Tau Gak Gaesss? Uang 75rb Bisa Ditukar Sebanyak-banyaknya!!!


Penukaran UPK 75

Sebelumnya BI membatasi jumlah penukaran uang pecahan Rp 75 ribu.

Bank Indonesia (BI) kini membuka kesempatan bagi masyarakat Indonesia yang ingin memiliki uang Rp 75 ribu lebih dari satu lembar. Masyarakat bisa memiliki sebanyak-banyaknya Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Tahun Republik Indonesia (UPK 75 Tahun RI) tersebut dengan menukar setiap hari.

Penukaran dengan menerapkan syarat satu KTP berlaku untuk penukaran maksimal 100 lembar UPK 75 Tahun RI per hari,” sesuai keterangan pers dari Bank Indonesia.

Oleh karena itu, masyarakat yang telah melakukan penukaran UPK 75 Tahun RI dapat kembali dan terus melakukan penukaran. UPK 75Tahun RI yang dikeluarkan pada 17 Agustus 2020 lalu merupakan alat pembayaran yang sah atau legal tender di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Penukaran UPK 75 Tahun RI, baik secara individu maupun kolektif, dapat dilakukan di Kantor BI dengan tata cara pemesanan dan penukaran yang sama dengan mekanisme sebelumnya. Masyarakat dapat melakukan pemesanan individu melalui website PINTAR Bank Indonesia.

Bagaimana proses penukaran Uang 75rb?

  1. Buka laman https://pintar.bi.go.id/
  2. Pilih lokasi penukaran, misal: Kantor Perwakilan BI Prov. Jatim di Surabaya dan input tanggal penukaran yang kamu inginkan.
  3. Pilih jam penukaran yang dinginkan. Jadwal tersedia mulai pukul 08:00 s.d. 11:00 . Pilih salah satu.
  4. Input data-data yang diperlukan, antara lain: NIK, Nama Lengkap sesuai KTP, Jumlah lembar penukaran, maksimal 100. Input nomor HP dan alamat email.
  5. Selanjutnya, bukti pemesanan dapat kamu unduh atau dikirim melalui email yang telah kamu daftarkan.
  6. Datang ke Kantor BI, sesuai tanggal dan jam yang kamu daftarkan.
  7. Tunjukkan ke petugas, bukti pemesanan dan KTP aslimu.

Dan… yaaa… kamu berhasil mendapatkan uang pecahan 75rb, oh ya, BI juga memberi plastik cover sebanyak uang yang kamu tukar.

Uang 75rb dapat kamu berikan untuk angpao lebaran ataupun dibelanjakan. Selamattt…

Clubhouse Aplikasi Apa?


Apa itu Aplikasi Clubhouse? Ini Cara Kerja Media Sosial  yang Viral

Aplikasi Clubhouse, belakangan banyak diperbincangkan oleh netizen di seluruh dunia. Tidak hanya di Indonesia, aplikasi ini sukses mencuri perhatian setelah nampak digunakan oleh Elon Musk, seorang jenius yang banyak memunculkan ide brilian serta pebisnis yang handal.

Tapi sebenarnya apa sih aplikasi ini? Apa kegunaan aplikasi clubhouse? Bagaimana cara mendaftar dan pembuatan akunnya? Dan bagaimana pula cara kerjanya?

Aplikasi Clubhouse, Live Podcast dengan Materi Berbobot

Clubhouse sendiri merupakan aplikasi media sosial yang berbasis obrolan suara. Berbeda dengan LINE atau WhatsApp yang berbasis teks, Clubhouse lebih difokuskan pada konten audio untuk berinteraksi.

Uniknya, aplikasi ini merupakan aplikasi untuk mendengarkan obrolan, wawancara, atau diskusi mengenai berbagai topik secara live. Jadi Anda bisa secara langsung mendengarkan siaran yang tengah dilakukan oleh penyelenggara.

Meski demikian, aplikasi ini dapat dikatakan eksklusif, karena baru dapat digunakan oleh user iOS dan tidak bisa secara langsung membuat akun dan mendengarkan konten yang tersedia.

Cara Kerja Clubhouse

Cara kerjanya sebenarnya sederhana. Misalkan Anda sudah memiliki akun, Anda akan menerima rekomendasi obrolan yang akan terjadi dalam waktu dekat. Rekomendasi ini didasarkan pada pemilihan yang Anda lakukan di bagian awal pendaftaran, sehingga topik yang Anda sukai akan muncul lebih sering.

Nantinya Anda bisa bergabung dalam panggilan bersama, dan bisa mendengarkan materi yang disampaikan oleh narasumber. Hanya beberapa orang yang akan berbicara, dan sisanya berperan sebagai peserta yang mendengarkan.

Di sinilah letak value dari meeting dan podcast yang disiarkan, karena Anda hanya bisa bergabung dengan undangan user lain, dan topik yang dibicarakan benar-benar berasal dari sumber yang kredibel.

Cara Mendaftarkan Akun Clubhouse

Anda tidak bisa secara langsung mengunduh aplikasi dan membuat akun seperti media sosial lainnya. Anda harus mendapatkan ajakan terlebih dahulu yang disampaikan oleh user lain, melalui layanan pesan singkat.

Setelah Anda mendapat ajakan tersebut, baru kemudian Anda memiliki akses atas pembuatan akun baru di aplikasi Clubhouse. Sangat eksklusif bukan?

Setelah Anda membuat akun, Anda akan disajikan berbagai tema dan topik obrolan yang nantinya akan jadi referensi utama undangan podcast yang akan diadakan. Anda juga akan memiliki dua kesempatan mengundang pengguna baru ketika sukses membuat akun Clubhouse, jadi, gunakan dengan bijak ya!

Ekslusifitas yang dimiliki aplikasi Clubhouse sendiri dinilai menjadi dasar kuat mengapa valuasi dari aplikasi ini begitu besar, meski penggunanya belum terlalu banyak. Di beberapa negara, bahkan undangan pengguna baru Clubhouse sampai diperjualbelikan.

Ya, nilai dari undangan ini sudah cukup tinggi, mengingat kontennya yang benar-benar berbobot. Jadi, apa Anda tertarik untuk turut bergabung dalam aplikasi media sosial ini? Demikian lah penjelasan tentang aplikasi Clubhouse.

Sumber: klik disini

Vaksin Untuk Diri, Keluarga dan Negeri


Vaksinasi Covid-19 untuk Diri, Keluarga dan Negeri

Pemerintah telah memulai Vaksinasi Covid-19. Priortitas utama dan pertama akan diberikan kepada 1,3 juta tenaga kesehatan (nakes).

Jadwal penyuntikkan vaksin corona bagi masyarakat RI 

Dirangkum dari data resmi Kemenkes, berikut jadwal penyuntikkan vaksin corona bagi masyarakat RI:

Gelombang I: Periode vaksinasi Januari-April 2021

  1. Petugas Kesehatan: Vaksinasi dilakukan untuk 1,3 juta tenaga kesehatan tersebar di 34 provinsi. 
  2. Petugas Publik: Vaksinasi dilakukan untuk petugas publik sebanyak 17,4 juta orang. 
  3. Lansia: Vaksinasi dilakukan untuk lansia sebanyak 21,5 juta orang. Namun, bagi lansia usia 60 tahun ke atas akan divaksinasi setelah mendapatkan informasi keamanan vaksin untuk kelompok umur tersebut (misal tertuang EUA/data hasil uji klinis tahap 3). 

Gelombang II: Periode vaksinasi April 2021 – Maret 2022

  1. Masyarakat rentan: Masyarakat di daerah dengan risiko penularan tinggi sebanyak 63,9 juta orang. 
  2. Masyarakat lainnya: Dengan pendekatan kluster sesuai dengan ketersediaan vaksin sebanyak 77,4 juta orang.

Bagi yang masuk kriteria pada Gelombang I, silahkan cek status di web pedulilindungi.id, dengan input data: nama lengkap dan NIK.

Apabila status program vaksinasi anda: “Siap Untuk Vaksinasi” Segera datang ke Fasilitas Kesehatan terdekat atau Puskesmas untuk segera mendapatkan Vaksinasi Covid-19

Petugas publik (TNI/Polri, ASN) dapat segera mendapatkan Vaksinasi Covid-19, dengan menunjukkan KTP Asli dan tanda pengenal instansi (nametag) kepada petugas di Puskesmas.

Setelah semua data diverifikasi, petugas segera melakukan Vaksinasi kepada anda dan setelah selesai, disarankan untuk berdiam selama 30 menit, untuk istirahat di lokasi Vaksin.

Setelah dilakukan Vaksinasi, anda akan mendapatkan Sertifikasi Vaksinasi Covid-19, yang kabarnya dapat digunakan sebagai pengganti tes Antigen/PCR untuk perjalanan menggunakan moda transportasi udara, darat maupun laut.

Foto di e-KTP Udah Buram? Tenang, Bisa Diganti


Ganti Foto di E-KTP

Pernah punya pengalaman foto di e-KTP buram? Sudah susah dikenali, karena KTP telah dibuat lebih dari 5 tahun, ingin tau cara ganti foto di e-KTP? Simak caranya berikut ini.

Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Dirjen Dukcapil Kemendagri) Zudan Arif mengatakan bahwa foto KTP elektronik bisa diganti.

Hal tersebut merespons pertanyaan salah satu pengikutnya yakni apakah foto KTP elektronik boleh diganti atau tidak.

Zudan melalui akun TikTok pribadinya menjawab bahwa foto KTP elektronik bisa diganti apabila terpenuhi dua syarat:

  • Bila Anda dulu belum berjilbab dan sekarang sudah berjilbab bagi perempuan muslimah.
  • Bila KTP elektronik rusak atau ada bagian terkelupas ataupun foto KTP Anda sudah buram. “Nah, Anda boleh sekaligus mengganti dengan membuat foto di dinas Dukcapil,” tutur Zudan.

Zudan lantas memberitahu cara mengganti foto KTP elektronik yang bisa dilakukan.

Syaratnya cukup mudah, yaitu membawa KTP elektronik yang lama serta fotokopi Kartu Keluarga (KK) ke Dinas Dukcapil setempat, dan tidak perlu surat pengantar RT serta RW kembali.

Itulah syarat dan cara mengganti foto KTP elektronik. Apabila telah memenuhi kriteria penggantian foto di atas, segera bawa dokumen persyaratannya dan urus di Dinas Dukcapil setempat.

Sumber: klik disini

#Viral, Video Warga Desa di Tuban Borong 176 Mobil Bersamaan


Warga Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, beli mobil beramai-ramai.

Warga Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban ramai-ramai mendatangkan mobil baru dalam tenggang waktu cukup singkat.

Tak tanggung-tanggung, jumlah mobil yang dipesan mencapai seratusan unit.

Dari rekaman video pendek yang viral, belasan mobil datang secara bersamaan di desa tersebut.

Mobil yang diangkut menggunakan truk towing itu bahkan mendapat pengawalan dari kepolisian.

“Benar terkait warga ramai-ramai beli mobil baru, kabarnya kemarin datang lagi dari Gresik atau Surabaya,” kata Kepala Desa (Kades) Sumurgeneng, Gihanto, dikutip dari Tribunnews, Selasa (16/2/2021).

Dia menjelaskan, warga yang membeli mobil itu karena telah mendapat hasil penjualan tanah dari grass root refinery (GRR) kilang minyak yang melibatkan Pertamina-Rosneft, perusahaan asal Rusia.

Rata-rata, warga mendapat uang sebanyak Rp 8 miliar dari penjualan tanah itu.

Sedangkan warga yang memiliki empat hektare lahan mendapat uang sebesar Rp 26 miliar.

Nilai penjualan yang tidak sedikit diyakini membuat warga ingin membeli mobil yang bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Hingga kini mulai sejak warga mendapat pencairan dari penjualan tanah, sudah ada ratusan warga yang membeli mobil.

Bahkan, satu orang ada yang memiliki dua hingga tiga mobil baru.

“Sampai sekarang sudah ada sekitar 176 mobil baru yang datang, terakhir kemarin ada 17 mobil baru,” ujar dia.

Tonton videonya disini

Sumber: klik disini

Pajak Mobil Nol Persen


Pajak Mobil Baru 0%

Pemerintah sedang menyiapkan kebijakan insentif penurunan tarif PPnBM (Pajak Penjualan atas Barang Mewah) untuk kendaraan bermotor segmen sampai dengan 1.500 cc kategori Sedan dan tipe 4×2 (H/B, MPV dan SUV), local purchase di atas 70% serta Completely Knock Down / CKD (kendaraan dirakit di dalam negeri)

Penurunan tarif PPnBM (diskon pajak) dengan Skema Pajak Ditanggung Pemerintah (DTP) yang dilakukan secara bertahap sampai dengan Desember 2021, simak periode diskon pajaknya dibawah ini:

sumber: Twitter Kemenkeu

Surat yang Sering Dibaca Rasulullah saat Sholat


Salah satu sunnah shalat adalah membaca surat atau ayat Al-Qur’an usai membaca Surat Al-Fatihah. Al-Qur’an sendiri terdiri dari 114 surat dan enam ribu lebih ayat. Jadi umat Islam memiliki pilihan surat atau ayat yang melimpah untuk dibaca setelah membaca fatihah. 

Tidak ada aturan pasti terkait dengan surat atau ayat apa saja yang harus dibaca ketika shalat. Surat atau ayat apa saja bisa dibaca, biasanya surat atau ayat disesuaikan dengan situasi atau momen yang terjadi. Misal, ayat-ayat tentang puasa biasanya banyak dibaca pada saat shalat di bulan Ramadhan. 

Ada orang yang suka membaca surat-surat pendek seperti surat pada juz 30 akhir ketika shalat. Ada pula orang gemar membaca potongan-potongan ayat dalam surat yang panjang. Sehingga surat atau ayat itu yang diulang-ulang ketika menjalankan shalat lima waktu.  

Lalu, bagaimana dengan Rasulullah? Surat atau ayat apa yang sering dibaca Rasulullah saat shalat?

Di dalam bukunya Kumpulan Ayat-ayat Al-Qur’an Populer dan Sering Dibaca Imam, Ahmad Lutfi Fathullah menyebutkan beberapa hadist yang menerangkan tentang surat apa saja yang sering dibaca Rasulullah ketika shalat. Pertama, Surat al-Kafirun (QS. 109) dan al-Ikhlas (QS.112).

Berdasarkan hadist yang diriwayatkan Muslim, Rasulullah disebut kerap kali membaca Surat al-Kafirun dan al-Ikhlas saat menunaikan shalat lima waktu, termasuk ketika shalat qobliyah Shubuh. 

Kedua, Surat at-Tin (QS. 95). Suatu hari, Rasulullah berada dalam suatu perjalanan. Pada saat waktu shalat Isya tiba, ia mengajak sahabat-sahabatnya untuk shalat. Adapun surat yang dibaca pada salah satu rakaat shalat Isya adalah Surat at-Tin. Hal ini didasarkan pada hadist riwayat Bukhari dan Muslim.

Ketiga, Surat asy- Syams (QS. 91). Buraidah menyebut kalau Rasulullah pernah membaca Surat asy-Syams pada saat shalat Isya. Keempat, Surat al-Buruj (QS. 85) dan at-Thariq (QS. 86). Keduanya pernah dibaca Rasulullah ketika menunaikan shalat Dzuhur dan Ashar sebagaimana yang diceritakan Jabir dari Samrah.  Kelima, Surat Qaf (QS. 50).

Tidak hanya membaca surat-surat pendek yang ada di juz 30 saja, Rasulullah juga membaca surat-surat lainnya yang memiliki ayat panjang. Sahabat Quthbah menceritakan bahwa suatu ketika Rasulullah membaca Surat Qaf pada saat menjalankan shalat Subuh.   

Memang, surat atau ayat yang dibaca Rasulullah dalam shalat begitu beragam dan bervariasi. Namun setidaknya, itulah beberapa surat yang pernah dibaca Rasulullah dan terekam dalam hadist. (A Muchlishon Rochmat)

Sumber: klik disini

Wajah Baru Meterai Tempel 2021


Jakarta, 28 Januari 2021 – Hari ini Direktorat Jenderal Pajak (DJP) memperkenalkan meterai tempel baru sebagai pengganti meterai tempel lama desain tahun 2014. Meterai tempel baru tersebut sudah bisa diperoleh masyarakat di Kantor Pos seluruh Indonesia.

“Meterai tempel baru ini memiliki ciri umum dan ciri khusus yang perlu diketahui oleh masyarakat,” ungkap Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat, Hestu Yoga Saksama.

Ciri umum tersebut diantaranya terdapat gambar lambang negara Garuda Pancasila, angka “10000” dan tulisan “SEPULUH RIBU RUPIAH” yang menunjukkan tarif bea meterai, teks mikro modulasi “INDONESIA”, blok ornamen khas Indonesia, dan seterusnya. Sedangkan ciri khususnya adalah warna meterai didominasi merah muda, serat berwarna merah dan kuning yang tampak pada kertas, garis hologram sekuriti berbentuk persegi panjang yang memuat gambar lambang negara Garuda Pancasila, gambar bintang, logo Kementerian Keuangan, serta tulisan “djp” dan sebagainya.

Ciri umum dan ciri khusus meterai tempel baru dapat dilihat pada gambar berikut.

meterai baru

Desain meterai tempel baru mengusung tema Ornamen Nusantara. Tema ini dipilih untuk mewakili semangat menularkan rasa bangga atas kekayaan yang dimiliki Indonesia dan semangat nasionalisme.

Terkait stok meterai tempel edisi 2014 yang masih tersisa, masyarakat masih dapat menggunakannya sampai dengan 31 Desember 2021 dengan nilai paling sedikit Rp9.000,00. Caranya dengan membubuhkan tiga meterai masing-masing senilai Rp3.000,00, dua meterai masing-masing Rp6.000,00, atau meterai Rp3.000,00 dan Rp6.000,00 pada dokumen.

DJP mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada akan meterai tempel palsu dan meterai tempel bekas pakai (rekondisi). Masyarakat diimbau untuk meneliti kualitas dan memperoleh meterai tempel dari penjual yang terpercaya.

Ketentuan dan pengaturan lebih lengkap dapat dilihat pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 4/PMK.03/2021. Untuk mendapatkan salinan peraturan ini dan peraturan lain dapat mengunjungi http://www.pajak.go.id.

Sumber: klik disini

Kabar Baik: STAN Kembali Buka Pendaftaran Tahun 2021


PKN STAN

Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN) akan kembali membuka pendaftaran untuk mahasiswa baru pada 2021.

Di dalam proses seleksi penerimaan mahasiswa baru, ada syarat baru yang harus dipenuhi, yakni menggunakan hasil Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) tahun 2021 yang dilaksanakan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT).

“Dengan pertimbangan untuk meminimalkan dampak pandemi Covid-19, tahapan Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN) tahun 2021 akan menggunakan hasil Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) tahun 2021 yang dilaksanakan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT),” tulis PKN STAN seperti dikutip dari keterangan tertulisnya, Rabu (27/1/2021).

“Oleh karena itu, para peserta yang berminat untuk mengikuti SPMB PKN STAN tahun 2021 diminta agar dapat mengikuti UTBK tahun 2021,” sambung PKN STAN.

Nilai UTBK yang akan dipakai adalah dari materi ujian Tes Potensi Skolastik (TPS) untuk semua kelompok ujian yaitu Sains dan Teknologi (Saintek), Sosial Humaniora (Soshum), ataupun Campuran (Saintek dan Soshum).

Walaupun salah satu syarat administratif pada SPMB PKN STAN tahun 2021 telah diputuskan akan menggunakan nilai UTBK, namun pengumuman resmi SPMB PKN STAN tahun 2021 baru akan diterbitkan bersamaan dengan pengumuman Pendaftaran dan Seleksi Sekolah Kedinasan tahun 2021, yang akan dikeluarkan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PANRB).

Pengumuman resmi dapat diakses melalui website Kementerian Keuangan, www.kemenkeu.go.id.

Download Siaran Pers BPPK Kemenkeu disini

Download FAQ tentang SPMB PKN STAN disini