Finish…


Sesuai dengan arahan Dirjen Kekayaan Negara, hari ini tgl. 31 Maret 2010 merupakan batas akhir pelaksanaan Penertiban BMN yang telah dilaksanakan mulai pertengahan tahun 2007. Pelaksanaan Penertiban BMN yang dilaksanakan DJKN dari pusat sampai di daerah, memberikan banyak kesan. Rintangan seperti hujan, panas, lokasi BMN yang sulit, dan rintangan lainnya berhasil di lalui oleh semua jajaran di DJKN. (red : selamat).

Sesuai dengan data pada portal DJKN, hasil penertiban BMN per 25 Pebruari 2010, saldo akhir penertiban BMN sebesar 529,43 Triliun. Meningkat sebesar 47% dari nilai saldo awal BMN pada K/L.

Sumber http://www.djkn.depkeu.go.id

Semoga hasil penertiban BMN yang dimulai dari tahun 2007 s.d. 2010 berguna sebagai langkah awal tertibnya pengelolaan BMN. sampai jumpa 5 tahun lagi (kalo sesuai PMK 120).

Selamat bagi seluruh pegawai di DJKN yang telah selesai melaksanakan Penertiban BMN. One Team One Spirit One Goal !!!

Salam

M. Eko Agus Y.

KPKNL Jember.

Terima Kasih….


Terima Kasih

Hari Senin, tanggal 29 Maret 2010 jam 07.47 WIB,   saya mengirimkan email kepada Bpk/Ibu Operator SIMAK BMN wilayah kerja KPKNL Jember. Dengan tujuan memberikan informasi, bahwa update aplikasi SIMAK BMN dan SAKPA versi Maret 2010 telah di launching.

Diluar perkiraan saya, respon dari stakeholder sangat luar biasa. traffic di blog saya memperlihatkan betapa responsif-nya Bapak/Ibu sekalian. Traffic hari ini mencapai 170 hit. Belum pernah sebelumnya traffic sebanyak ini, hingga merupakan rekor untuk hit ke blog kami ini.

Statistik https://ekolumajang.wordpress.com tgl. 29-03-2010

Sekali lagi, kami mengucapkan terima kasih atas respon yang sangat baik dari Bapak/Ibu Operator SIMAK BMN wilker KPKNL Jember. Mari kita bersama-sama mengelola BMN dengan tertib. One Team One Spirit One Goal !!!

Salam

M. Eko Agus Y.

How To Train Your Dragon


How To Train Your Dragon

Kami berkesempatan menonton film animasi baru produksi Dreamwork “How To Train Your Dragon” di XXI PIM, itung2 melepas penat selama Diklat, menurut kami, film ini layak mendapat nilai 8 dari skala 10. Berikut sinopsis dari film tersebut :



Dragon 1

Dragon 2

Ini adalah sebuah film yang mengangkat mitos mengenai bangsa Viking dan Naga.

Tokoh utama yaitu Hiccup merupakan sosok seorang yang humoris dan jenaka, tak terlihat sama sekali karakter seorang Viking dalam dirinya.

Hiccup tinggal di sebuah pulau yang juga di huni Naga, salah satu aktivitas Viking adalah berburu Naga.

Suatu ketika sang ketua suku Viking yaitu Stoick The Vast memerintahkan untuk berburu Naga, salah satu anaknya juga ikut yang tidak lain adalah Hiccup.

Walaupun tampangnya lemah, Hiccup berhasil mengalahkan se ekor naga yang boleh dibilang adalah penguasa Naga di pulau Berk tersebut.
Hiccup yang tidak tega membunuh Naga tersebut malah membuatnya jadi bersahabat, Naga tersebut diberi nama Toothless.

Hiccup pun mengetahui sebenarnya tujuan Naga tersebut menyerang bangsa Viking.

Dragon 3

Dragon 4

Jenis Film : Animation – Semua Umur
Produser : Bonnie Arnold, Michael Connolly, Tim Johnson
Produksi : Dream Work
Durasi : 123
Pemain : Jay Baruchel
America Ferrera
Jonah Hill
Gerard Butler
Christopher Mintz-Plasse
Craig Ferguson
Sutradara : Chris Sanders
Dean Deblois
Penulis : Adam F. Goldberg
Peter Tolan
Dean Deblois
Chris

Selamat menonton…..

Sirine Kehidupan Kemenkeu


Gedung Kementerian Keuangan

Jakarta, 27/03/10 MoF (Fiscal) News – Ada hal yang unik dan menarik yang selalu menemani aktivitas seluruh pegawai Kementerian Keuangan setiap harinya. Bukan pekerjaan yang berkaitan dengan keuangan, melainkan suara sirine yang bergema sebanyak empat kali dalam sehari. Suara sirine ini sudah ada semenjak berdirinya gedung tua saat Belanda berkuasa. Keberadaan sirine tersebut disimbolisasikan dengan prasasti MDCCC IX, Ondidit Daendels dan MDCCC XXVIII, Erexit Du Bus.

Menurut cerita para pelaku sejarah, suara sirine ini sudah ada sejak Tahun 1973. “Dahulu kala, pemencetan tombol sirine ini dilakukan oleh para pimpinan dan dilanjutkan oleh para pegawai di Bagian Organisasi Dalam (Ordal),” ujar Rendra Komara Sandi, Komandan Pleton (Danton) I Keamanan Kemenkeu saat dijumpai di Gedung Tua / Induk Kemenkeu, Kamis (25/03).

Saat ini Tombol Sirine ditekan oleh setiap grup atau Danton dari tiga Danton yang ada sebanyak empat kali sehari. Untuk tanda jam masuk dari Senin hingga Jumat pada pukul 07.30 WIB. Adapun untuk waktu istirahat, dari Senin hingga Kamis pukul 12.15 WIB dan waktu masuk kerja kembali pukul 13.00 WIB. Khusus untuk hari Jumat karena ada kegiatan ibadah sholat Jum’at untuk pegawai beragama Islam, bel istirahat pada pukul 11.30 WIB dan bel masuk kembali pada pukul 13.15 WIB, sedangkan untuk pemencetan bel pulang dilakukan pada pukul 17.00 WIB setiap hari kerja. Demikian diungkapkan Nurohman petugas keamanan yang sedang mendampingi kepala Dantonnya tersebut.

“Semenjak saya bekerja dari Tahun 1983 saat masih bernama Departemen Keuangan hingga saat ini, suara sirine ini sangat membantu saya dan kebanyakan pegawai Kementerian Keuangan,” ungkap Setiawan pegawai Kemenkeu. Menurutnya, dengan keberadaan suara sirine ini, pegawai merasa sangat terbantu. “Kami jadi mengetahui kapan waktu istirahat, selesai istirahat, dan yang terpenting saat pulang agar kami tidak absen sebelum bel berbunyi, karena bila kami lalai akan dikenai potongan,” ujar Setiawan sambil tertawa sesaat setelah melakukan absen di Gedung Tua/ Induk Kemenkeu.

sumber : http://www.depkeu.go.id

Sri Mulyani: Kalau Mau Kaya, ya Keluar dari Birokrat


Menteri Keuangan SMI

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan keseriusan pemerintah Indonesia dalam mereformasi birokrasinya. Menurutnya reformasi birokrasi membutuhkan keberanian.

Ia pun menegaskan reformasi birokrasi di bidang perpajakan dan  kepabeanan akan terus berlanjut. Sri Mulyani  mengingatkan birokrasi bukanlah sebuah ladang untuk mencari kekayaan pribadi.

“Kalau mau kaya, ya keluar saja dari birokrasi,” kata Sri Mulyani di depan para investor asing pada acara Indonesia Summit, di Hotel Shangri-La, Jakarta, Kamis (25/3/2010) malam.

Reformasi birokrasi itu, kata Sri Mulyani, bertujuan untuk membangun birokrasi menjadi rasional. Yaitu dengan memberikan insentif bagi pegawai yang berprestasi dan punishment (hukuman) bagi pegawai yang melanggar.

Sehingga, kata dia, dalam reformasi birokrasi  perlu pengembangan teknologi dan memperbaiki tingkat pendapatan aparat. Selain itu, harus ada standar hidup yang layak bagi pegawai, agar menekan praktek maupun niatan korupsi.

Mengenai korupsi, menurut Sri Mulyani, budaya Indonesia sangat unik. Ia mencontohkan  terkait adanya indikasi korupsi di sebuah lembaga, dalam kenyataannya  di lapangan selalu saja ada pameo untuk  tidak melaporkan karena menghormati si pelaku terkait posisi status. Hal ini juga ada semacam kekhawatiran jika melaporkan kasus korupsi, maka orang yang dilaporkan akan melapor balik perbuatan buruk  si pelapor.

“Saya tidak peduli latar belakang pegawai saya, kalau salah ya harus diberi sanksi,” tegasnya.

Di depan investor asing, Sri Mulyani  mengakui kalau institusi Ditjen Pajak yang ia komandoi merupakan lahan ‘basah’. Sehingga, sumber daya manusia sangat penting untuk diperbaiki.

Ia juga mencontohkan beberapa kasus yang terkait  penyimpangan anak buahnya di lapangan, misalnya yang terjadi di Bea dan Cukai Tanjung Priok yang  telah diungkap oleh  KPK. Bahkan godaan-godaan terhadap stafnya pun terjadi dalam pengawasan Bea dan Cukai di Bandara Soekarno-Hatta terkait upaya penyelundupan narkoba.

“Birokrasi selalu dicoba setiap hari. Ini menjadi tantangan penting. Organisasi yang sehat seperti tubuh yang sehat. Ini yang coba saya lakukan dalam institusi saya,” katanya.

Sri Mulyani mengungkapkan bahwa selama empat tahun terakhir penerimaan pajak meningkat pesat. Hal ini terkait dengan reformasi birokrasi di tubuh Ditjen Pajak. Langkah tersebut harus terus ditingkatkan dan  pihaknya harus terus bekerja keras untuk memperbaikinya.

“Contohnya soal kasus salah satu pegawai kita di Ditjen Pajak yang sedang ramai saat ini. Ini perlu diberikan perhatian khusus,” katanya.

Sri Mulyani juga menegaskan akan terus meningkatkan jumlah wajib pajak hingga 25 juta wajib pajak hingga 3 tahun ke depan dari saat ini yang hanya 16 juta wajib pajak. Pemerintah optimistis jumlah itu akan tercapai sejalan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

“Kita mengincar jumlah yang kita anggap sesuai dengan tingkat perekonomian dan jumlah penduduk, yaitu 20-25 juta wajib pajak,  ini diharapkan 2-3 tahun ke depan,” katanya.

sumber : http://www.detiknews.com

Trailer ‘EAT, LOVE, PRAY’ Pertontonkan Scene di Bali


Julia Roberts di Bali

Film baru Julia Roberts, EAT, LOVE, PRAY tentunya punya nilai tersendiri bagi Indonesia, pasalnya sebagian lokasi syuting film ini ada di Bali. Dalam trailer barunya, ditunjukkan beberapa adegan di mana Roberts bersepeda di dekat persawahan.

Trailer baru tersebut diawali dengan petuah dari Ketut Liyer dan scene pura di Bali. Dalam salah satu adegan di trailer, diceritakan karakter Roberts terlibat hubungan cinta dengan pria yang lebih muda yang diperankan James Franco. Tapi akhirnya memutuskannya untuk mencari jati diri.

Film ini diadaptasi dari buku memoir Elizabeth Gilbert dengan judul sama EAT, LOVE, PRAY. Beberapa bintang lain yang berperan di film ini antara lain Javier Bardem, Billy Crudup, Richard Jenkins dan Viola Davis. Bardem salah satu yang ikut syuting ke Bali. Film besutan Ryan Murphy ini akan mulai tayang di bioskop AS pada 30 Agustus mendatang.

Trus kapan tayang di Indonesia nich ???

sumber : http://id.news.yahoo.com/kplg/20100325/ten-trailer-eat-love-pray-pertontonkan-s-0e0ad67.html

Update Aplikasi SIMAK BMN Versi Maret 2010


Salah Satu BMN

Terbaru : TELAH DI LAUNCHING APLIKASI SIMAK BMN 2011, selengkapnya KLIK DISINI

Update aplikasi SIMAK BMN versi Maret 2010 telah di launching dengan beberapa perubahan yang mengakomodir pelaksanaan rekonsiliasi internal sesuai dengan Peraturan Direktur Jenderal Kekayaan Negara Nomor 07/KN/2009 tentang Tata Cara Rekonsiliasi Data BMN Dalam Rangka Penyusuanan LBMN dan LKPP.

Pada update versi Maret 2010 ini, terdapat beberapa perubahan yang cukup signifikan, diantaranya :

a. Perubahan SIMAK-BMN versi maret 2009 terkait perbaikan dan penambahan beberapa menu :
1. Perbaikan menu Daftar BMN yang dihentikan dari penggunaan aktif
2. Penambahan menu Monitoring Data BMN pada menu Buku/ Daftar
3. Penambahan menu History Data BMN pada menu Buku/ Daftar
4. Penambahan menu pengiriman saldo awal ke SAK dalam rangka rekonsiliasi internal BMN vs SAK
5. Perbaikan menu pengiriman tahun berjalan ke SAK
b. Perubahan yg cukup signifikan terkait menu pengiriman karena akan digunakan untuk ;
proses rekonsiliasi internal
c.  Setelah update aplikasi silahkan kirim data saldo awal ke SAK (cukup sekali saja);
kemudian lakukan pengiriman ulang untuk transaksi tahun berjalan mulai januari (kalo ada transaksi BMN)
d. File pengiriman ke SAK ada dua macam terkait BMN dan SPM (kalo tidak terkait dengan SPM filenya hanya 1)
e. Data BMN yang dikirimkan per jenis transaksi per akun per bulan
f.  Menu monitoring BMN dapat digunakan untuk verikasi data BMN per NUP
Selain itu, berikut update SAKPA versi Maret 2010 yang telah kompatibel dengan SIMAK-BMN, mengalami beberapa perubahan sebagai berikut :
* Penambahan menu rekonsiliasi
* Penambahan Pengiriman Saldo Awal ke KPPN
* Penambahan Menu Penerimaan Saldo Awal BMN
* Perbaikan Posting Rule untuk Satker BLU ( harus update referensi dan Posting ulang)
Catatan : semua update tersebut, mohon dipastikan dapat di download secara lengkap, apabila terdapat update yang masih belum dapat di download dapat menghubungi Petugas Help Desk Penatausahaan BMN KPKNL Jember.
Semoga bermanfaat
M. Eko Agus Y.
KPKNL Jember