Arsip untuk April, 2010

Generasi Facebook Bakal ‘Gusur’ Kantor


Dengan bantuan internet, sangat umum melihat banyak orang di zaman sekarang mengerjakan berbagai tugas kantor dari mana saja mereka berada. Fenomena ini diperkirakan akan terus berkembang, sehingga orang tidak merasa perlu lagi pergi ke kantor.

Generasi Facebook, demikian sebutan bagi orang-orang zaman sekarang yang tengah tergila-gila dengan berbagai macam situs jejaring sosial, terutama Facebook. Generasi ini disebut-sebut akan ‘menggusur’ keberadaan kantor tradisional.

Berdasarkan sebuah studi di Inggris, sejak sekarang sudah mulai terlihat bahwa generasi ini sangat bergantung terhadap teknologi, dan biasa mengerjakan bermacam tugas dari jarak jauh, tanpa harus datang ke kantor. Demikian keterangan yang dikutip dari Telegraph, Jumat (30/5/2010).

David Coplin, National Technology Officer di Microsoft yang turut berkontribusi dalam studi menyebutkan hal ini akan bermanfaat bagi kantor untuk menghemat ruangan.

Studi ini pun mengungkapkan bahwa perusahaan akan mendaspatkan keuntungan dari kebijakan membolehkan stafnya untuk menggunakan kolaborasi antara perangkat online dan jaringan sosial saat mengerjakan tugas-tugas kantor.

Menurutnya, berbagi ilmu dan kolaborasi akan lebih mudah diterapkan oelh generasi masa sekarang yang berbasiskan layanan cloud-computing dan jejaring sosial.

“Ada pesan disini bagi perusahaan yang memblokir jejaring sosial seperti Facebook atau Twitter,” kata Coplin. “Anda tidak lagi dianjurkan untuk membuat kebijakan seperti itu karena sama dengan membatasi aktivitas karyawan,” kata Coplin.

*”Dengan catatan, aktifitas di jejaring sosial tersebut digunakan untuk keperluan pekerjaan”

sumber : klik disini

* : tambahan sendiri ūüôā

Tinggalkan komentar

PENGUMUMAN PENDAFTARAN USM STAN 2010


Kementerian Keuangan menerima putra dan putri WNI untuk mengikuti pendidikan pada STAN dengan spesialisasi sebagai berikut:
1. Prodip I Keuangan Kepabeanan dan Cukai
2. Prodip III Keuangan Kepabeanan dan Cukai
3. Prodip III Keuangan Anggaran/Kebendaharaan Negara
4. Prodip III Keuangan Pajak
5. Prodip III Keuangan Pengurusan Piutang dan Lelang Negara
6. Prodip III Keuangan Pajak Bumi dan Bangunan
7. Prodip III Keuangan Akuntansi

Pendaftaran dibuka mulai tanggal tanggal 10 Mei 2010 s.d. 4 Juni 2010.
Pelaksanaan ujian saringan masuk Minggu, tanggal 20 Juni 2010

Pengumuman mengenai penerimaan STAN selengkapnya dapat dilihat pada tautan di bawah ini:

1. Pengumuman Penerimaan USM STAN TA 2010/2011

2. Formulir Pendaftaran

sumber : http://www.bppk.depkeu.go.id

Tinggalkan komentar

Tahun Depan Gaji Pokok PNS, Tentara, dan Polisi Naik Hingga 10 Persen


Kabar gembira datang bagi pegawai negeri sipil (PNS), tentara, dan polisi. Tahun depan gaji pokok untuk seluruh aparatur negara naik hingga 10 persen. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, rencana kenaikan gaji tersebut masuk dalam pokok-pokok kebijakan belanja pemerintah pusat tahun anggaran 2011.

“Naiknya 10 persen, lebih tinggi jika dibandingkan dengan inflasi 5 persen,” ujarnya dalam musyawarah perencanaan pembangunan nasional (musrenbangnas) di Jakarta kemarin (28/4). Pernyataan tersebut disambut para bupati dan gubernur dari seluruh Indonesia. Tepuk tangan riuh terdengar di¬†ballroom Hotel Bidakara.

Bukan hanya aparat negara aktif, aparat negara yang pensiun pun akan mendapatkan kenaikan uang pokok pensiun 10 persen. Tahun ini pemerintah juga sudah menaikkan gaji pokok PNS dan anggota TNI-Polri serta pensiun pokok rata-rata 5 persen. Selain itu, uang makan atau lauk-pauk bagi anggota TNI-Polri naik dari Rp 35.000 per hari menjadi Rp 40.000. Sedangkan uang makan PNS pusat naik dari Rp 15.000 per hari kerja menjadi Rp 20.000.

Menurut Sri Mulyani, pemerintah juga berjanji tetap memberikan gaji ke-13 bagi PNS, anggota TNI-Polri, dan pensiunan. “Itu merupakan kelanjutan¬†policy (kebijakan, Red) lima tahun terakhir,” papar dia.

Langkah perbaikan penghasilan aparat negara memang terus dijalankan dalam lima tahun terakhir. Tercatat, sepanjang periode 2004-2009, pendapatan PNS golongan terendah telah meningkat 2,5 kali, dari Rp 674.000 per bulan pada 2004 menjadi Rp 1.721.000 pada 2009.

Sri Mulyani menambahkan, kebijakan belanja pemerintah juga memperhitungkan tambahan 100 ribu PNS baru di lingkungan pemerintah pusat pada 2011 serta menganggarkan dana untuk remunerasi birokrasi bagi kementerian/lembaga sebagai bagian dari pelaksanaan program reformasi birokrasi. “Total belanja pemerintah pusat pada 2011 dialokasikan Rp 81,3 triliun,” terangnya.

sumber : klik disini

2 Komentar

Penerimaan CPNS Kementerian Keuangan 2010


Penerimaan CPNS Kementerian Keuangan

Informasi terbaru penerimaan CPNS Kementerian Keuangan klik disini

Kementerian Keuangan diperkirakan akan membuka peluang kerja bagi para lulusan Sarjana Strata 1 (S1) dan strata 2 (S2) di tahun 2010 ini. Untuk mendapatkan peluang ini, dilaksanakan penyaringan yang terdiri dari 4 tahapan, yakni tes potensi akademik, psikotes,tes kesehatan dan kebugaran, dan wawancara.

Diperkirakan, kebutuhan pegawai baru Kementerian Keuangan tahun ini sebesar 1722 orang. Dimana jumlah tersebut akan dibagi ke dalam 12 unit eselon I sesuai dengan kebutuhan tiap instansi. Walaupun berbasis keuangan, tampaknya Kementerian Keuangan tidak hanya memberikan kesempatan bagi sarjana lulusan jurusan Ekonomi dan jurusan terkait keuangan lainnya. Kementerian Keuangan pun akan membuka peluang bagi sarjana lulusan dari jurusan Desain Komunikasi Visual, Ilmu Sejarah, Sastra Arab, Sastra Jepang, Sastra Cina, Pendidikan Bahasa Indonesia, hingga Pendidikan Matematika.

Persyaratan yang diberikan pada penyaringan kali ini kurang lebih sama dengan persyaratan pendaftaran penyaringan CPNS Departemen Keuangan pada tahun 2008. Persyaratan tersebut terkait dengan usia, kualifikasi pendidikan, Indeks Prestasi Kumulatif, kesehatan, dan kesediaan penempatan saat lulus nantinya. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tata cara pendaftaran secara lengkap dan resmi akan diumumkan pada awal bulan Mei 2010. Pendaftaran penyaringan ini secara keseluruhan akan dilaksanakan secara online.

Namun, calon peserta diharapkan sudah mempersiapkan segala keperluan sejak dini khususnya yang terkait dengan kebutuhan administrasi, misal Surat Keterangan Sehat, Surat Keterangan Kelakuan Baik, Kartu Kuning, dan Legalisir Ijazah. Selain itu, tampaknya dalam pelaksanaan proses penerimaan nanti, grading penerimaan akan diperketat dari tahun-tahun sebelumnya terutama untuk hal-hal yang terkait dengan integritas dan kompetensi dasar. Khusus untuk tes kesehatan dan kebugaran akan disesuaikan dengan standar yang ada, maka setiap peserta harus berada dalam kondisi yang benar-benar sehat dan tidak dalam kondisi yang memberatkan, misal hamil.

sumber : http://www.depkeu.go.id

1 Komentar

Wow..Gaji Gubernur BI Lebih Tinggi dari Gaji Presiden!


Gaji Bulanan

Gaji Presiden RI ternyata tidak seberapa dibanding gaji gubernur Bank Indonesia (BI). Jika gaji presiden berada di kisaran Rp150 juta per bulan, maka gaji orang nomor satu di MH Thamrin itu jauh di atasnya, yaitu di kisaran Rp265 juta per bulan. “Kalau dibandingkan, gaji gubernur BI jauh lebih besar dari gaji Presiden,” ujar Ketua Badan Anggaran DPR RI Harry Azhar Azis, dalam Workshop FORKEM Indonesia Pulih: Struktur APBN 2010 Pasca Perubahan dan Peluang dari Pemulihan Ekonomi, di Hotel Savoy Homann, Bandung, Sabtu (10/4/2010).

Terkait fakta tersebut, terkadang pegawai BI mengelak, karena mereka justru mengatakan gaji direksi BUMN lebih besar, terlebih dengan adanya tambahan bonus-bonus. Sementara itu terkait dengan anggaran belanja pegawai untuk gaji PNS di 2010 sebesar Rp160,364 triliun tidak akan efektif, karena hanya 10 persen dari PNS yang berkinerja produktif. Meski demikian, Harry tidak menyetujui dengan pengurangan gaji pegawai. Menurutnya yang diperlukan adalah peraturan yang tegas agar para PNS lebih produktif dalam menjalankan tugasnya. “Gaji jangan diturunkan, yang penting adanya sanksi agar anggaran tidak terbuang percuma,” pungkasnya.

Sumber : klik disini

Tinggalkan komentar

DPR: Remunerasi Kemenkeu Jalan Terus


Gedung Kementerian Keuangan

Meski banyak pihak menilai remunerasi pegawai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tak ampuh tekan korupsi, namun Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menilai tunjangan remunerasi Kemenkeu yang dianggarkan di atas Rp 5 triliun ini akan tetap berjalan.

Ketua Badan Anggaran DPR-RI Harry Azhar Azis mengatakan pada awalnya remunerasi diberikan atas dasar belas kasihan DPR terhadap Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang gajinya sangat rendah.

“Untuk itu akan terus berjalan, memang awalnya kita berikan remunerasi karena¬†belas kasihan dimana PNS mempunyai gaji yang sangat rendah,” ujarnya kepada¬†detikFinance di Gedung DPR-RI, Jakarta, Senin (5/4/2010).

Namun, lanjut Harry, DPR melalui Badan Anggaran akan memfokuskan kepada perbaikan¬†sistem penerapan remunerasi yang saat ini berjalan.¬†“Jadi walaupun awalnya diberikannya remunerasi karena belas kasihan namun untuk¬†saat ini tidak, kita akan tekankan pemerintah di tingkat Kementerian atau Lembaga¬†yang mendapatkan remunerasi harus sesuai dengan tingkat produktivitasnya,”ungkapnya.

Sistem baru itu, dicontohkan Harry, misalkan di Ditjen Pajak, remunerasi untuk pegawai di Ditjen Pajak diberikan sesuai dengan kemampuan Ditjen Pajak Meningkatkan penerimaan pajaknya.

“Setiap satu rupiah remunerasi yang diberikan maka akan dilihat tingkat¬†produktivitas di masing-masing Kementerian atau Lembaga,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Harry, Banggar juga akan memfokuskan pemberian remunerasi bagi¬†pegawai yang memiliki gaji terendah di masing-masing Kementerian atau Lembaga.¬†“Jadi bukan pejabat-pejabat Kementerian yang dinaikkan gajinya, tetapi bagi¬†pegawai yang memiliki gaji paling rendah,” tegasnya.

Harry mencatat besaran belanja pegawai sesuai dengan APBN yakni sebesar Rp 160,4¬†triliun dan dalam APBN-P akan dinaikkan Rp 2 triliun. “Nanti lebih lanjut akan¬†dibahas di Banggar pada 9 April 2010,” tutup Harry.

sumber : www.djkn.depkeu.go.id

Tinggalkan komentar

Innaalillaahi Waa Innaa Ilaihii Rooji’uun


Innaalillaahi Waa Innaa Ilaihii Rooji’uun.

Telah berpulang ke Rahmatullah

Rosita Ningrum

Pelaksana Direktorat Hukum dan Informasi

Pada hari Senin, 5 April 2010 pukul 02.10 WIB

di Rumah Sakit PGI Cikini.

Semoga keluarga diberi ketabahan.

Tinggalkan komentar

%d blogger menyukai ini: