KPKNL Denpasar Lelang Aset Angelina Sondakh


sumber : www.djkn.depkeu.go.id

Denpasar- Masih dalam rangka penegakan hukum khususnya pemberantasan tindak pidana korupsi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui  Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Denpasar akan melelang barang sitaan berupa tanah kosong yang berlokasi di Bali. Kali ini yang akan dilelang adalah aset Angelina Patricia Pingkan Sondakh, terpidana korupsi yang saat ini sedang menjalani proses hukuman berdasarkan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap.

Seperti diberitakan sebelumnya, aset Angelina Patricia Pingkan Sondakh berupa tanah kosong seluas 1.000 m2 yang berlokasi di Desa Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Provinsi Bali  disita oleh KPK dan telah dilakukan penilaian oleh KPKNL Denpasar. Hasil penjualan lelang terhadap tanah yang terletak di kawasan wisata dan lingkungan villa tersebut, seluruhnya disetor ke kas negara sebagai uang pengganti kerugian negara.

Pelaksanaaan lelang dijadwalkan pada Selasa, 23 Desember 2014 pukul 10.00 WITA, bertempat di KPKNL Denpasar. Lelang dilaksanakan melalui mekanisme penawaran secara tertulis dengan mengisi surat penawaran yang telah disediakan dalam amplop tertutup dan dikirim ke KOTAK POS 8888 Denpasar 80000. Surat penawaran sudah harus diterima oleh Kantor Pos paling lambat satu hari kerja sebelum pelaksanaan lelang. Sebagai syarat untuk mengikuti lelang, para peminat wajib terlebih dahulu menyetor uang jaminan yang besarnya telah ditentukan ke rekening penampungan lelang KPKNL Denpasar.

Bagi peserta yang ditunjuk sebagai pemenang, wajib melunasi harga pembelian lelang paling lambat  lima hari kerja dan kepada peserta yang tidak ditunjuk sebagai pemenang, uang jaminan lelang dikembalikan sepenuhnya tanpa potongan biaya apapun. Untuk informasi selengkapnya dapat  menghubungi Panitia Lelang Barang Sitaan/Rampasan Komisi Pemberantasan Korupsi Telp.(021) 25578300 atau KPKNL Denpasar, Gedung Keuangan Negara I Denpasar, Jalan DR.Kusuma Atmaja, Denpasar, Bali Telp. (0361) 229151 atau dapat mengakses http://www.djkn.kemenkeu.go.id/info-lelang . Sedangkan formulir surat penawaran dapat diambil di KPKNL Denpasar pada hari dan jam kerja atau dapat diunduh melaluihttps://www.djkn.kemenkeu.go.id/files/uploads/ralatsuratpenawaran.zip (dengan kehadiran peserta).

Foto-Foto terkait berita :

Tinggalkan komentar

DJKN Lelang Barang Gratifikasi Pada Festival Anti Korupsi 2014


sumber : www.kpknljember.djkn.or.id

Katalog_LleangDirektorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) pada tanggal 9-11 Desember 2014 di Graha Sabha Pramana Universitas Gajah Mada Yogyakarta. Barang yang dilelang merupakan, barang gratifikasi hasil sitaan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), barang gratifikasi tersebut terdiri dari Ipod Shufle, Baju Batik, Ballpoint mahal berbagai merk, Jam Tangan, Sepeda, Sabuk, Dompet, Dasi dan masih banyak barang lainnya.

Open house dilaksanakan pada tanggal 9-11 Desember 2014 di Graha Sabha Pramana Universitas Gajah Mada Yogyakarta. Pelaksanaan lelang dilaksanakan dengan 2 (dua) cara yaitu : melalui lelang email dengan mengakses web : https://www.lelangdjkn.kemenkeu.go.id/lelang/kpknl/kpknl-yogyakarta dengan batas akhir penawaran pada tanggal 10 Desember 2014 pukul : 13:30 WIB. Sedangkan lelang secara lisan dilaksanakan di Gedung Universitas Gajah Mada pada hari Kamis, 11 Desember 2014 sekira pukul 12:00 WIB.

Keseluruhan pelaksanaan lelang, dilaksanakan terbuka untuk umum, transparan, kompetitif, cepat dan aman. Bagi anda yang berminat, silahkan mengikuti kegiatan lelang dalam rangka Festival Anti Korupsi 2014.

Humas KPKNL Jember

Tinggalkan komentar

Daftar Menteri Kabinet Kerja Jokowi


a3Presiden Joko Widodo akhirnya mengumumkan kabinet pemerintahannya di Istana Negara, Jakarta, Ahad, 26 Oktober 2014. Dalam kabinet yang dinamai Kabinet Kerja itu, ada 34 nama yang dipilih.

“Pengumuman ini lebih cepat delapan hari dari batas maksimal yang diamanatkan oleh Undang-Undang Kementerian Negara,” kata Jokowi sebelum membacakan nama-nama menteri itu.

LSM Nelayan Tak Soal Menteri Susi Lulusan SMP

Berita lainnya terkait Menteri Kelautan dan Perikanan : Pengurus Himpunan Nelayan DI Yogyakarta tidak mempermasalahkan latar belakang pendidikan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti yang hanya tamat sekolah menengah pertama.

Wong yang profesor saja selama ini juga kerja tak becus,” kata Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia Gunung Kidul Rujimanto kepada Tempo, Senin, 27 Oktober 2014.

Himpunan nelayan menilai indikator utama seseorang layak menjadi menteri untuk era kini orang berpengalaman, jujur, dan berani. Bukan soal ijazah dan gelar yang utama.

“Yang penting orang itu mau turun ke bawah, tahu persoalan nelayan di lapangan mulai harga ikan sampai sarananya.”

Himpunan nelayan Gunung Kidul mengaku tidak begitu mengetahui siapa sosok Susi, yang selama ini disebut sebagai bos PT ASI Pudjiastuti Aviation, yang disingkat Susi Air itu. Meski namanya melambung sebagai pengusaha dan pengepul ikan, nelayan Gunung Kidul tidak pernah berinteraksi langsung dengan Susi.

“Kami berharap dia segera bekerja saja sambil mengenal para nelayan di daerah dan tahu kendala yang dihadapi,” kata Rujimanto.

Rujimanto mengatakan selama ini nelayan dihadapkan pada persoalan pelik ibarat terjebak lingkaran setan. Misalnya rendahnya harga tangkapan akibat masih dikuasainya pasar ikan oleh satu dua pengepul saja.

“Nelayan tak bisa menentukan harga ikannya sendiri,” kata dia. Sedangkan untuk mencari pembeli atau pasar lebih layak, nelayan pesisir selatan terkendala sarana penyimpanan yang tradisional.

“Hanya diawetkan dengan es, bukan cold storage, jadi waktu simpannya terbatas sekali. Waktu pulang melaut buru-buru dijual meski rendah harganya,” kata dia.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Tinggalkan komentar

Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Aset Negara (SIMAN)


SAMBUT ERA DIGITALISASI ASET DENGAN SIMAN

SIMANKantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jember pada hari Selasa, 14 Oktober 2014 mengadakan kegiatan In House Training (IHT) Aplikasi SIMAN. Kegiatan IHT tersebut dilaksanakan oleh Seksi Pengelolaan Kekayaan Negara (PKN) yang telah mengikuti Training of Trainer (TOT) SIMAN yang dilaksanakan pada awal Oktober 2014 lalu di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN).

In House Training yang dilaksanakan di ruang rapat KPKNL Jember tersebut, diikuti oleh Kepala Sub Bagian Umum, Anita Dhamajanti dan seluruh pelaksana di Sub Bagian Umum selaku Pengguna Barang, dan Kepala Seksi PKN, Wahyu Widodo beserta staf selaku Pengelola Barang. Narasumber pada kegiatan IHT yakni, Domas Meida Budiyanto yang telah mengikuti TOT SIMAN.

Domas, menjelaskan gambaran umum tentang SIMAN. SIMAN merupakan aplikasi yang digunakan untuk membantu proses perencanaan, penetapan status, penatausahaan, pemanfaatan, pemindahtanganan, dan penghapusan BMN yang berbasis teknologi informasi dan komunikasi. Dengan sistem online maka proses permohonan, persetujuan dan penolakan perencanaan, pengelolaan dan penatausahaan BMN dapat dilakukan secara cepat, pengguna barang tinggal mengajukan permohonan atas BMN secara online dan dapat langsung diterima oleh DJKN baik Kantor Pusat, Kantor Wilayah ataupun Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) sesuai dengan pelimpahan wewenang yang berlaku. DJKN dan unit vertikal dapat memproses permohonan tersebut ketika permohonan dalam bentuk hardcopy dikirim, sehingga dapat mempercepat waktu. Ke depannya, semua pengelolaan BMN akan menggunakan SIMAN. Semua dokumen dan foto aset juga bisa tersimpan di SIMAN sehingga bila terjadi perubahan organisasi (seperti adanya mutasi) semua dokumen tetap tersimpan rapi.

untuk informasi lebih lengkap tentang Aplikasi SIMAN, dapat dilihat di web https://www.djkn.kemenkeu.go.id/websiman

Download aplikasi SIMAN :

  1. SIMAN.Beta.Setup.v0.02
  2. Formulir Permohonan Registrasi User SIMAN
  3. SIMAN Pengguna Barang

Info berguna lainnya

Tinggalkan komentar

Peletakan Batu Pertama Pembangunan Rumah Negara KPKNL Jember


IMG_3314Jember – “Sesuaikan pekerjaan dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan” , ungkap Kepala Bagian Perlengkapan DJKN Ridho Wahyono menyampaikan pesan dari Direktur Jenderal Kekayaan Negara pada saat peletakan batu pertama pembangunan Rumah Negara KPKNL Jember (27/08). Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh Kepala Bagian Pengelolaan BMN Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan, dan Kepala Bagian Umum Kanwil DJKN Jawa Timur.

Peletakan batu pertama Rumah Negara KPKNL Jember dipusatkan di Jalan Gajah Mada XVIII/5 Jember yang merupakan lokasi pembangunan rumah negara yang diperuntukkan sebagai rumah Kepala Kantor. Pada tahun ini, KPKNL Jember mendapatkan dana pembangunan rumah negara sebanyak 7 unit untuk eselon IV dan 1 unit untuk eselon III. Agus Hari Widodo pada sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Bagian Perlengkapan selaku Pengguna Barang Eselon I dan Bagian Pengelolaan BMN selaku Pengguna Barang yang telah membantu KPKNL Jember dalam proses usulan penghapusan rumah negara eks BPKP yang direkonstruksi menjadi rumah negara milik KPKNL Jember. Agus H.W. juga meminta kepada seluruh pejabat dan pegawai KPKNL Jember untuk meningkatkan kinerjanya, karena negara telah menyediakan fasilitas rumah bagi pejabat dan mess bagi pegawai yang direncanakan direnovasi untuk tahun depan.

Pada sambutannya, Ridho Wahyono menyampaikan pada tahun 2014 ini fokus pada penggunaan BMN yang idle terutama di lingkup Kementerian Keuangan yang tidak digunakan, sehingga negara dapat berhemat dengan tidak membeli tanah baru. Ridho Wahyono juga mengingatkan kepada seluruh elemen, mulai dari PPK, ULP, Panitia Penerima Hasil Pekerjaan, Konsultan Perencana, Kontraktor Fisik dan Konsultan Pengawas untuk bekerja sesuai tugas pokok dan fungsinya masing-masing.

Sumartono, Kepala Bagian Pengelolaan BMN Sekjend Kemenkeu pada sambutannya menyampaikan bahwa Kementerian Keuangan khususnya DJKN berkomitmen menggunakan BMN Idle yang ada untuk dapat digunakan, salah satunya rumah negara KPKNL Jember yang dahulunya merupakan BMN Idle milik BPKP yang telah lama tidak digunakan oleh BPKP. Biro Perlengkapan Sekjen Kemenkeu dan Bagian Perlengkapan DJKN selalu bersinergi dengan mengoptimalkan BMN Idle untuk dapat digunakan oleh DJKN baik untuk kantor maupun rumah negara.

Setelah seluruh sambutan disampaikan, dilanjutkan dengan peletakan batu pertama oleh Kepala KPKNL Jember, Kepala Bagian Perlengkapan DJKN dan Kepala Bagian Pengelolaan BMN Sekjen Kemenkeu dengan disaksikan Kepala Bagian Umum Kanwil DJKN Jawa Timur, Hendri D. Tobing dilakukan peletakan batu pertama secara simbolis. (Teks : M. Eko Agus Y. Foto : Tim Humas)

Foto-Foto lainnya terkait berita

, ,

Tinggalkan komentar

Rekrutmen PNS di Kementerian Keuangan


logo depkeuSumber : rekrutmen.kemenkeu.go.id

Kementerian Keuangan memberikan kesempatan kepada Warga Negara Indonesia untuk bergabung bersama Kementerian Keuangan sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil yang akan ditugaskan di unit kerja Kementerian Keuangan Republik Indonesia sebagai berikut :

Unit Eselon I di Kementerian Keuangan yang membutuhkan pegawai baru :

  1. Sekretariat Jenderal;
  2. Direktorat Jenderal Anggaran;
  3. Direktorat Jenderal Pajak;
  4. Direktorat Jenderal Bea dan Cukai;
  5. Direktorat Jenderal Perbendaharaan;
  6. Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan;
  7. Direktorat Jenderal Kekayaan Negara;
  8. Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang;
  9. Inspektorat Jenderal;
  10. Badan Kebijakan Fiskal;
  11. Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan.

Jabatan yang dibutuhkan diantaranya sebagai Administrasi Persuratan dengan kualifikasi pendidikan SMK jurusan Administrasi Perkantoran dengan jumlah formasi 13 orang dengan minimal umur 18 tahun dan maksimal 20 tahun. Nilai rata-rata ujian tertulis pada ijazah tidak kurang dari 7,00 dan bukan nilai hasil pembulatan. Untuklebih lengkpanya, silahkan download Pengumuman dari Panitia Rekrutmen CPNS di Lingkungan Kementerian Keuangan : Peng-02rev

Untuk proses pendaftaran, silahkan mendaftar di https://panselnas.menpan.go.id/ dan http://rekrutmen.kemenkeu.go.id/

,

Tinggalkan komentar

4 Lomba Pada 17 Agustus Beserta Maknanya


sumber : klik disini

1. Lomba makan kerupuk

lomba kerupukKerupuk terikat pada seutas tali, dan digantung yang tingginya di atas mulut peserta lomba. Aturan main, kedua tangan tidak boleh memegang tali/kerupuk, untuk itu kedua tangan disembunyikan di belakang pinggang. Hebohnya, tali gantungan kerap berayun akibat tarikan dari peserta lain.

Permainan ini mengajarkan kepada kita, di jaman penjajahan dulu rakyat mengalami kesulitan sandang, pangan dan papan. Untuk makan yang paling sederhana sekali pun mengalami kesulitan, akibat hasil panen penduduk diambil paksa oleh penguasa. Akibatnya, banyak rakyat yang kurang gizi bahkan mati kelaparan.

2. Lomba balap karung

lomba karung
Pemain masuk ke dalam karung, kemudian dengan lari dengan cara meloncat. Tidak jarang
pemain terjatuh berguling-guling. Karung ini mengingatkan pada saat dijajah oleh Jepang.
Sebagian besar rakyat mengalami penderitaan sangat berat, karena bahan pakaian sengaja
tidak didistribusikan sehingga yang tertinggal hanyalah karung goni bekas.Kain yang berserat kasar tersebut menimbulkan gatal-gatal di kulit karena sebagai sarang kutu.
Filosofi menginjak-injak karung, kita meninggalkan pakaian yang sangat tidak pantas pakai
tersebut. Ada makna lain dari balap karung yaitu betapa sulitnya berlari ketika kedua kaki
terkungkung di dalam karung. Seperti kungkungan penjajah terhadap kebebasan rakyat untuk
kemajuan bangsa Indonesia.


3. Lomba tarik tambang

lomba tambang
Makna dari permainan ini bahwa persatuan sebagai modal utama untuk mengalahkan
penjajah/lawan. Permainan ini juga mengajarkan bagaimana membentuk tim yang kompak
dalam menyusun strategi yang tepat untuk dapat menarik tambang dengan mantap..


Lomba panjat pinang.

4. Lomba Panjat Pinang
lomba pinangBiasanya lomba ini digelar sebagai puncak acara dari aneka perlombaan. Lomba ini sering
membuat tawa geli penonton. Pemanjat yang sudah mencapai ketinggian tertentu harus
kembali merosot ke bawah. Mereka berusaha berkali-kali menggapai hadiah di ujung tiang
batang pinang berlumur oli dan minyak.Untuk mencapai puncak, mereka harus bekerja sama saling bahu-membahu. Filosofi
permainan ini adalah kebersamaan komponen bangsa untuk meraih kemerdekaan.

Tinggalkan komentar

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.039 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: