Judulnya Caleg Artis


caleg artis

JAKARTA – Seluruh partai politik peserta Pemilu 2014 sudah menyerahkan daftar caleg sementara (DCS) kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU). Ribuan nama calon anggota DPR kini tertumpuk di berkas KPU.

Dari ribuan nama yang diserahkan para parpol, terdapat sederet nama orang top di negeri ini. Namun, ketenarannya bukan karena kepiawaiannya dalam berpolitik, tetapi lebih karena sering muncul di layar kaca sebagai penyanyi, bintang film, pemeran sinetron, atlet, atau sekadar bintang iklan.

Ya, caleg dari kalangan selebritas atau lebih dikenal dengan sebutan caleg artis masih menjadi strategi jitu partai politik dalam berkompetisi. Mereka berharap, dengan menggaet public figure, elektabilitas partai bisa terdongkrak. Hal ini sudah terbukti pada Pemilu 2009 silam.

Jelang pemilu 2014 ini, hampir seluruh parpol menggandeng artis untuk menjadi caleg. Beberapa di antaranya memang artis yang sudah lebih dulu berpolitik dan duduk di parlemen. Sebut saja seperti Tantowi Yahya, Nurul Arifin, Dedi “Miing” Gumelar, Rieke Dyah Pitaloka, Venna Melinda, Jamal Mirdad, dan Rachel Maryam.

Kini, sederet artis lainnya akan mencoba peruntungan di politik. Berikut beberapa nama artis yang akan berkompetisi di Pemilu Legislatif 2014 mendatang berdasarkan data yang diperoleh Okezone.

Partai Nasdem
Doni Damara
Jane Shalimar
Ricky Subagja
Niel Maizar (Mantan Pelatih PSSI)

Partai Amanat Nasional
Primus Yustisio
Eko (Patrio) Hendro Purnomo
Ikang Fauzi
Dwiki Dharmawan
Desy Ratnasari
Anang Hermansyah
Jeremy Thomas
Ayu Azhari
Gisel Idol
Yayuk Basuki

PDI Perjuangan
Rieke Dyah Pitaloka
Yessy Gusman
Edo Kondologit
Sony Tulung
Nico Siahaan
Dedi Gumelar (Miing)

Partai Kebangkitan Bangsa
Ridho Rhoma
Arzatti Bilbina
Said (Bajaj Bajuri)
Mandala Shoki
Iyeth Bustami
Akri Patrio

Partai Persatuan Pembangunan
Angel Lelga
Okky Asokawati
Mat Solar

Partai Demokrat
Vena Melinda
Inggrid Kansil
Nurul Qomar

Partai Gerindra
Irwansyah
Jamal Mirdad
Rachel Maryam
Bella Saphira
Iis Sugianto

Partai Golkar
Nurul Arifin
Charles Bonar Sirait
Tantowi Yahya

Partai Hanura
Krisdayanti
Gusti Randa
David Chalik
Teti Kadi

Yang menjadi pertanyaan masyarakat, mampukah mereka menjadi corong dalam menyampaikan aspirasi rakyat, atau justru hanya pindah panggung dalam bersandiwara dari layar televisi ke gedung parlemen?

Penatausahaan Penyusutan Aset Tetap (SIMAKBMN13)


Kementerian Keuangan menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor : 1/PMK.06/2013 tentang Penyusutan Barang Milik Negara (BMN) Berupa Aset Tetap Pada Entitas Pemerintah Pusat untuk menyajikan aset tetap secara wajar, mengetahui potensi BMN dan untuk memberikan bentuk pendekatan dalam menganggarkan belanja pemeliharaan atau belanja modal untuk mengganti atau menambah Aset Tetap sesuai Rencana Kebutuhan BMN (RKBMN).

Untuk menunjang penatausahaan penyusutan aset tetap tersebut diperlukan alat bantu aplikasi yakni SIMAK BMN yang sesuai dengan PMK tersebut. Tampilan dari aplikasi tersebut kurang lebih sebagai berikut :

SIMAK13untuk download Peraturan Menteri Keuangan, klik disini

Mari Kita Bangun Sinergi


Sumber : www.djkn.depkeu.go.id

Kepala KPKNL JemberJember– “Mari kita bangun dan pastikan hubungan kerjasama internal yang produktif, serta kemitraan yang harmonis dengan para pemangku” ujar Rahmat Effendi, Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jember pada arahannya di kegiatan morning call yang dilaksanakan pada Selasa, 9 April 2013 di aula KPKNL Jember.

Kegiatan morning call yang rutin dilaksanakan KPKNL Jember setiap minggu tersebut selain sebagai media evaluasi pelaksanaan tugas rutin, evaluasi pencapaian target, juga sebagai media internalisasi nilai-nilai Kementerian Keuangan. Sinergi sebagai salah satu nilai-nilai Kementerian Keuangan diharapkan diterapkan oleh seluruh pegawai dalam keseharian dengan menunjukkan perilaku diantaranya memiliki sangka baik, saling percaya dan menghormati, berkomunikasi dengan sikap terbuka dan menghargai perbedaan, menemukan dan melaksanakan solusi terbaik, berorientasi pada hasil yang memberikan nilai tambah.

Selain internalisasi nilai-nilai Kementerian Keuangan, khususnya Nilai Sinergi, Kepala KPKNL Jember yang berulang tahun setiap 28 Februari tersebut, juga menyampaikan pentingnya pegawai melakukan perbaikan secara terus menerus dan mengembangkan inovasi dan kreativitas. Salah satunya dengan mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) yang diselenggarakan oleh Pusdiklat KNPK maupun Balai Diklat Keuangan Malang.

Gabungan

Pada kesempatan yang sama, Kepala Sub Bagian Umum KPKNL Jember, Anita Dhamajanti juga menyampaikan rencana pelaksanaan pekerjaan konstruksi pemasangan cladding dalam 3 bulan kedepan. “Kami mohon seluruh pegawai dapat bekerjasama demi kelancaran pekerjaan konstruksi pemasangan cladding” kata Anita. KPKNL Jember pada tahun 2013 ini mendapatkan belanja modal pemasangan cladding, dan telah dilaksanakan proses pengadaan barang/jasa melalui LPSE Kementerian Keuangan sejak 8 Maret 2013 dan diumumkan pemenang melalui website LPSE pada 25 Maret 2013.

Pada akhir acara, Rahmat Effendi juga meminta kepada Pegawai KPKNL Jember untuk selalu menjaga Barang Milik Negara yang dikuasai dan digunakan oleh KPKNL Jember. “Bila tidak ada aral, pada tahun ini KPKNL Jember akan diikut sertakan dalam lomba kantor percontohan mewakili Jawa Timur” pungkas Rahmat Effendi. (M. Eko Agus Y/KPKNL Jember)

Juklak Sensus BMN di Lingkungan Kemenkeu


sumber : http://www.kpknljember.djkn.or.id
Sensus BMNKementerian Keuangan telah menerbitkan petunjuk pelaksanaan sensus Barang Milik Negara (BMN sebagai tindak lanjut Peraturan Menteri Keuangan Nomor 120 Tahun 2007 tentang Penatausahaan BMN. Setiap unit penatausahaan di Kementerian Keuangan wajib melaksanakan sensus BMN dengan tujuan agar semua BMN Kementerian Keuangan dapat terdata dengan baik dalam upaya mewujudkan tertib administrasi dan mempermudah pelaksanaan pengelolaan BMN.

Untuk lebih lengkapnya, downlod peraturan disini

Ayam & Telur, Manakah Yang Lebih Dahulu Lahir?


Ayam Atau TelurLONDON – Mungkin Anda pernah menemukan sebuah pertanyaan berbau anekdot mengenai manakah yang lebih dahulu lahir, ayam atau telur? Peneliti asal Inggris telah menjelaskan bahwa perlu dilihat dari sisi evolusi hewan tersebut.

Dilansir Science20, Senin (8/4/2013), bila ada anggapan ayam bisa muncul begitu saja tanpa bentuk metamorfosis sebelumnya, yakni telur, maka anggapan tersebut menolak premis bahwa ayam lahir sebagai unggas dewasa sepenuhnya tanpa keberadaan sebelumnya. Sehingga, satu-satunya unsur untuk memecahkan perdebatan ini ialah memeriksa telur.

Perdebatan mana yang lebih dahulu lahir antara ayam atau telur lahir dari premis cacat bahwa spesies apapun adalah mutlak. Penting untuk diingat bahwa spesies merupakan sebutan yang didasarkan pada bagaimana manusia memilih untuk mengklasifikasikan hewan tertentu.

Jika manusia memeriksa rangkaian jalur evolusi ayam, maka akan ditemukan pengamatan mengenai nenek moyang dan meneliti variasi tahapan evolusi yang terjadi. Fokus harus ditempatkan pada penelitian hewan pra-ayam.

Setiap hewan merupakan kelanjutan dari pendahulunya. Jika ada perubahan atau evolusi membentuk spesies baru, maka peneliti bisa mempertimbangkan untuk menentukan bahwa terdapat spesies hewan baru yang berbeda.

Penetapan spesies berhubungan dengan evolusi hewan dari tingkat divergensinya. Sehingga, peneliti bisa mengatakan bahwa telur selalu datang pertama, meskipun melalui jalur leluhur yang panjang.

Seorang filsuf, ahli genetika dan Philosopher of Science, David Papineau di King’s College London mengatakan, apakah telur ayam didahului ayam bergantung pada sifat telur ayam. “Saya berpendapat itu adalah telur ayam jika terdapat ayam di dalamnya,” ungkap David.

Ia menjelaskan, bila kanguru meletakkan telur dari telur burung unta, maka itu pasti adalah telur burung unta, bukan telur kanguru. “Dengan alasan ini, ayam pertama memang berasal dari telur ayam, meskipun telur tersebut tidak berasal dari ayam,” jelasnya.

sumber : klik disini

Solo, Jurnalistik dan Batik


SoloSuatu kebahagiaan tersendiri bagi saya, akhirnya bisa mengikuti kegiatan peningkatan kualitas SDM di bidang jurnalistik pada tanggal 1 s.d. 5 April 2013 di Solo. Ini merupakan kunjungan pertama kali saya ke kota Surakarta atau yang lebih terkenal dengan sebutan Solo, sebelumnya kota Solo hanya saya lewati ketika menuju kota lain.

Kegiatan jurnalistik yang diadakan oleh Kantor Pusat Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) merupakan momen yang sangat saya tunggu, untuk meningkatkan kompetensi dan teknik penulisan berita yang memang menjadi hobi dan kegiatan saya di kala senggang.

Selain mengikuti kegiatan jurnalistik, saya ingin mengetahui lebih jauh mengenai kota Solo. Tak banyak pengetahuan dan informasi awal yang saya dapatkan mengenai kota ini, kecuali dua hal yaitu lagu dan batik. Siapa yang tak kenal lagu “Bengawan Solo dan Solo Balapan” yang dipopulerkan oleh Gesang dan Didi Kempot yang terkenal itu. Begitu pula dengan batik khas Solo yang tersohor.

 

Begitu menginjakkan kaki pertama kali di Terminal Tirnonadi, maklum saya diminta untuk menggunakan sarana transportasi dengan biaya yang paling efisien… hehehe… saya buka aplikasi di smartphone yang saya miliki untuk mengetahui jarak dan rute menuju hotel lokasi kegiatan jurnalistik diadakan. Belum selesai mengamati rute dan jarak, ada abang becak yang langsung menawarkan diri untuk mengantar saya beserta teman. “bade teng pundi pak??? monggo kulo teraken”  dengan bahasa khas Solo yang lemah lembut. Akhirnya transaksi disepakati, abang becak tersebut mengantar kami ke hotel yang berlokasi di Jalan Gajah Mada, Solo.

 

Selama perjalanan, abang becak berperan juga sebagai duta wisata kota Solo, dengan lugas menyampaikan lokasi-lokasi wisata kuliner maupun wisata belanja batik. Beliau menyampaikan lokasi-lokasi wisata batik yang ada di Solo, diantaranya : Pasar Klewer, Kampung Kauman, Pusat Grosir Solo (PGS), Kampung Laweyan, maupun di Toko Batik Danar Hadi. Perjalanan dari Terminal Tirnonadi menuju Hotel selama 20 menit tidak terasa, karena keramahan abang becak tadi. Mendapatkan informasi awal tentang pusat batik dari abang becak tersebut, membuat saya menyusun jadwal belanja batik sebagai buah tangan untuk keluarga di rumah. Melihat jadwal pelatihan jurnalistik yang ada praktek fotografi dan praktek peliputan dan penulisan sekitar Solo membuat hati saya tenang, karena selain bisa mengikuti praktek, saya bisa belanja batik.

 

Memang tidak dapat dipungkiri, bahwa batik semakin disukai oleh semua kalangan, baik tua maupun muda setelah batik mendapatkan pengakuan dari UNESCO (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization) badan khusus PBB bidang Pendidikan, Keilmuan dan Kebudayaan, sebagai warisan budaya dari Indonesia. Saya berkesempatan mampir ke Pasar Klewer yang menjadi pusat jual beli batik terbesar di Solo. Harga yang ditawarkan relatif murah dan terjangkau, tentunya dengan kualitas yang tidak mengecewakan. Apalagi bila kita memiliki keahlian menawar, maka akan mendapat harga yang lebih murah. Harga batik yang ditawarkan di Pasar Klewer berkisar antara 30 ribu sampai dengan 150 ribu untuk batik cap atau cetak.

SJB

Sedangkan di Kampung Kauman, batik yang ditawarkan lebih ekslusif dan memang saya akui kualitas batiknya lebih baik dari yang ada di Pasar Klewer. Untuk batik cap atau cetak di Kampung Kauman dilabeli harga mulai dari 75 ribu sampai dengan 300 ribu, sedangkan untuk batik tulis, harganya berkisar antara 500 ribu sampai dengan 2 juta. Batik mana yang dipilih, tentu menyesuaikan dengan budget yang kita miliki.

Awal bulan April 2013 ini, saya berkesempatan menambah ilmu, pengalaman dan pengetahuan tentang tiga hal yaitu : Solo, Jurnalistik dan Batik. Meskipun singkat, saya sudah menambah perbendaharaan tentang Kota Solo, untuk jurnalistik, mudah-mudahan dapat membantu meningkatkan kualitas tulisan saya yang bertujuan meningkatkan citra positif dari DJKN, sebagai ladang amal ibadah, aamiin…. Sedangkan untuk batik, saya bisa dengan tenang pulang kembali ke keluarga tercinta membawa buah tangan berupa batik dan pengalaman berkeliling ke lokasi pusat batik di Kota Solo. Solo the spirit of java, semoga kita berjumpa lagi di lain kesempatan, see u

Peningkatan Kualitas SDM DJKN Bidang Jurnalistik


Jurnalistik DJKNDalam rangka meningkatkan kompetensi pejabat/pegawai di bidang jurnalistik dan teknik penulisan berita yang baik dalam rangka penguatan citra dan publikasi DJKN guna mendukung sebagian tugas dan fungsi organisasi. Kantor Pusat DJKN mengadakan kegiatan peningkatan kualitas SDM di bidang jurnalistik Tahun Anggaran 2013 di Surakarta, Jawa Tengah. Informasi peserta klik disini, perubahan lokasi, klik disini.

Menkeu Lantik Pejabat Eselon II Kemenkeu


pelantikan_270313Menteri Keuangan (Menkeu), hari ini (27/03/2013) melantik 49 orang pejabat Eselon II di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu), bertempat di Aula Djuanda, Gedung Djuanda I. Adapun pejabat yang dilantik dari Sekretariat Jenderal, Direktorat Jenderal Anggaran, Direktorat Jenderal Pajak, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Direktorat Jenderal
Perbendaharaan Negara, Direktorat Jenderal Kekayaan Negara, Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang, Inspektorat Jenderal, dan Badan Kebijakan Fiskal.

Dari Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Menkeu melantik 16 pejabat sebagai berikut :

  1. Joko Prihanto, S.H., M.H. sebagai Kakanwil DJKN Aceh,
  2. Etto Sunaryanto, S.E., M.M. sebagai Kakanwil DJKN Sumatera Utara, Medan,
  3. Tri Intiaswati, S.H., M.H. sebagai Kakanwil DJKN Sumatera Barat dan Kepulauan Riau, Pekanbaru,
  4. Encep Sudarwan, S.E., M.A. sebagai Kakanwil DJKN Sumatera Selatan, Jambi dan Bangka Belitung, Palembang,
  5. Ischak Ismail, S.H., M.Hum. sebagai Kakanwil DJKN Lampung dan Bengkulu, Bandar Lampung,
  6. Nur Purnomo, S.H. sebagai Kakanwil DJKN Banten, Serang,
  7. Drs. M. Djalalain sebagai Kakanwil DJKN Jawa Barat, Bandung,
  8. Suhadi, S.H. sebagai Kakanwil DJKN Jawa tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, Semarang,
  9. Dr. Lalu Hendry Yujana, S.E., Ak., M.M. sebagai Kakanwil DJKN Jawa Timur, Surabaya,
  10. Anugrah Komara, S.H., M.M. sebagai Kakanwil DJKN Kalimantan Barat, Pontianak,
  11. Hady Purnomo, S.H. sebagai Kakanwil DJKN Kalimantan Selatan dan Tengah, Banjarmasin,
  12. Dr. Mantayborbir Soleman, S.H., M.Hum. sebagai Kakanwil DJKN Kalimantan Timur, Samarinda,
  13. Drs. Sapto Mintarto, M.M. sebagai Kakanwil DJKN Bali dan Nusa Tenggara, Denpasar,
  14. Drs. Thaufik, M.M. sebagai Kakanwil DJKN Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat, Makassar,
  15. Ngakan Putu Tagel, S.E. sebagai Kakanwil DJKN Sulawesi Utara, Tengah, Gorontalo, dan Maluku Utara, Manado, dan
  16. Marhokkom Sitompul, S.H. sebagai Kakanwil DJKN Papua dan Maluku, Jayapura.

Selengkapnya, klik disini

Mutasi Eselon IV DJKN Maret 2013


in - out
in – out

Berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Kekayaan Negara Nomor : KEP-08/KN/UP.11/2013 tgl. 11 Maret 2013 tentang Mutasi Para Pejabat Eselon IV di Lingkungan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara, berikut SK Mutasi bulan Maret 2013 :  download disini

Pribadi Humoris itu Mengakhiri Pengabdian di KPKNL Jember


Sumber : www.djkn.depkeu.go.id

Edit 1Jember – Pada hari selasa, 19 Februari 2013, seluruh pejabat dan pegawai Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jember mengikuti acara perpisahan dalam rangka purna tugas salah satu pegawai yang telah memiliki banyak pengalaman dan mengikuti dinamisasi perubahan serta perkembangan organisasi Direktorat Jenderal Kekayaan Negara  yaitu Sukisdijono.

Pria yang menjabat sebagai Kepala Seksi Hukum dan Informasi KPKNL Jember inimemulai karir di tahun 1980 sebagai calon pegawai negeri sipil (PNS) di Kantor Pusat Badan Urusan Piutang dan Lelang Negara (BUPLN)dan akanmengakhiri masa pengabdiannya PNS terhitung mulai tanggal 1 Maret 2013. Pria kelahiran tahun 1957 ini merupakan sosok yang humoris, memiliki wawasan dan informasi yang luas, serta kemampuannya menguasai tekonologi, informasi, dan komputer (TIK) meskipun ada di usia senja.
Sukisdijono menjabat sebagai Kepala Seksi Hukum dan Informasi di KPKNL Jember sejak tahun 2010 setelah sebelumnya memulai masa pengabdian sebagai PNS dari tahun 1980-1992 di Kantor Pusat BUPLN, 1992-2006 di KP3N Surabaya, 2006-2007 di KPKNL Sidoarjo, dan 2007-2010 di KPKNL Bontang.
Kepala KPKNL Jember Rahmat Effendi menyampaikan kesan dan pesan terhadap Suksidijonodan mengucapkan terima kasih atas sumbangsih tenaga dan pikiran untuk KPKNL Jember. Rahmat Effendi berpesan kepada Sukisdijono untuk selalu menjaga tali silaturahim.
Sukisdijono menyampaikan kesan dan pesan selama di Jember serta mengucapkan terima kasih atas pengalaman dan kerjasama dari seluruh pegawai KPKNL Jember. Sukisdijono merasakan kehangatan persahabatan selama berada di Jember.
Yang menarik pada acara perpisahan dalam rangka purna tugas ini, kesan dan pesan dari seluruh pegawai KPKNL Jember di dokumentasikan dengan video recorder yang diputar pada akhir acara. Seluruh keluarga besar KPKNL Jember, mulai dari pegawai sampai dengan petugas satpam dan petugas cleaning service memberikan kesan dan pesan atas pribadi Sukisdijono. Keping DVD dokumentasi tersebut disampaikan kepada Sukisdijono sebagai kenang-kenangan.
Acara dilanjutkan dengan penyerahan cindera mata dari seluruh pegawai KPKNL Jember, dilanjutkan dengan bersalam-salamanan dengan Sukisdijono dan acara ramah tamah. (M. Eko Agus Y. – KPKNL Jember)