Begini Proses Pembuatan E-Certificate dan Mengirimnya Secara Otomatis Melalui Email dengan Google Form dan Form Publisher


Berangkat dari penasaran, karena ikut webinar dan setelah isi survei, sertifikat nya langsung otomatis terkirim via email. Koq bisa? Ternyata memang sudah ada tutorial Membuat Sertifikat dan Mengirimnya Secara Otomatis Melalui Email dengan Google Form

Hal yang perlu dipersiapkan untuk Membuat Sertifikat dan Mengirimnya Secara Otomatis Melalui Email dengan Google Form adalah Template Sertifikat dan Formulir.

Mempersipkan Template Sertifikat

Untuk template sertifikat, kita bisa mendesainnya dengan Google Slide atau Google Doc. Selain itu kita juga dapat mendesain template sertifikat menggunakan Microsoft PowerPoint terlebih dahulu kemudian kita unggah ke google drive dan kita konversi menjadi Google Slide. Dalam contoh ini template sertifikatnya didesain menggunakan Google Slide dengan penampakan sebagai berikut.

Sebagai catatan bahwa untuk isian Nomor, Nama, dan Institusi pada Sertifikat di atas akan dilakukan secara otomatis berdasarkan data yang masukkan pada Google Form. Dengan demikian untuk sertifikat ini isian yang akan berubah-ubah adalah Nomor, Nama, dan Institusi. Untuk isian data-data tersebut, harus dituliskan dengan diapit dengan tanda kurung lancip ganda, misalnya <<Nama>>. Khusus untuk nomor, ditulis dengan kode <<Increment>>, karena nomor urut sertifikat akan diberikan secara otomatis.

Mempersipkan Formulir

Untuk membuat Formulir, dalam folder google drive Sertifikat Webinar klik Baru kemudian Lainnya dan klik Google Formulir.

Selanjutnya isi judul formulir misal Daftar Hadir Seminar Desain Grafis. Kemudian pada Pertanyaan isikan sesuai yang kita butuhkan dalam sertifikat.

Nama : Opsi Jawaban Singkat – Wajib Diisi
Institusi : Opsi Jawaban Singkat – Wajib Diisi

Karena sertifikat ini nantinya akan secara otomatis terkirim melalui Email sesaat setelah pengisian formulir, maka perlu diatur agar formulirnya mengumpulkan alamat Email. Caranya adalah dengan klik Setelan (gambar Gerigi di bagian atas), Beri tanda cek pada pilihan Kumpulkan Alamat Email. Selanjutnya klik Simpan.

Selanjutnya pilih tab menu Presentasi, hilangkan tanda cek pada Tampilkan link untuk menyerahkan tanggapan lain. Hal ini bertujuan untuk membatasi hanya sekali pengisian daftar hadir melalui Google Formulir ini. Kemudian berikan pesan konfirmasi sesuai kebutuhan. Jika telah yakin klik Simpan.

Instalasi Form Publisher

Form Publisher adalah salah satu pengaya atau Add on untuk Google form yang dapat membantu mengotomatiskan pembuatan dokumen dan alur kerja persetujuan dokumen dari Formulir Google. Berikut ini langkah-langkah Instalasi dari Form Publisher.

Klik tombol Lainnya (tanda titik tiga vertikal) di sudut kanan atas, kemudian klik Add-on.

Dari pilihan Add-on yang muncul, Klik Form Publisher.

Selanjutnya klik Install

Klik Lanjutkan

Pilih Akun Gmail, sebaiknya jangan multi login terlebih dahulu.

Klik Izinkan

Tunggu Proses instalasi hingga muncul tampilan di bawah ini dan klik Selesai.

Konfigurasi Form Publisher

Langkah selanjutnya setelah Form Publisher terinstal adalah konfigurasi Form Publisher. Berikut ini adalah uraiannya.

Pilih Template sertifikat yang telah diperisiapkan sebelumnya, karena sudah disiapkan maka tinggal Select template.

Karena template yang dipersiapkan adalah berbentuk Google Slide, maka pilih Tab Presentasi, kemudian pilih file Template Sertifikatnya, selanjutnya klik Pilih

Proses di atas menghasilkan tampilan sebagai berikut.

Dari gambar di atas terluhat bahwa terdapat 1 Statdard Marker, yaitu Incremen, yang akan digunakan untuk membuat nomor urut sertifikat, dan 2 Matching marker, yaitu Nama dan Institusi. Dari tampilan tersebut, klik tombol Next

Pada bagian Generated files title:, boleh ditambahkan untuk penamaan file sertifikatnya, dalam contoh ini diubah menjadiSertifikat <<Increment>> <<Nama>>. Selanjutnya beri tanda cek pada bagian Keep PDF copy in Drive, agar seluruh file PDF sertifikat yang telah dikirm tersimpan juga di Goole Drive Kita.

Selanjutnya klik Next untuk melanjutkan ke tahap berikutnya. Tambahkan pengaturan pada Personalize email notification seperti gambar di bawah ini. Klik Save and Close.

Klik Nexr pada Form Publisher, dan akan muncul notifikasi Your form is ready, yang menandakan pengaturan form telah selesai.

Untuk uji coba kita dapat klik Try Form,

Selanjutnya lengkapi formulirnya, seperti contoh di bawah ini.

Seteah klik Kirim, silakan cek email masuk untuk memastikan sertifikatnya sudah masuk atau belum.

Selanjutnya tinggal kita bagikan saja link google formulirnya kepada peserta seminar.

Bagikan share link nya kepada peserta webinar. Jadi deh… Wah… Jadi real time ya peserta bisa dapat e-certificate.

Diolah dari berbagai sumber

Semoga bermanfaat ya.

Mampir di IG: @ekolumajangdotcom

Twitter: @okeaja39

Facebook: @Oke Aja

Lomba Quote Rakernas Akuntansi Pemerintahan 2020


Selamat malam #SobatNetizen semua. Saya ikut lomba quotes dalam rangka Rakernas Akuntansi Pemerintahan. Pemenang lomba ditentukan jumlah Like (❤) di IG. Dibantu like nya ya. Terima kasih 😊🙏🇮🇩

Mampir dan Like (❤) di IG saya: https://www.instagram.com/p/CFMfiBzhLtr/?igshid=5asmg47n5fbq

[QUOTES]
.
.
Keterbukaan adalah langkah awal perubahan
.
Akuntabilitas langkah menuju negara Indonesia Maju
.
Pandemi Covid-19 bukanlah halangan untuk ciptakan Akuntabilitas
.
Selama kita masih bisa berdiri, kesempatan sukses masih terbuka
.
#rakernasap2020
#QuotesOfTheDay
#SelfReminder
#ekolumajang
#IndonesiaMaju
.
.
“Jangan pernah berhenti belajar” by @ekolumajangdotcom

Hari Olahraga Nasional 2020


Hari Olahraga Nasional ya hari ini?
.
.
Buat kamu yang masih bingung pilih olahraga apa? Tenis Lapangan aja ya… Tenis mengajarkanmu menjadi kreatif, kreatif bagaimana bisa mengalahkan lawan, apalagi lawan yang lebih tangguh.
.
.
Ayok olahraga, sehat bersama.
.
.
#AyoOlahRaga
#TenisLapangan
#TenisLumajang
#PlayWithFederer
#SehatBersama
#LumajangSehat
.
.
📸 IG: @ekolumajangdotcom

Pertandingan Persahabatan Sebagai Upaya Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN)


Pertandingan persahabatan ini sebagai salah satu upaya Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) 🇮🇩

#Repost IG: @mtc.lumajang (with @report.for.insta)

Pagi sampai sore tadi, pertandingan persahabatan antara dua klub tenis raksasa dibawah naungan @pelti.lumajang berlangsung berimbang dan menjunjung tinggi fair play.
.
.
Dari 19 partai, Manunggal Tennis Club (MTC) Lumajang berhasil memenangkan 12 pertandingan, sisanya untuk kemenangan Lumajang Tennis Club (LTC).
.
.
Pertandingan persahabatan ini merupakan sebuah upaya dari MTC untuk menggerakkan ekonomi nasional dengan melakukan pemesanan catering dan kaos seragam dari UMKM di Lumajang.
.
.
Serta meningkatan imun dan menjaga kesehatan seluruh anggotanya.
.
.
Terima kasih kepada seluruh pihak yang membantu menyukseskan even ini.
.
.
#AyoOlahRaga
#SehatBersama
#MTCLumajang
#LTCLumajang
#PeltiLumajang
#LumajangSehat
#LumajangSAE
#LumajangEksotik
.
.
📸: IG: @ekolumajangdotcom

Asma dan Penanganannya


Sesak Napas – Asma

Asma adalah salah satu jenis penyakit yang ditandai dengan penyempitan dan peradangan saluran pernapasan yang mengakibatkan sesak (sulit bernapas). 

Faktor Risiko Asma

Bakteri yang berasal dari debu dapat menjadi pemicu utama faktor risiko dari asma. Bakteri tersebut bernama endotoxin yang umumnya berada pada perkakas rumah, terutama di kamar tidur yang dapat menimbulkan gejala asma. 

Penyebab Asma

Asma dapat disebabkan oleh debu, asap rokok, bulu binatang, udara dingin, aktivitas fisik,  infeksi virus atau bahkan terpapar zat kimia. Namun, hingga kini penyebab dari asma belum diketahui secara pasti.

Pengidap asma memiliki saluran pernapasan yang lebih sensitif. Karenanya, saat paru-paru terkena iritasi dari pemicu asma, maka otot saluran pernapasan jadi kaku dan menyempit. Pada pengidap asma, saluran pernapasan akan lebih sensitif, sehingga paru-paru yang terkena iritasi dari pemicu asma dapat menyebabkan otot saluran pernapasan. Produksi dahak meningkat, sehingga membuat kesulitan bernapas.

Komplikasi Asma

  • Masalah psikologis (cemas, stres, atau depresi).
  • Menurunnya performa di sekolah atau pekerjaan.
  • Tubuh sering terasa lelah.
  • Gangguan pertumbuhan dan pubertas pada anak-anak.
  • Status asmatikus, yaitu kondisi asma yang parah dan tidak dapat merespon dengan terapi normal.
  • Pneumonia
  • Gagal pernapasan.
  • Kerusakan pada sebagian atau seluruh paru-paru.
  • Kematian.

Pengobatan Asma

Dalam pengobatan asma ada dua hal yang perlu dilakukan, yakni meredakan gejala dan mencegah gejala kambuh. Oleh karena itu, penting untuk menjalani pengobatan dengan dokter, sehingga dapat diberikan obat untuk mengatasi asma. 

Di samping melakukan pengobatan, pengidap asma juga harus menghindari dari hal-hal yang dapat menjadi pemicu asma kambuh. Biasanya, dokter akan merekomendasikan inhaler sabagai pengobatan saat gejala asma muncul.  Namun, penggunaan inhaler juga  berpotensi menyebabkan efek samping bagi pengguna.

Apabila terjadi serangan asma dengan gejala yang semakin parah, meskipun sudah melakukan penanganan dengan inhaler maupun obat, maka perlu tindakan medis di rumah sakit. Pasalnya, asma juga dapat membahayakan nyawa pengidapnya

Pencegahan Asma

Asma merupakan jenis penyakit yang dapat dikendalikan dengan mengatur pola hidup sehat. Selain itu, sebaiknya perhatikan beberapa hal berikut:

  • Mengenali & menghindari pemicu asma.
  • Mengikuti anjuran rencana penanganan asma dari dokter.
  • Melakukan langkah pengobatan yang tepat dengan mengenali penyebab serangan asma.
  • Menggunakan obat-obatan asma yang telah dianjurkan oleh dokter secara teratur.
  • Memonitor kondisi saluran napas.

Perlu diperhatikan, penggunaan inhaler dapat meningkatkan reaksi asma. Oleh karena itu,  wajib untuk mendiskusikannya dengan dokter, supaya rencana penanganan asma disesuaikan dengan kebutuhan. Vaksinasi flu dan pneumonia pun sangat disarankan untuk dilakukan, supaya asma tidak memburuk.

Kapan waktu tepat ke dokter?

Menurut saya, bila keluhan asma lebih dari tiga hari, saatnya kita ke dokter. Namun penyakit Asma ini berdasar pengalaman menggunakan BPJS, faskes tingkat pertama tidak bisa merujuk ke Rumah Sakit untuk penanganan lebih lanjut. Jadi standar hanya diberi obat untuk sesak napas nya, obat anti alergi dan vitamin.

Bila memang diperlukan, kita ke dokter spesialis Paru untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Intinya, asma itu kenali pencetusnya, hindari dan obati bila diperlukan.

*pengalaman pribadi dan diolah dari berbagai sumber