Rekonsiliasi BMN Semester II 2010


sumber : http://www.kpknljember.djkn.or.id

Awal tahun 2011 langsung disambut dengan “musim” rekonsiliasi, baik dengan KPPN (Keuangan) maupun dengan KPKNL (Barang). rekonsiliasi sangat diperlukan sebagai bentuk pertanggungjawaban kita (pemerintah) kepada seluruh stakeholder. Rekonsiliasi BMN Semester II 2010 di KPKNL Jember dijadwalkan mulai tgl. 3 s.d 7 Januari 2011, sedangkan sisa waktu akan dimanfaatkan untuk verifikasi atas seluruh transaksi yang telah dilakukan oleh satker untuk periode semester II 2010 maupun tahunan tahun 2010.

Pada saat pelaksanaan rekonsiliasi BMN semester II 2010, petugas SIMAK BMN diminta untuk memperhatikan beberapa hal sebagai berikut :

1. Memastikan aplikasi Persediaan telah di update versi Juli 2010, aplikasi SIMAK BMN telah di update versi Juni 2010.

2. Memastikan aplikasi SAKPA telah di update versi Nopember 2010.

3. Mengisi ceklist yang telah dikirim ke alamat masing-masing kantor, atau klik disini untuk download surat undangan dan ceklist bahan rekonsiliasi BMN.

4. Memastikan kelengkapan soft copy maupun hard copy yang diminta telah tersedia.

5. Membawa aplikasi Persediaan, SIMAK BMN dan SAKPA.

Awal tahun 2011 yang langsung disambut dengan “musim” rekonsiliasi dengan semangat baru dan harapan baru untuk tertib administrasi, hukum dan fisik menuju LKPP Tahun 2011 Wajar Tanpa Pengecualian. Semoga…..

Help Desk Penatausahaan BMN KPKNL Jember

Email : kpknljember.bmn@gmail.com dan/atau okeaja39@gmail.com

Irfan Bachdim Pun Diklaim Malaysia


"pemanasan"

Perang antara suporter tim nasional Indonesia dan Malaysia di dunia maya menjelang laga final piala AFF 2010 semakin panas. Ejekan yang berbau SARA pun menjadi senjata setiap kubu untuk melakukan intimidasi.

Seperti adu komentar di sebuah website forum komunitas online http://www.topix.com. “Perang” di forum ini benar-benar syarat ocehan saling hujat. Sebuah posting dari seorang member bahkan dikomentari sampai 1.228 orang. Betapa tidak, posting ini memang memicu kubu suporter Indonesia untuk bereaksi. Posting itu berbunyi “irfan bachdim asli malaysia”.

Posting “irfan bachdim asli malaysia” itu sebenarnya sudah dikirim pada 7 Desember lalu, beberapa hari setelah Indonesia berhasil mencukur Malaysia dengan skor telak 5-1 pada 1 Desember lalu. Pengirim pertama bernama akun Haikal. Anehnya, Haikal mengaku sebagai warga negara Indonesia.

“SAYA ORANG INDONESIA. DAN SAYA MENGAKU JIKALAU IRFAN BACHDIM SEBENARNYA ORANG MALAYSIA. DIA PERNAH MOHON JADI WARGA NEGARA MALAYSIA. NAMUN DITOLAK MENTAH2 SAMA MALAYSIA,” tulis Haikal.

Sontak saja posting ini langsung mendapat banyak tanggapan. Member yang mengaku dari Malaysia pun mengomentarinya. “Baguslah ind** akhirnya cakap jujur!,” tulis Saffar.

Saling balas komentar pun terus berlanjut. Member yang mengaku sebagai suporter Indonesia angkat bicara. Mereka menuding kubu Malaysia sebagai negara tukang klaim yang sering mengakui sesuatu yang berasal dari Indonesia. Sampai-sampai Irfan Bachdim yang jelas-jelas berdarah asli Indonesia diklaim oleh kubu lawan.

Komentar atau posting yang ditulis di forum ini tidak bisa dipertanggungjawabkan. Para member-nya pun tak jelas. Bisa jadi posting pertama dari Haikal itu hanya ulah orang iseng saja.

 

Anggit Pasrah Dibenci Luna Maya


LM

Tatapan penuh kebencian ditunjukan Luna Maya ketika melihat Anggit di persidangan Ariel, Senin, 20 Desember. Tak ada yang bisa dilakukan Anggit selain pasrah dan memaklumi kebencian Luna.

“Saya maklum sama mbak Luna. Mungkin dia belum tahu saya kayak apa. Karena selama ini kabar yang di-blow up itu katanya saya anak jendral dan saya penyebarnya. Mungkin dia (Luna) termakan isu itu,” kata Anggit saat ditemui di Wisma Kodel, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa, (21/12/2010) malam.

Anggit sadar, kebencian tak hanya datang dari Luna Maya. Sebab, beberapa fans Peterpan dan Luna Maya juga ikut mengecam. Bahkan ikut membantu menyebar foto Anggit ke dunia maya.

“Saya tahu banyak yang mencap saya negatif. Saya tidak bisa apa-apa selain saya mau jelaskan saya bukan peng-upload atau penyebar video itu,” bebernya.

Khawatir kebencian itu menjadi ancaman, keluarga Anggit mulai memberikan pengawalan. Apalagi di dunia maya, Anggit menjadi buruan utama para pendukung Ariel.

“Apalagi setelah penyebaran foto Anggit di internet itu kita merasa perlu untuk mengawal Anggit. Sebagai keluarga, tentu saya tidak mau Anggit terluka,” ujar Uus Sumirat, salah satu keluarga Anggit.

Seperti diketahui, Anggit Gagah Pratama masih berstatus sebagai saksi dalam kasus video porno Ariel. Namun, Anggit siap jika kelak ditetapkan sebagai tersangka penyebaran video porno yang menghebohkan itu.

Cloud Computing Gusur Eksternal HD?


eksternal HD

Siapa yang butuh eksternal eksternal hard disk jika nanti cloud computing benar-benar booming di antara pengguna desktop? Begitulah pertanyaan besar sekaligus tantangan bagi perusahaan penyedia media penyimpanan seperti Western Digital (WD).

Albert Chang, Media Bussiness Development Manager Asia Pacifik Western Digital, mengatakan kebutuhan ekstrenal hard disk masih pasti akan dibutuhkan di antara pengguna komputer, kendati cloud computing nantinya akan menjadi tren di masa depan.

“Cloud computing itu sebuah kemajuan inovasi yang bagus. Seperti Facebook, Anda dapat menyimpan foto dan video di sana, lalu membukanya dimana pun. Namun bagaimana pun, eksternal hard disk tetap akan dibutuhkan,” terangnya, di sela-sela peluncuran produk WD yang terbaru, di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Rabu (22/12/2010).

Chang mengatakan, cloud computing di satu sisi mampu menyimpan tanpa memerlukan alat berbentuk fisik, namun cloud computing, seperti Facebook mempunyai akses yang dapat dilihat oleh siapa pun, setidaknya oleh anggota teman di jejaring sosial tersebut.

“Eksternal hard disklah yang akan melengkapi itu, foto, video atau apapun yang tidak ingin Anda share secara luas dapat disimpan melalui hard disk ini,” tambahnya.

Selain itu Chang juga menyebutkan cloud computing mempunyai keterbatasan dalam menyimpan file dokumen yang diinginkan. Nah hal tersebut dapat dilakukan oleh media penyimpanan seperti WD, apalagi kapasitasnya makin hari makin besar.

Lalu siapakah yang masih akan menggunakan eksternal hard disk?

“Semua orang masih akan membutuhkannya. Baik itu personal maupun korporat, karena pada dasarnya mem-back up data itu merupakan sesuatu yang penting,” tandasnya.

Nilai Kelas Jabatan Untuk Remunerasi Polri


Kepolisian telah menerima salinan Peraturan Presiden Nomor 73 Tahun 2010 tentang Tunjangan Kinerja Pegawai di Lingkungan Kepolisian. Peraturan itu dikeluarkan pada Rabu (15/12/2010).

Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Boy Rafli Amar, di Mabes Polri, Jumat (17/12/2010), mengatakan, dalam Perpres, tunjangan kinerja atau remunerasi yang diterima Polri dibagi dalam 18 kelas. Berikut nilai remunerasi dalam setiap kelas:

– Kelas Jabatan 18 : Rp 21.305.000

– Kelas Jabatan 17 : Rp 16.212.000

– Kelas Jabatan 16 : Rp 11.790.000

– Kelas Jabatan 15 : Rp 8.575.000

– Kelas Jabatan 14 : Rp 6.236.000

– Kelas Jabatan 13 : Rp 4.797.000

– Kelas Jabatan 12 : Rp 3.690.000

– Kelas Jabatan 11 : Rp 2.839.000

– Kelas Jabatan 10 : Rp 2.271.000

– Kelas Jabatan 9 : Rp 1.817.000

– Kelas Jabatan 8 : Rp 1.453.000

– Kelas Jabatan 7 : Rp 1.211.000

– Kelas Jabatan 6 : Rp 1.010.000

– Kelas Jabatan 5 : Rp 841.000

– Kelas Jabatan 4 : Rp 731.000

– Kelas Jabatan 3 : Rp 636.000

– Kelas Jabatan 2 : Rp 553.000

– Kelas Jabatan 1 : nihil

Boy menjelaskan, penentuan posisi kelas tergantung kepangkatan setiap anggota. Namun, belum ditentukan kepangkatan mana saja dalam setiap kelas.

“Nanti tentu akan ada penjelasan lebih jauh kelas jabatan 18 kepangkatan apa, kelas jabatan 17 apa. Sementara belum dapat kita sampaikan karena nanti akan ada pengaturan lebih lanjut secara internal,” kata Boy, mantan Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya.

Gonzales: Semoga Fagundez Bisa Jadi WNI


Gol Gonzales vs Philipina

Di mata Cristian Gonzales, sosok Ronald Fagundez adalah sahabat sejati dan bahkan dibilang sebagai “istri kedua”. Satu harapan El Loco adalah Fagundez bisa menjadi WNI dan membela timnas Indonesia bersama dirinya.

Sama-sama berasal dari Uruguay dan lahir di kota yang sama yaitu Montevideo, baik Gonzales maupun Fagundez memilih PSM Makassar sebagai pelabuhan pertamanya di Indonesia. Gonzales bergabung tahun 2003 sementara Fagundez setahun setelahnya.

Kebersamaan yang telah dibangun membuat keduanya tak bisa terpisahkan dan memutuskan pindah ke Persik Kediri pada musim 2005. Di sana keduanya mencapai puncak karirnya saat membawa ‘Macan Putih’ juara ISL musim 2006.

Boleh dibilang Fagundez adalah pasangan sejati alias soulmate Gonzales baik di dalam dan luar lapangan. Fagundez (31 tahun) yang lebih muda tiga tahun dari Gonzales, tahu bagaimana “melayani” kompatriotnya saat berlaga. Tak heran jika gelar topskorer ISL selalu jadi milik Gonzales selama empat musim beruntun, 2006 hingga 2009.

Gonzales dan Fagundez akhirnya berpisah di pertengahan musim 2009 saat Persik mengalami krisis finansial. Gonzales hijrah ke Persib Bandung dan Fagundez memutuskan menetap di Persik sebelum berganti kostum Persisam Putra Samarinda musim lalu.

Perpisahan inilah yang kemudian dinilai istri Gonzales, Eva Nurida Siregar, sebagai penyebab tak stabilnya performa sang suami dalam dua musim terakhir. Gonzales seperti kehilangan teman sejatinya di lapangan hijau.

“Bisa dibilang mereka soulmate (pasangan sejati). Gonzales sosok yang bandelnya sedangkan Fagundez kebalikannya. Tapi kalau sudah bertemu, mereka seperti anak kecil,” tutur Eva waktu itu.

Kini harapan Gonzales bersanding kembali dengan Fagundez sepertinya akan terbuka, sebab Gonzales mengaku jika rekannya itu kepincut untuk mengikuti jejak Gonzales menjadi warga negara Indonesia melalui naturalisasi. Hal yang kini memang tengah digalakkan betul oleh PSSI dan Badan Tim Nasional (BTN).

“Tentu saja gol ini juga saya persembahkan untuk Ronald Fagundez, sahabat saya,” sahut Gonzales usai mencetak gol kemenangan Indonesia 1-0 atas Filipina di Leg I Semifinal Piala AFF 2010, Kamis (16/12/2010) malam WIB.

“Bukan hanya saya yang ingin menjadi WNI (Warga Negara Indonesia), Fagundez pun sangat berharap bisa dinaturalisasi dan bisa memperkuat timnas nantinya,” sambungnya.

Namun demikian Gonzales belum bisa bersenang hati karena bukan ia memang penentu keputusan naturalisasi Fagundez. Tapi dengan kemampuan Fagundez yang handal sebagai pengatur permainan, bukan tak mungkin melihat kombinasi maut keduanya lagi.

“Tapi saya tidak tahu apakah Fagundez termasuk pemain yang juga akan dinaturalisasi. Semoga saja nasibnya sama dengan saya. Bisa membela negara yang kami banggakan ini,” pinta ayah empat anak itu.

Bagaimana komentar kawan-kawan pengamat bola Indonesia…???

Garuda di Dada Itu Kebanggaan, Jangan Dilucuti


Jersey Timnas

Muncul gugatan terkait penggunaan lambang negara Garuda Pancasila di jersey timnas Indonesia. Sekjen PSSI, Nugraha Besoes menolak mengomentari hal itu dan berkelakar soal penempatannya.

Kemarin munculgugatan terhadap penggunaan lambang Garuda Pancasila di jerseytimnas Indonesia. David Tobing, yang melakukan gugatan, menyebut kalau secara kelaziman internasional yang dicantumkan di baju tim sepakbola adalah logo sponsor, merek kaos dan logo organisasi sepakbolanya.

Ditemui wartawan saat akan masuk Kantor PSSI, Sekretaris Jenderal PSSI Nugraha Besoes, menyebut kalau tuntutan itu tak perlu dikomentari.

“Ah itu tidak usah dikomentari. Sekarang anak-anak lagi perang senjatanya justru dilucuti. Lambang Garuda itu sudah ada sejak tahun 2007. Kenapa baru sekarang dibahas?” seru Nugraha di depan wartawan, Rabu (15/12/2010) siang WIB.

“Ya sekarang biarinlah anak-anak perang dulu, Garuda di dada kiri itukan sebuah kebanggan. Memangnya mau ditaruh di mana lagi (Garudanya)? Memangnya di taruh di bawah?” tuntas Nugraha setengah bercanda.

Mutasi Pelaksana DJKN Desember 2010


Peralatan Yang Mesti Disiapkan Untuk Mutasi

Informasi pemindahan pelaksana DJKN Tahun 2010 sesuai Keputusan Direktur Jenderal Kekayaan Negara Nomor : KEP-23/KN/UP.11/2010 tentang Pemindahan Pegawai Negeri Sipil Di Lingkungan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara

Surat Sekretaris Ditjen Kekayaan Negara, klik disini

Sk Mutasi Pelaksana Desember 2010, klik disini

Download alternatif, bila link download di atas lambat. klik disini

SK Penempatan Prodip Tahun 2009 di DJKN, klik disini

Pembinaan Pengelolaan dan Penatausahaan BMN di KPU Kabupaten Probolinggo


Probolinggo, 2 Desember 2010

kontributor : M. Eko Agus Y.

Acara dibuka oleh komisoner KPU

KPKNL Jember melaksanakan kegiatan pembinaan pengelolaan dan penatausahaan BMN di KPU Kabupaten Probolinggo pada tgl. 2 Desember 2010 yang diikuti 25 peserta yang terdiri dari 5 anggota Komisioner KPU dan 20 staf Sekretariat. Kegiatan tersebut dilaksanakan sesuai permohonan dari KPU Kab. Probolinggo Nomor : 208/Ses.Kab/014.657.8671/XI/2010 tgl. 22 Nopember 2010 (contoh surat, klik disini). Anggota komisioner di dampingi Sekretaris KPU Kab. Probolinggo, Teguh, menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan ini merupakan salah satu upaya dari KPU Kab. Probolinggo untuk melaksanakan tertib pengelolaan BMN.

Sekretaris KPU Kab. Probolinggo selaku Kuasa Pengguna Barang (KPB), Teguh, mengucapkan terima kasih kepada KPKNL Jember yang berkenan melaksanakan pembinaan pengelolaan dan penatausahaan BMN di lingkungan KPU Kab. Probolinggo. Pada kesempatan tersebut, Teguh juga menyampaikan pertimbangan dari dilaksanakannya kegiatan pembinaan tersebut, antara lain :

  1. Kegiatan pengelolaan BMN merupakan hal baru di KPU Kab. Probolinggo dikarenakan pegawai banyak yang berasal dari Pemda;
  2. Opini disclaimer dari BPK untuk Komisi Pemilihan Umum;
  3. Sebagai langkah perbaikan akuntabilitas bidang pengelolaan dan penatausahaan BMN di KPU Kab. Probolinggo.

Kegiatan pembinaan dimulai dengan penyampaian materi pengelolaan BMN oleh pegawai dari KPKNL Jember, M. Eko Agus Y. didampingi oleh Ishari. KPKNL Jember memberikan apresiasi kepada KPU Kab. Probolinggo yang berinisiatif mengajukan permohonan pembinaan kepada KPKNL Jember selaku Pengelola maupun Pembina Barang Millik Negara. Pada kesempatan tersebut disampaikan siklus dari pengelolaan BMN, mulai dari sikluas awalan (perencanaan & penganggaran dan pengadaan), siklus reguler (penggunaan, pengamanan & pemeliharaan, penatausahaan, penghapusan serta pembinaan, pengawasan dan pengendalian), siklus insidentil (pemanfaatan, pemindahtanganan, penilaian dan pemusnahan) sampai dengan siklus ikutan (lelang BMN dan TGR/piutang atas BMN).

Narasumber menyampaikan materi pengelolaan BMN

Anggota komisioner maupun staf KPU Kab. Probolinggo, mengikuti dengan serius materi pengelolaan BMN, hal tersebut terbukti dengan banyaknya pertanyaan terkait pengelolaan BMN (terdapat dua belas pertanyaan). Beberapa pertanyaan diantaranya mengenai : kriteria/indikator dari opini disclaimer dari BPK, proses penganggaran di internal KPU, standar waktu yang dibutuhkan untuk proses pemindahtanganan, sampai dengan proses pinjam pakai antara Pemerintah Daerah dengan KPU Kab. Probolinggo, karena kantor yang ditempati KPU sekarang merupakan aset Pemda. Seluruh pertanyaan  tersebut dijawab dengan terperinci dan berdasarkan ketentuan mengenai pengelolaan BMN oleh narasumber.

Setelah istirahat, kegiatan pembinaan dilanjutkan dengan materi penatausahaan BMN. Pada materi penatausahaan BMN, narasumber terlebih dahulu menyampaikan bussines process dari penatausahaan BMN dengan menggunakan Aplikasi SIMAK BMN maupun Persediaan, sehingga peserta dapat memahami maksud dan tujuan dari penatausahaan BMN. Setelah peserta pembinaan diberi pemahaman atas bussines process tersebut, narasumber memberi latihan dan membahas masalah yang sering terjadi pada penatausahaan BMN menggunakan Aplikasi SIMAK BMN dan Persediaan.

Setelah seluruh materi disampaikan, Sekretaris KPU Kab. Probolinggo, Teguh, pada kesempatan penutupnya menyampaikan terima kasih kepada KPKNL Jember yang diwakili oleh narasumber (Eko dan Ishari) sehingga Anggota Komisioner dan staf KPU Kab. Probolinggo sekarang dapat mengetahui betapa pentingnya pengelolaan dan penatausahaan BMN yang tertib, sehingga mendukung KPU Pusat untuk mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK RI. Selain itu, Teguh juga berharap kegiatan pembinaan ini dapat dilaksanakan secara rutin dan terprogram dengan baik untuk meningkatkan akuntabilitas laporan BMN.

sumber : www.kpknljember.djkn.or.id