Gagal Panen, Pemerintah Siapkan Rp 2,6 juta Per Hektar Untuk Petani


sumber : www.depkeu.go.id

gagal panen
gagal panen

Jakarta, 04/08/2011 MoF (Fiscal) News – Pemerintah menyiapkan dana Rp2,6 juta per hektar bagi para petani apabila mengalami gagal panen atau puso hingga 75%. Demikian disampaikan Menteri Pertanian Suswono saat ditemui di Gedung A.A Maramis Kementerian Keuangan, Jakarta pada Rabu (3/8).

Suswono mengatakan, apabila terjadi puso, pihaknya akan melakukan verikasi terhadap dana tersebut. Setelah itu, akan langsung masuk ke dalam rekening petani. “Saat ini kami masih posisinya tunggu dari daerah setelah klarifikasi, yang jelas dana sudah siap. Begitu sudah diverifikasi kita langsung transfer ke rekening petani. Sehingga tidak ada penyimpangan. Langsung ke rekening petani, mereka yang korban puso ini,” ujarnya. Menurutnya, dengan dana tersebut, petani akan mendapat ganti rugi untuk pupuk, benih dan bantuan biaya pengolahan.

Hal tersebut terkait upaya pemerintah menyiapkan anggaran untuk membantu para petani terhadap kemungkinan gagal panen atau puso. Sebagai antisipasi ketersediaan pangan hingga akhir tahun, pemerintah juga telah mempersiapkan dana sebesar Rp380 miliar. Ia menjelaskan agar dana tersebut dapat terpakai di daerah pertanian yang mengalami serangan hama wereng.

Kendati demikian, Suswono berharap  dana itu tidak terpakai dan tidak ada panen yang gagal. “Ini maksudnya yang sudah kita ambilkan untuk cadangan. Karena Rp380 miliar kita asumsikan selama ini dari time series (tahapan musim tanam) yang ada minimal 100 ribu hektar lahan. Mudah-mudahan tidak terpakai, artinya panen sukses jangan gagal,” ujarnya. (sgd)

SBY Pimpin Rapat Bahas Pengangkatan Tenaga Honorer Jadi PNS


rapat

Jakarta – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memimpin rapat terbatas membahas rancangan peraturan pemerintah tentang pengangkatan tenaga honorer menjadi PNS, serta rancangan peraturan pemerintah tentang pegawai tidak tetap.

“Kedua hal ini merupakan isu yang menjadi perhatian banyak kalangan. Pada periode pemerintahan pertama yang saya pimpin, sesungguhnya telah banyak kita lakukan pengangkatan pegawai negeri yang berasal dari tenaga honorer. Jumlahnya lebih dari satu juta waktu itu,” kata Presiden SBY saat membuka rapat terbatas di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa (2/8/2011).

Pengangkatan pegawai honorer menjadi PNS, menurut SBY, harus dengan persyaratan-persyaratan tertentu agar sistem kepegawaian di Indonesia benar-benar tepat dan baik.

“Dalam perkembangannya kemudian banyak sekali diangkat tenaga-tenaga honorer baru di berbagai daerah. Tentu saja ini kita harus carikan solusinya. Solusi yang mesti kita ambil pertama-tama harus dihitung cermat berapa kebutuhan pegawai negeri ini dalam kegiatan penyelenggara negara tidak hanya di pemerintahan, tapi lembaga-lembaga negara yang lain,” papar SBY.

SBY memaparkan, tidak tepat jika Indonesia memiliki kelebihan PNS. Namun tidak baik juga jika mengalami kekurangan PNS sehingga diharapkan jumlah PNS yang nantinya akan direkrut disesuaikan dengan kebutuhan yang ada.

“Tentu tidak tepat kalau kita memiliki kekurangan pegawai tapi sangat tidak tepatnya kalau kelebihan pegawai. Kalau berlebihan tidak sesuai apa yang akan dilakukan negara dan pemerintah ini,” ujar SBY.

sumber : detiknews

Penerima Alokasi Anggaran Terbesar 2012


Alokasi Dana

Wakil Menteri Keuangan, Anny Ratnawati, secara simbolik menyerahkan Peraturan Menteri Keuangan dan Sistem Aplikasi kepada Kementerian Pertahanan Sebagai Kementerian Negara/Lembaga yang menerima alokasi anggaran terbesar Tahun Anggaran 2012. Penyerahan dilakukan dalam acara Sosialisasi Peraturan Menteri Keuangan Nomor 93/PMK.02/2011 tentang Petunjuk Penyusunan dan Penelaahan RKA-K/L. Acara tersebut dilaksanakan pada 6 Juli 2011, bertempat di Gedung Dhanapala, Kementerian Keuangan.

Pada sektor pertahanan dan keamanan untuk mempercepat realisasi minimum essential force (MEF), anggaran untuk Tahun 2012 mengalami kenaikan terbesar. Alokasi pagu indikatif RAPBN 2012 sebesar Rp 449,2 triliun, tercatat anggaran untuk Kementerian Pertahanan melonjak hingga 29,5% menjadi Rp 61,5 triliun.

Selain Kementerian Pertahanan, penyerahan secara simbolik tersebut juga diberikan kepada Kementerian Pekerjaan Umum sebagai K/L penerima reward terbesar TA 2011, Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagai K/L dengan penyerapan anggaran tertinggi semester I TA 2011 yaitu sebesar 42,5 persen, dan Badan Nasional Penanggulangan Teroris sebagai K/L pendatang baru TA 2012.

sumber : Direktorat Jenderal Anggaran

Ada Fakta Menarik Mengenai Otak Ketika Bersedekah


Otak - Salah Satu Keajaiban Ciptaan Allah

Menurut sebuah penelitian di Amerika Serikat tanpa pandang agama yaitu ketika semua responden diberi sejumlah uang lalu

dicatat aktifitas otak ketika senang menerima uang. Siapa sih yang tidak senang diberi uang?
Para ahli mencatat ada bagian tertentu pada otak yang “menyala” ketika senang menerima uang.

Setelah itu ditanya: uangnya mau dipakai sendiri atau mau didonasikan secara anonim? Responden bebas memilih. Responden yang jawab pakai sendiri uangnya, tidak terjadi apa-apa di otaknya. Tapi hal menakjubkan terjadi pada mereka yang menjawab akan mendonasikan uangnya.

Mereka yang jawab akan mendonasikan uangnya, otaknya kembali “menyala”. Persis di tempat yg sama dengan pada saat mereka senang terima uang.

Kesimpulannya: Sedekah dengan ikhlas memberikan rasa SENANG yg sama dengan ketika menerima uang.

Bisa disimpulkan juga, kesenangan untuk bersedekah (filantropi) berlaku universal.

Jadi jika pada saat tanggal tua seperti sekarang merasa “tidak bahagia” karena kurang/tidak punya uang, BERSEDEKAHLAH. Maka kita akan merasa tanggal muda lagi.

Lalu kata ustadz sedekah bikin kaya, apakah benar? Nah, penelitian neuroecenomics berikutnya menjawab pertanyaan tersebut :
Beberapa penelitian lain meneliti hubungan SENANG dgn KAYA. Ribuan mahasiswa baru ditanya apakah mereka termasuk orang yang bahagia atau tidak bahagia. 15-20 thn kemudian, setelah mahasiswa itu lulus & mulai mapan, ditanya kembali berapa penghasilan mereka sekarang. Ternyata, responden yang dulunya MERASA BAHAGIA kini berpenghasilan rata-rata 31% lebih tinggi daripada yang dulunya MERASA TDK BAHAGIA. 300 karyawan di 3 perusahaan berbeda di Amerika disurvey tentang level bahagia mereka lalu diranking & dicatat penghasilannya masing-masing. 18 bulan kemudian ditanya lagi berapa gajinya.

Ternyata, semakin MERASA BAHAGIA, semakin tinggi juga kenaikan penghasilan mereka. Penelitian lain membuktikan, perusahaan dengan CEO yang periang memiliki kinerja keuangan yang lebih baik daripada CEO yang pemurung.

Terbukti secara ilmiah: SEDEKAH –> BAHAGIA–> KAYA

Maka pesan moralnya adalah : jika kita sulit MERASA bahagia, bahagiakanlah orang lain (sedekah), insya Allah kita akan merasakan bahagia.

Kalau Anda mengejar harta agar bisa bahagia, bersiaplah untuk kecewa. Kalau Anda merasa bahagia dengan apa yang ada, bersiaplah untuk kaya.

source: http://unic77.blogspot.com/2010/07/ada-fakta-menarik-tentang-otak-ketika.html

Standar Biaya Tahun Anggaran 2012


Standar Biaya adalah satuan biaya yang ditetapkan sebagai acuan penghitungan kebutuhan anggaran dalam Rencana Kerja dan
Anggaran Kementerian Negara/Lembaga, baik berupa Standar Biaya Masukan maupun Standar Biaya Keluaran.
Berikut, beberapa standar biaya yang mengalami perubahan pada T.A. 2012 :
  • Honorarium Pengelola SAI (SIMAK BMN dan SAKPA).
  • Uang Makan Rp 25.000 (gol I/II), Rp 27.000 (gol. III) dan Rp 29.000 (gol IV).
  • Uang harian Perjadin, berdasarkan tingkat golongan masing-masing.

Selengkapnya, download PMK 84 Tahun 2011 tentang Standar Biaya Tahun Anggaran 2012 disini

Semoga bermanfaat

Persiba Bantul Juara Divisi Utama


Divisi Utama

Persiba Bantul berhasil tampil sebagai juara Divisi Utama Liga Indonesia setelah mengandaskan Persiraja Banda Aceh. Baik Persiba maupun Persiraja dipastikan promosi ke Liga Super Indonesia (ISL).

Dalam partai final Divisi Utama yang berlangsung di Stadion Manahan, Solo, Rabu (25/5/2011), Persiba menang 1-0 berkat gol semata wayang yang dicetak Wahyu Wijiastanto pada menit terakhir babak pertama.

Dengan hasil ini, maka Persiba berhak menyandang gelar juara Divisi Utama dan mendapat hadiah uang tunai Rp 500 juta. Sedangkan Persiraja memperoleh hadiah uang Rp 350 juta.

Kegembiraan kian lengkap buat Persiba karena Wahyu dinobatkan sebagai Pemain Terbaik dan striker andalannya, Fortune Udo, menjadi top skorer berkat torehan 36 golnya.

Baik Persiba maupun Persiraja berhak lolos ke ISL musim depan. Mereka akan ditemani oleh Mitra Kutai Kartanegara (Mitra Kukar) yang di pertandingan perebutan tempat ketiga menundukkan Persidafon Dafonsoro 2-1.

Mitra Kukar unggul cepat berkat gol Rully Padengke di menit kedua sebelum Persidafon menyamakan kedudukan lewat Ernest Jeremiah di menit 43. Gol kemenangan Mitra Kukar dicetak Franco Hitta di menit 69.

Kekalahan ini membuat Persidafon harus menjalani play-off promosi degradasi menghadapi tim peringkat ke-15 alias paling buncit di ISL.

selamat untuk bantul dan suporternya. semoga ISL tahun depan semakin profesional dengan pengurus PSSI yang pro bola, bukan pro lainnya (politik, dkk-nya)