Direktorat PKN Lakukan Uji Penilaian SDA Hayati


Direktorat Penilaian Kekayaan Negara (PKN), Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) melakukan uji penilaian Sumber Daya Alam (SDA) berupa hutan konservasi dataran rendah pada tanggal 12-18 Juli 2010  di wilayah Taman Nasional Ujung Kulon, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.

Kegiatan uji penilaian SDA ini merupakan salah satu bentuk aplikasi dari Buku Pedoman Penilaian SDA sekaligus sebagai upaya peningkatan capacity building penilai DJKN, khususnya untuk penilaian sumber daya alam hutan. Dalam kegiatan ini, tim penilai DJKN melakukan kunjungan pada lokasi hutan primer dan sekunder serta beberapa pulau yang memiliki hutan bakau dan hutan pantai yang terdapat pada wilayah Taman Nasional Ujung Kulon guna melakukan pengamatan dan penghitungan flora dan fauna, pengumpulan data biaya perjalanan dan nilai manfaat hidrologis serta memperoleh  data  yang  terkait  dalam rangka mencari Total Economic Value (TEV) hutan (direct use value, indirect use value, option value, existence value, dan bequest value).

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Dari kegiatan uji penilaian ini, tim penilai mendapatkan data-data antara lain: gambaran umum mengenai hutan konservasi dan taman nasional, sejarah konservasi dan perlindungan badak bercula satu oleh Kementerian Kehutanan. Selain itu juga diperoleh penjelasan mengenai perluasan kawasan Taman Nasional dengan mengkonversi lahan Perhutani menjadi zona penyangga, peta kawasan, dan kendala-kendala yang dihadapi Taman Nasional Ujung Kulon selama ini, baik dari aspek teknis maupun non teknis serta kegiatan pemberdayaan masyarakat yang telah dilaksanakan.

Tim penilai membuat beberapa plot sampling dalam hutan untuk melakukan pengamatan vegetasi hutan hujan dataran rendah, hutan pantai dan hutan bakau serta melakukan pengamatan satwa seperti burung, rusa, babi hutan, monyet dan reptil/biawak. Selain itu, tim penilai juga menyusuri Sungai Cigenter dengan menggunakan perahu canoe untuk melakukan pengamatan flora dan fauna seperti reptil/buaya, ular phiton, burung, badak bercula satu sebagai ikon Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK). Tim penilai juga melakukan pengamatan fauna seperti banteng dan burung merak di padang penggembalaan Cidaun.

Disamping melakukan uji penilaian, Direktorat PKN juga melakukan diskusi dan pendalaman materi dengan narasumber ahli bidang kehutanan, Ichsan Suwandhi dan Sofiatin, dengan topik bahasan ”Pendekatan TEV dalam Penilaian SDA Hutan”. Hasil dari kegiatan lapangan uji penilaian sumber daya alam ini, selanjutnya akan digunakan Direktorat PKN sebagai bahan simulasi penilaian sumber daya alam hutan Taman Nasional Ujung Kulon.

sumber : www.djkn.depkeu.go.id

Iklan
  1. #1 by ichsan suwandhi on 24 Januari 2011 - 9:09 pm

    salam hijau lestari…
    wah senang sekali kami dipercaya oleh DJKN Kemenkeu untuk menjadi narasumber dalam kegiatan uji penilaian sumberdaya hutan… semoga dengan berbagai keterbatasan yang kami miliki dapat memberikan manfaat dalam menilai sumberdaya alam kita terutama sumberdaya hutan
    special thanks to mas eko yang telah mempublish informasi ini….
    wassalam
    Ichsan & Sofiatin

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: