Archive for category Lelang

Usulkan Peningkatan PNBP PL II dan Upaya Pencegahan Fraud Lelang


SURABAYA – Direktur Jenderal Kekayaan Negara Isa Rachmatarwata melakukan kunjungan ke Kantor Wilayah DJKN Jawa Timur (12/10). Isa menyampaikan beberapa arahan kepada jajaran Kanwil DJKN Surabaya terkait strategi kerja dalam meraih capaian yang optimal. Tahun 2019 target kinerja memang tinggi dengan tujuan supaya jajaran DJKN merubah cara bekerja, tanpa perubahan DJKN akan dilihat sebagai instansi yang biasa-biasa saja. DJKN harus menunjukkan dan melakukan perubahan kearah capaian yang luar biasa.

Pada kesempatan tanya jawab, Eko dari Bidang Lelang menyampaikan usulan terkait peningkatan Penerimaan Negara Bukan Pajak dari pelaksanaan lelang. Pada target PNBP Tahun 2019 ini yang sekitar 71 Milyar, kurang lebih 8% dari Pejabat Lelang Kelas II atau sebesar 5,6 Milyar, Eko mengusulkan untuk peningkatan PNBP dari Pejabat Lelang Kelas II dapat dengan cara memberi kesempatan kepada PL Kelas II untuk melaksanakan lelang nya melalui portal lelang.go.id. Dimana saat ini portal lelang.go.id telah mendapatkan kepercayaan di masyarakat dan memudahkan masyarakat dalam mengikuti lelang. Tentunya, Pejabat Lelang Kelas II dapat dikenakan PNBP apabila diperbolehkan melaksanakan lelangnya di lelang.go.id.

Selain itu, terkait informasi dari Direktur Jenderal Kekayaan Negara bahwa Inspektorat Jenderal mulai membaca potensi fraud yang dilakukan oleh KPKNL, Eko mengusulkan agar Kanwil DJKN selaku superintenden diberi tools untuk mengawasi pelaksanaan lelang pada portal lelang.go.id.

sumber berita dan foto: klik disini

Tinggalkan komentar

Petunjuk Mengikuti Lelang Melalui Internet


Direktorat Jenderal Kekayaan Negara sebagai Unit Eselon I di Kementerian Keuangan yang mempunyai tugas menyelenggarakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang lelang telah meluncurkan Portal Lelang Indonesia dengan domain lelang.go.id pada Kamis, 15 November 2018 di Gedung Dhanapala Kementerian Keuangan, beritanya klik disini.

 

Lelang melalui internet dapat digunakan untuk :

  1. Lelang eksekusi
  2. Lelang noneksekusi wajib
  3. Lelang noneksekusi sukarela

 

Penawaran lelang melalui internet terdiri dari :

  1. Penawaran tertutup (clossed bidding) : penawaran yang disampaikan peserta lelang yang hanya dapat diketahui oleh peserta lelang lainnya setelah daftar penawaran lelang dibuka oleh Pejabat Lelang.
  2. Penawaran terbuka (open bidding) : Penawaran yang disampaikan oleh peserta lelang yang dapat diketahui oleh peserta lelang lainnya yang telah menyampaikan penawaran.

 

Berikut cara mengikuti lelang internet melalui Portal Lelang Indonesia dengan domain lelang.go.id, sebagai berikut :

 

Buka Portal Lelang Indonesia dengan domain lelang.go.id, bila belum memiliki akun, klik daftar pada menu Daftar pada bagian kanan atas.

Lelang_1

Silahkan lengkapi form pendaftaran pada halaman tersebut, input : nama, alamat email, nomor handphone, dan password untuk login.

Lelang_1a

Setelah melengkapi form pendaftaran, anda akan mendapat pemberitahuan berhasil melakukan pendaftaran. Selanjutnya buka email yang anda daftarkan untuk melakukan aktivasi.

Lelang_2

Selanjutnya lakukan aktivasi dengan klik : Aktivasi Akun Saya.

Lelang_3

Setelah proses aktivasi, lakukan login pada Portal Lelang Indonesia dengan domain lelang.go.id dengan email dan password yang telah di daftarkan.

Lelang_4

Setelah berhasil login, anda akan masuk ke halaman utama / beranda.

Lelang_5

Sebelum mengikuti proses lelang, anda diminta untuk melengkapi persyaratan lelang terlebih dahulu, antara lain : KTP, Rekening Bank dan NPWP.

Lelang_6

Lengkapi data KTP anda dengan mengisi formulir : Kantor Pemeriksa KTP (pilih KPKNL terdekat dengan kota anda) dan input data lainnya sesuai data berikut :

Lelang_8

Lakukan simpan dan upload file KTP milik anda yang telah di scan/foto.

Lelang_9

Berikutnya input rekening Bank yang anda miliki. Rekening ini nanti juga berguna untuk pengembalian uang jaminan lelang apabila anda tidak ditetapkan sebagai pemenang. Jadi pastikan tidak ada kesalahan nomor rekening yang anda daftarkan.

Lelang_11

Lakukan perekaman nomor NPWP dan upload file NPWP milik anda yang telah di scan / foto.

Lelang_12

Proses selanjutnya, anda menunggu proses verifikasi dari KPKNL atas KTP dan NPWP yang telah anda daftarkan dan upload.  Pantau status verifikasi KTP dan NPWP pada menu Persyaratan Lelang.

Lelang_15

Status KTP telah terverifikasi

Lelang_16

Status NPWP telah terverifikasi

Anda telah siap mengikuti proses lelang, dengan memilih kategori objek lelang yang anda butuhkan pada menu Kategori, antara lain : Tanah, Rumah, Ruko, Pabrik, Mobil, Motor dan kategori lainnya.

Lelang_17

Contoh proses mengikuti lelang Barang Milik Negara berupa kendaraan dinas Roda 4, Isuzu Panther Tahun 2004 Nopol : AB 1639 UA

Lelang_18

Pastikan membaca syarat dan tata cara pelelangan yang ada di bagian bawah halaman lelang, setelah memahami syarat dan tata caranya, proses selanjutnya adalah klik menu Ikuti Lelang

Lelang_19.jpg

Berikutnya masuk ke halaman konfirmasi Mengikuti Lelang. Pastikan data telah terisi dengan benar, terutama Rekening Pengembalian.

Lelang_20

Bila telah benar, centang menu : Saya berkehendak untuk mengikuti lelang serta telah membaca dan menyetujui syarat dan ketentuan lelang ini. Klik tombol menu : Ikut Lelang Ini

Lelang_21

Langkah berikutnya, anda melakukan penyetoran uang jaminan menggunakan virtual account (VA). VA tersebut dapat anda setor melalui berbagai cara ke Bank, melalui : Teller, ATM maupun mobile banking.

Lelang_22

Pada halaman Status Lelang, pastikan anda memahami informasi Data Lot Lelang. Seperti : Cara Penawaran : Tanpa Kehadiran (closed bidding), Batas penerimaan uang jaminan dan batas akhir penawaran yang harus anda ikuti.

Perbedaan cara penawaran closed bidding dan open bidding adalah :

  • Closed bidding : anda dapat melakukan penawaran sejak uang jaminan telah terverifikasi sampai dengan batas akhir penawaran, dan dapat melakukan penawaran lebih dari sekali.
  • Open bidding : anda dapat melakukan penawaran setelah penawaran dibuka sampai dengan batas akhir penawaran. Penawaran dengan harga naik-naik sampai dengan batas akhir penawaran yang ditentukan.

Lelang_23

Selanjutnya apabila anda sebagai pemenang, maka di halaman Status Lelang, akan muncul pemberitahuan : SELESAI (Menang). Lakukan pelunasan dari harga lelang maksimal 5 (lima) hari kerja sejak pelaksanaan lelang.

Lelang_24

Setelah melakukan pelunasan, silahkan datang ke KPKNL pelaksana Lelang dengan membawa bukti identitas, bukti pelunasan serta bukti lainnya yang dipersyaratkan untuk meminta Kutipan Risalah Lelang untuk keperluan proses balik nama maupun proses selanjutnya sesuai kebutuhan anda.

Selain melalui web, anda dapat mengikuti proses lelang melalui android dengan terlebih dahulu install aplikasi di smartphone pada alamat : https://play.google.com/store/apps/details?id=go.id.lelang
Petunjuk Ikut Lelang Internet dapat di unduh di : http://bit.ly/IkutLelang

Semoga bermanfaat

M. Eko Agus Y.

 

1 Komentar

Petunjuk Pembuatan Billing PNBP untuk Pejabat Lelang Kelas II


Berdasarkan PP Nomor 3 Tahun 2018 tentang Jenis dan Tarif Atas PNBP Yang Berlaku Pada Kementerian Keuangan dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 175 Tahun 2010 dan perubahannya PMK Nomor 159 Tahun 2013 tentang Pejabat Lelang Kelas II. Pejabat Lelang Kelas II mempunyai kewajiban untuk menyetorkan bea lelang yang dilaksanakan atas permintaan penjual/pemilik barang.

Untuk melaksanakan penyetoran PNBP Bea Lelang Pembeli, diperlukan billing atau bukti pembuatan tagihan PNBP. Petunjuk pembuatan tagihan PNBP menggunakan SIMPONI (Sistem Informasi Penerimaan Negara Bukan Pajak Online) sebagai berikut :

  1. Daftar di laman : simponi.kemenkeu.go.id Input data pribadi anda sesuai kolom yang dimintaSimponi_1
  2. Input data Kementerian/Lembaga : Kementerian Keuangan, Ditjen Kekayaan Negara dan Kanwil DJKN Jawa Timur (sesuaikan dengan lokasi Kanwil DJKN dimana Pejabat Lelang Kelas II berada). Serta input username dan password yang akan digunakan untuk login pada simponi.kemenkeu.go.idSimponi_2
  3. Setelah melakukan pendaftaran dan mendapatkan email aktivasi registrasi, klik URL yang tercantum pada emailSimponi_13
  4. Login pada laman : simponi.kemenkeu.go.id dengan menggunakan user dan password yang telah anda daftarkan sebelumnya.Simponi_3
  5. Setelah berhasil login, akan muncul halaman utama seperti gambar berikut. Klik menu Billingsimponi_4.jpg
  6. Selanjutnya pilih menu Kementerian/Lembagasimponi_5.jpg
  7. Sampai dengan muncul halaman Pembuatan Billing K/L sebagai berikut :Simponi_6Simponi_7
  8. Selanjutnya pilih Kelompok PNBP : Fungsional, mata uang : IDR. Pada kolom detil pembayaran, klik pada kolom jenis penerimaan muncul jenis penerimaan pada Kementerian Keuangan. Pilih : Jenis dan tarif atas jenis PNBP yang berlaku pada Kementerian Keuangan dengan klik tanda (+) pada menu dimaksud, selanjutnya klik Direktorat Jenderal Kekayaan Negara, klik Bea Lelang Pembeli, klik Lelang Non Eksekusi Sukarela yang dilaksanakan oleh Pejabat Lelang Kelas II di luar kawasan Berikat/Gudang Berikat, pilih objek lelang : barang tidak bergerak atau barang bergerak, seperti gambar berikut :Simponi_8
  9. Input nama wajib bayar (silahkan isi nama penjual/pemilik barang), input jumlah rupiah bea lelang yang akan disetor dan berikan keterangan (misal : Bea Lelang Pembeli lelang tanggal 14 Juni 2019) seperti gambar berikut :simponi_9.jpg
  10. Setelah semua data dipastikan benar, klik simpan sampai dengan muncul pesan : Apakah Pembuatan Data Pembayaran ini akan diproses ? Klik : YaSimponi_10
  11. Pastikan data pembayaran telah berhasi disimpanSimponi_11
  1. Selanjutnya klik cetak untuk menampilkan Bukti Pembuatan Tagihan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) seperti contoh berikut :BILLING_KL_3_001
  2. Bawa Kode Biliing tersebut ke bank terdekat yang dapat melakukan penyetoran PNBP sesuai kode billing yang telah didapat melalui SIMPONI.

Petunjuk Pembuatan Billing PNBP dapat di unduh di : http://bit.ly/PetunjukSimponi

Semoga bermanfaat

M. Eko Agus Y.

1 Komentar

%d blogger menyukai ini: