Perbandingan BlackBerry vs Android


sumber : klik disini

Sepertinya sich belum ada rencana, tapi siapa tau dapet “rejeki” :), berikut perbandingan-nya :

Push Email Pribadi (non-korporat)
Fitur yang paling dicari oleh pengguna smartphone adalah kemampuan push email. Android dan BlackBerry mempunyai kemampuan Push Email secara native. Tetapi untuk Push Email Yahoo!, android harus di-install aplikasi Yahoo! Mail yang bisa diunduh di Android Market. Sedangkan untuk BlackBerry, konfigurasi email bisa dilakukan melalui satu aplikasi yaitu “Email Settings” dan email Yahoo! pun didukung oleh BlackBerry tanpa harus install aplikasi tambahan. BlackBerry wins.
Skor : BlackBerry (1) – (0) Android

Push Email Korporat
Saya hanya membandingkan email yang menggunakan Microsoft Exchange Server saja, karena selama ini di kantor menggunakan Microsoft Exchange Server. Android secara native sudah bisa push email Microsoft Exchange Server dan hampir realtime (push) dan BlackBerry pun sudah bisa push email korporat. Tetapi untuk BlackBerry harus ikut layanan BES (BlackBerry Enterprise Service) dan email server perusahaan harus memasang aplikasi BES di servernya sebagai “agent”. Hal ini berarti tambahan biaya untuk perusahaan dan karyawan karena biaya BES lebih mahal dari BIS. Android wins.

Skor : BlackBerry (1) – (1) Android

Biaya Data Service
Smartphone tanpa layanan data sama saja seperti dumbphone, haha. Bagi pengguna BlackBerry diharuskan untuk langganan layanan BIS / BES. Kita tidak bahas BES karena selain mahal, BES juga membutuhkan biaya tambahan bagi perusahaan untuk memasang perangkat BES di servernya. Agar BlackBerry bisa digunakan maksimal (Wifi, Internet, Chat, dan Email), pengguna BlackBerry harus mengeluarkan biaya dari Rp 69.000 sampai Rp 100an ribu (maaf tidak update harga BIS hehe). Pengguna Android ada dua pilihan, bagi yang punya pulsa banyak dan tidak fakir pulsa bisa menggunakan layanan data biasa (per KB atau per menit) dari masing-masing operator tetapi bagi yang pulsa terbatas dan ingin menggunakan layanan data unlimited bisa menggunakan Unlimited Data Plan dari operator. Harga bervariasi tergantung operatornya. Saya menggunakan harga Rp 99.000 per bulan (unlimited). Draw.
Skor : BlackBerry (2) – (2) Android

Sinkronisasi Kontak dan Kalender
Sudah tidak jamannya lagi kita punya banyak kontak atau kalender di banyak device. Sekarang jamannya cloud computing, jadi cukup satu kontak untuk semua device. Android menyimpan kontak yang kita tambah, ubah, dan hapus di email Gmail kita kecuali kontak korporat (tersimpan di Exchange Server sesuai akun email outlook kita). Sehingga bila kita ganti device android, kita tidak perlu backup semua kontak ke PC/Laptop. Semua kontak di device android yang baru akan otomatis ter-sinkronisasi di device baru. BlackBerry mengharuskan kita secara berkala melakukan sinkronisasi melalui BlackBerry Desktop Software (dulu BlackBerry Desktop Manager) menggunakan perantara Microsoft Outlook. Bila kita ganti handset BlackBerry, kita harus melakukan sinkronisasi manual.

Apa yang terjadi kalau kita lupa backup / sinkronisasi kontak dan tiba-tiba BlackBerry kita rusak, hilang, atau ganti ? Bye-bye teman. Android wins.
Skor : BlackBerry (2) – (3) Android

Social Network
Hari gini gak punya twitter, facebook, dan foursquare ? gak apa apa sih haha. Android dan BlackBerry punya semua aplikasi social networking. Jadi untuk kategori ini, hasilnya seri alias Draw.
Skor : BlackBerry (3) – (4) Android.

Text Chatting
Yahoo! Messenger, Google Talk, Nimbuzz, you name it ! semua ada untuk Android dan BlackBerry. BlackBerry Messenger ? BlackBerry tanpa BlackBerry Messenger rasanya seperti pesan Burger King Whooper Up-sized tapi gak pake daging. Android Messenger ? never heard of. BlackBerry wins.
Skor : BlackBerry (4) – (4) Android.

Video Chatting
Beberapa device Android sudah ada kamera depan, jadi bisa melakukan Video Chatting menggunakan Yahoo! Messenger di Android atau menggunakan fitur bawaan Android. Kamera depan di BlackBerry ? udah ada belum ya ? setahu saya sih belum ada :)
Android wins.
Skor : BlackBerry (4) – (5) Android.

Web Browsing
Kenyamanan berselancar web itu relatif. Tapi menurut saya, lebih nyaman menggunakan browser bawaan Android. Kalau di BlackBerry sering mengalami tampilan website tidak tampil sempurna dan JavaScript tidak jalan sebagaimana mestinya. Android wins.
Skor : BlackBerry (4) – (6) Android.

Menulis
Kali ini saya akui kalau BlackBerry masih unggul dalam hal menulis. Masih lebih nyaman dengan qwerty keypad daripada touchscreen. Cuma masalah kebiasaan saja. BlackBerry wins.
Skor : BlackBerry (5) – (6) Android.

Keamanan Data
Keluarnya data sensitif seperti data kartu kredit, kontak, alamat, email, dan sebagainya sepertinya lebih aman di BlackBerry. Karena (katanya) RIM menggunakan enkripsi MIL-SPEC alias standar militer amerika yang sudah di sertifikasi oleh Pentagon, sehingga kecil kemungkinan untuk menyadap data yang ada di BlackBerry dan karena BlackBerry menggunakan jalur sendiri maka data bisa lebih terisolasi. Sedangkan Android hanya menggunakan jalur internet biasa, walaupun beberapa aplikasi menggunakan SSL (Secure Socket Layer) tapi tidak menjamin keamanan data yang Anda kirim melalui internet. Apalagi Android menggunakan banyak background service yang mengirimkan data secara periodik. Untuk soal keamanan data, saya rasa hal ini relatif tergantung kebiasaan penggunanya. Jadi kita kasih nilai seri ya. Draw.
Skor : BlackBerry (6) – (7) Android.

Multitasking
Buka aplikasi tapi harus tutup aplikasi sebelumnya ? so last decade banget deh haha. BlackBerry dan Android support multitasking tetapi setelah saya dokumentasi teknis BlackBerry OS dan Android OS, saya menilai kalau Android lebih unggul dalam hal multitasking.

Penjelasan singkatnya begini, bila kita buka 6 aplikasi di BlackBerry. Enam aplikasi tersebut akan memakai blok memory (RAM) BlackBerry. Kemudian bila kita buka satu aplikasi satu lagi, aplikasi terakhir tersebut akan memakai blok memory (RAM) yang masih tersisa. Muat atau tidak muat itu urusan belakangan, yang penting aplikasi yang ke-7 harus masuk memory. Hasilnya adalah “jam pasir” keluar di layar. Jadi ada 2 state di dalam proses BlackBerry OS, running atau tidak-running.

Android melakukan hal yang hampir sama dengan BlackBerry (karena konsep dasar Sistem Operasi seperti itu) tetapi dengan cara yang lebih “pintar” dalam alokasi dan manajemen memori (RAM). Jika 6 aplikasi berjalan secara bersamaan, kemudian ada aplikasi ke-7 yang dijalankan sedangkan memori (RAM) sudah tidak muat, yang dilakukan Android adalah “me-mati suri-kan sementara” aplikasi yang menggunakan resource dan memori besar ke dalam “cache” sehingga aplikasi ke-7 bisa masuk ke memori. Seandainya ada aplikasi ke-8 yang dijalankan, maka Android akan melakukan hal yang sama supaya aplikasi ke-8 bisa dijalankan. Seolah-olah ada 8 aplikasi yang jalan, tetapi 2 aplikasi sedang dalam kondisi “mati suri” didalam cache. Seandainya Anda membuka aplikasi yang sedang “mati suri” tersebut, maka proses yang sama akan dijalankan dengan “me-mati suri-kan sementara” aplikasi ke dalam cache. Sehingga secara teoritis, Android tidak ada batasan multitasking. Batasannya hanya kemampuan prosesor dan ruang di memory (RAM) dan disk Anda

more info about Android Memory Management click here
Untuk hal ini, Android wins.
Skor : BlackBerry (6) – (8) Android.

Tethering
Android dan BlackBerry bisa digunakan sebagai tether device. Tether dan modem beda konsep. Kalau modem, Android atau BlackBerry dijadikan alat yang tersambung ke PC/Laptop untuk terkoneksi ke internet dengan konfigurasi dan connection point dari PC/Laptop (dial number dari PC/Laptop). Tether adalah PC/Laptop/Device tanpa konfigurasi (dial) terhubung ke internet melalui Android atau BlackBerry. Jadi Android atau BlackBerry sebagai connection point-nya (access point). Android bisa melakukan tether (USB/Wifi) secara native untuk Android Froyo. Untuk Android sebelum Froyo bisa menggunakan aplikasi tambahan yang bisa di download di Android Market. Untuk BlackBerry, saat ini yang bisa melakukan tethering adalah BlackBerry keluaran operator Smartfren saja. Untuk operator lainnya hanya bisa menggunakan BlackBerry sebagai USB/Bluetooth modem dan biaya data diluar biaya langganan BIS. Android wins.
Skor : BlackBerry (6) – (9) Android.

Media streaming (Youtube, Radio, Video, dsb)
BlackBerry bisa untuk buka youtube dan stream video yang ada di Youtube, tetapi setahu saya di Indonesia belum ada layanan BIS yang include data streaming (Youtube, Radio, dsb). Untuk streaming kita dikenakan biaya diluar BIS. Video di Youtube berjalan sempurna di Android tanpa harus kena biaya data tambahan (bila menggunakan unlimited data plan).Android wins.
Skor : BlackBerry (6) – (10) Android.

Integrated Inbox
untuk urusan ini, BlackBerry berhasil menyatukan semua informasi (Facebook, SMS, email, twitter, Yahoo!Messenger, Google Talk, dsb) di dalam satu inbox. Android harus mengalah dalam hal ini (kecuali menggunakan aplikasi 3rd party)
Skor : BlackBerry (7) – (10) Android.

Saatnya kesimpulan. Berdasarkan skor yang ada, Android mengalahkan BlackBerry dengan skor 10 lawan 7. Jadi, Android lebih baik dari BlackBerry ? Anda yang memutuskan. Sekali lagi, saya bukan Android fanboy atau saya pembenci BlackBerry. Saya hanya menggunakan perangkat yang tepat untuk kebutuhan saya

44 Tahun, Jadi Dirjen Bea dan Cukai


Dirjen Bea Cukai

Menteri Keuangan Agus Martowardojo menunjuk Agung Kuswandono sebagai Direktur Jenderal Bea Cukai yang baru, menggantikan Thomas Sugijata yang akan memasuki masa pensiun. Senin (25/4) sore ini rencananya Agus akan melantik Agung.

Usianya masih tergolong muda, 44 tahun. Namun, sederet langkah fenomenal telah dilakukan pria kelahiran Banyuwangi, Jawa Timur ini. Langkahnya tak kenal kompromi, meski harus berhadapan dengan atasan. Wakil Presiden sekalipun.

Pada Maret 2007, saat menjabat Kepala Bea-Cukai  Bandara Soekarno-Hatta publik terhenyak oleh langkah Agung. Ia memerintahkan penyegelan 12 helikopter bekas milik PT Air Transport Services karena perusahaan milik Bukaka ini belum menyertakan sertifikat kelayakan dan izin Bea Cukai. Jusuf Kalla yang saat itu menjabat sebagai Wakil Presiden pun sempat marah.

Tapi, lantaran jaminan kepabeanan Rp 9 miliar tak kunjung cair, heli yang digunakan oleh Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi itu tetap dibeslah. Berikut profil singkat Agung Kuswandono:

Nama : Agung Kuswandono

Lahir : Banyuwangi, 29 Maret 1967

Karier:

Kepala Bea-Cukai Soekarno-Hatta (Januari-Mei 2007)

Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea-Cukai Tanjung Priok (Mei 2007-2008)

Pejabat Direktur Teknis Kepabeanan ( Februari 2008-2010)

Direktur Fasilitas Kepabeanan (Maret 2010-2011)

Pendidikan:

Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor (1985-1990)

Universitas Colorado, Amerika Serikat (1995-1997)

Kekayaan tercatat tahun 2007: Rp 896,8 juta juta dan US$ 1.000

Gebrakan Agung:

Maret 2007 : Menyita 12 helikopter milik PT Air Transport Services milik Bukaka-perusahaan kepunyaan Wakil Presiden Jusuf Kalla-di Bandara Soekarno-Hatta.

Akhir Maret 2007 : Membeslah peti kemas berisi 36 ribu pasang sepatu merek Yonex milik PT Nagasakti Paramashoes Industry, kepunyaan Siti Hartati Murdaya, yang keluar dari kawasan berikat tanpa izin.

Pada 10 Agustus 2007: Bersama polisi menyita 8 kapal pengangkut kru pengeboran minyak lepas pantai yang tidak memiliki surat izin impor.

Akhir Oktober 2007: Menggagalkan masuknya 395 ribu tabung gas impor tak berizin dari Cina di Pelabuhan Tanjung Priok.

11 November 2007: Menahan tiga sedan supermewah-Ferrari, Lamborghini, dan Rolls-Royce-berdokumen palsu senilai miliaran rupiah di Pelabuhan Tanjung Priok.

Berita Duka


sumber : www.kpknljember.djkn.or.id
Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un (انّا للہ و انّا الیہ راجعون). Telah meninggal dunia, pada hari Minggu tgl. 17 April 2011 pukul 01.30 WIB, salah satu pegawai KPKNL Surabaya, Bapak Maliaji, S.Sos, NIP 19640425 198503 1 002.

Kami segenap keluarga besar KPKNL Jember turut berduka cita sedalam-dalamnya, semoga amal ibadah semasa hidup, diterima disisiNya, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan. Aminnnnn…..

WISATA MACET, LUMAJANG – SURABAYA


Beberapa waktu yang lalu, saya dan anak-anak berkesempatan ke Surabaya untuk nengok mamanya yang lagi pendidikan di Surabaya. Berangkat jam 1 siang dari Lumajang disertai dengan hujan deras sampai di wonorejo. Setelah melewati wonorejo, jalanan kering tapi sudah mulai padat dengan kendaraan besar (truk/bus), kendaraan pribadi, dan tidak ketinggalan “rayap” jalanan saat ini… yaa… sepeda motor. Kenapa rayap jalanan? Gini… saat ini perbandingan kendaraan roda empat dengan roda dua 1:5 yang ada di jalanan. So… sepeda motor seperti rayap yang berbaris memanjang.

Perjalanan berikutnya sudah mulai diberi pertunjukan wisata macet, daerah antara Klakah – Ranuyoso (Lumajang) jalan sedikit menanjak, truk yang mengangkut “emas hitam”-nya Lumajang, Pasir Gunung Semeru, berjalan melambat… + hanya sekitar 10 km/jam. Belum lagi macet di daerah pasar Ranuyoso, yang sepertinya tidak bisa dihilangkan, karena sudah bertahun-tahun daerah tersebut merupakan daerah macet. Kenapa tidak bisa hilang? Di Ranuyoso terdapat pasar buah (pisang, kelapa, dan buah hasil alam lainnya khas Ranuyoso), di pasar tersebut, penjual dan pembeli lebih “senang” berdagang di jalan, padahal di dalam pasar, kosong melompong. Alhasil, jalan pun macet…cet…cet…

Setelah melewati pasar Ranuyoso, kita memasuki perbatasan Kab. Probolinggo, dari perbatasan sampai dengan jorongan, jalan relatif lancar, karena banyak jalan lurus. Paling sedikit macet di daerah pabrik kertas leces sampai pasar leces. Rute berikutnya jorongan sampai daerah terminal Kota Probolinggo, kendaraan roda empat maksimal 60 km/jam memacu kendaraannya, disamping jalan berkelok, juga jalan agak sempit, ditambah lagi masih adanya kekhawatiran banjir lahar dingin sisa dari erupsi Gunung Bromo beberapa bulan ini. Yaaa….. disepanjang rute jorongan – terminal tersebut terdapat sungai yang hulu-nya ada di Gn. Bromo, bila di atas hujan, maka dipastikan air sungai akan meluber sampai di jalan. Memang pada saat kami berangkat, Probolinggo sepertinya cerah, tapi pada saat kami kembali ke Lumajang beberapa hari kemudian, kekhawatiran itu terbukti. Air sungai meluap sampai ke jalan, untungnya masih bisa dilewati.

Masih berlanjut dengan wisata macet…. (ppppfffffiiiiiuuuhhhh). Berikutnya rute Kota Probolinggo – Kota Pasuruan, merupakan rute terparah dalam perjalanan ini. Bayangkan (coba dibayangkan) sepanjang jalan tersebut, jalannya rusak parah, ada daerah banjir (kalo di Jakarta disebut genangan), plus saling serobot antar pengemudi yang tidak tertib. Titik terparah kemacetan ada di daerah Tongas, Probolinggo dan Ngopak, Pasuruan, panjang antrian di dua lokasi tersebut bisa mencapai 3 kilometer bro… dijamin kaki kram, karena sering injak pedal kopling, gas, rem, kopling, gas, rem……

Cukupkah wisata macetnya??? Woi belum lah… rute berikutnya Kota Pasuruan – Bangil, rute ini biasanya hanya ramai lancar, tidak sampai macet. Rute parah macet berikutnya ada di Gempol – Porong, apalagi dengan diperbaikinya viaduk Gempol, maka kendaraan yang mau ke Surabaya harus memutar terlebih dahulu ke Apollo melewati Japanan. Kesimpulannya…??? Yaaa… sekarang rute Lumajang (dan sekitarnya) ke Surabaya merupakan wisata macet, jarak tempuh Lumajang – Surabaya adalah 180 Km. Dulu sebelum ada masalah lumpur di Porong, Lmj-Sby bisa ditempuh dengan waktu 3 jam. Tapi sekarang? Dengan banyaknya jalan yang rusak dan masalah lumpur, sekarang harus ditempuh dengan waktu + 5 jam.

Sudah saatnya pemerintah, baik pusat maupun daerah segera bertindak mengatasi masalah-masalah transportasi tersebut, pastinya, masalah transportasi tersebut jelas berpengaruh ke ekonomi di daerah sekitar tapal kuda, termasuk harus nambah biaya bulanan pijit (karna kaki kram). Menurut kabar, jalan arteri Porong akan selesai pada bulan September 2011, mudah-mudahan bisa sedikit mengurai kemacetan yang terjadi setiap hari di Porong. Untuk rute Probolinggo – Pasuruan, memang sepertinya sudah ada tindakan perbaikan, sudah mulai ada mobilisasi kendaraan berat untuk perbaikan jalan, dipastikan sampai akhir tahun, rute Lumajang – Surabaya masih diwarnai dengan wisata macet. Mudah-mudahan masalah ini segera teratasi. Amin.

 

 

Skenario Khadafy


lihat bodyguardnya

KEBERHASILAN pasukan pendukung Moammar Khadafy merebut kembali Misrata memberikan gambaran bahwa 10 hari gempuran udara koalisi pimpinan NATO gagal melumpuhkan pasukan pendukung pemimpin Libya itu. Dengan kata lain, tidak mudah menundukkan pasukan Khadafy atau serangan udara yang dilakukan koalisi selama ini masih belum cukup, masih belum mematikan.

Memang sudah banyak mesin perang pasukan Khadafy yang hancur. Namun, menurut citra satelit, Khadafy masih memiliki 20 barak pasukan lengkap dengan tank dan senjata artileri. Kedua puluh barak itu ada di sepanjang pantai Laut Tengah (The New York Times, 29/3).

Henry Boyd, seorang analis militer dari International Institute for Strategic Studies di London, menambahkan, dari sekitar 50.000 tentara yang ada, Khadafy hanya memercayai dua milisi, yang seluruhnya berjumlah sekitar 10.000 personel.

Kedua milisi itu adalah Brigade Ke-32 yang sangat loyal kepada Khamis—salah seorang anak Khadafy yang beberapa hari silam diberitakan tewas—dan Resimen Kesembilan, yang di bawah komando anaknya yang lain, Muatassim. Kedua milisi ini beranggotakan orang-orang dari suku Warfalla, Margaha, dan Qaddafa.

Masih menurut Henry Boyd, sebagian besar milisi itu ada di sekitar Tripoli, ”untuk melindungi Khadafy dari ancaman internal dan bukannya eksternal”. Mereka yang ada di sekitar Khadafy adalah orang-orang satu suku.

Kekhawatiran akan ada ”pembelotan” memang sudah muncul. Khadafy masih mencatat peristiwa tahun 1986. Saat itu salah seorang sepupunya, yang jadi komandan militer, berbeda pendapat, menentang Khadafy. Masalah selesai setelah jasad sang sepupu ditemukan di luar pintu gerbang kompleks Khadafy di Tripoli. Tahun 1993, ada usaha kudeta yang dilakukan para perwira dari suku Warfalla dan Qaddafa. Gagal.

Kemungkinan adanya ”pembelotan” itu menjadi salah satu skenario yang akan mengakhiri rezim Khadafy. Gerald F Seib dalam artikelnya di The Wall Street Journal (29/3) menambahkan, ada tiga skenario lagi. Pertama, meningkatnya tekanan dari luar. Pertemuan para pemimpin dan diplomat dari 40 negara di London hari Selasa lalu adalah salah satu bentuk peningkatan tekanan. Mereka bersepakat untuk menyiapkan pemerintahan dalam pengasingan yang akan mengambil alih pemerintahan Khadafy. Selain itu, juga peningkatan serangan udara untuk melemahkan legitimasi Khadafy.

Kedua, memecah Libya menjadi dua: Libya barat dengan Tripoli sebagai ibu kotanya dan Libya timur dengan Benghazi sebagai ibu kotanya. Ini akhir yang tragis. Ketiga, Khadafy dan anak-anaknya menunggu sampai Barat (koalisi) tak begitu tertarik lagi kepada Libya. Lalu mereka menggempur lagi pasukan oposisi. Bagi Khadafy, tak masalah Libya ada di bawah zona larangan terbang. Saddam Hussein pernah mengalami hal yang sama dan tidak apa-apa.

Semua itu hanyalah skenario, reka-rekaan yang bisa kejadian dan bisa juga meleset. Pemimpin Libya yang saat ini berusia 68 tahun itu sudah mengalami tujuh presiden AS, yang ketika ia mulai berkuasa barangkali Barack Obama masih mahasiswa.

Namun, perlu diingat, Resolusi DK PBB Nomor 1973 tidak memberikan mandat penyingkiran Khadafy, tetapi hanya untuk melindungi rakyat sipil dari serangan tentara Khadafy. Itu saja!!

 

Dirjen Perbendaharaan Takut Digantung Menkeu


Dirjen Perbendaharaan

Dirjen Perbendaharaan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Agus Suprianto akan serius menerapkan pemotongan Pagu bagi Kementerian dan Lembaga (K/L) yang penyerapannya masih lemah.

Agus menjelaskan, akan ada dua langkah yang diambil guna memaksimalkan penyerapan yang dilakukan K/L.

“Pertama, Kita panggil, kita ingatkan belanja modal itu penting karena menjadi kontribusi pertumbuhan ekonomi, meningkatkan lapangan pekerjaan, untuk pembangunan infrastruktur, dan lain-lain,” ujar dia kala dihubungi di Jakarta, Selasa (29/3/2011).

Selanjutnya Agus menjelaskan, dirinya juga mengingatkan jika tahun ini sudah diterapkan sistem reward and punishment. Oleh karena itu, dia dengan tegas mengatakan jika memang penyerapannya rendah maka pemotongan pagu sudah pasti dihibahkan pada K/L tersebut.

“Kalau bapak enggak serius, akan ada pengurangan pagu di tahun berikutnya, kami punya kewajiban untuk mengingatkan. Sambil mendengarkan kendala-kendalanya yang masih dalam tahap persiapan,” tuturnya.

Dia mengakui, pada Februari terlalu dini untuk belanja modal. Namun kewajiban sudah jadi sebuah kewajiban untuk mengingatkan. Untuk Maret ini dia menjelaskan memang ada peningkatan walaupun belum bagus.

“Memang kalau berbicara kontrak terminal pertama, anggaran bisa ditagih kalau progres (proyek) fisik 20 persen. Jadi wajar kuartal I belum ada tagihan,” ujarnya.

Menurutnya semua program ini harus dijalankannya jika dia tidak ingin mendapat hukuman dari Menteri Keuangan. “Sebab kalau enggak jalan nanti saya bisa digantung Pak Menteri,” kelakarnya.

Sertijab Pejabat Eselon II, Pelantikan Ketua PUPN Cabang dan Penandatangan Kontrak Kinerja


Sumber : www.djkn.depkeu.go.id

Dirjen KN

Direktur Jenderal Kekayaan Negara Hadiyanto melantik sekaligus mengambil sumpah Ketua Panitia Urusan Piutang Negara (PUPN) cabang yang baru di Gedung Syafruddin Prawiranegara Kantor Pusat Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), Jakarta.

Adapun nama-nama Ketua PUPN cabang yang dilantik serta diambil sumpahnya sebagai berikut:

1.      Ketua PUPN Cabang Sumatra Utara M. Djalalain

2.      Ketua PUPN Cabang Riau Tri Intiaswati

3.      Ketua PUPN Cabang Lampung A.T Hasbullah

4.      Ketua PUPN Cabang Banten Mustafa Bin Husein

5.      Ketua PUPN Cabang DKI Jakarta Aminah

6.      Ketua PUPN Cabang Jawa Barat Edy Susianto

7.      Ketua PUPN Cabang Jawa Timur Lalu Hendry Yujana

8.      Ketua PUPN Cabang Kalimantan Barat Nur Purnomo

9.      Ketua PUPN Cabang Kalimantan Selatan Suhadi

10.   Ketua PUPN Cabang Kalimantan Timur Sapto Mintarto

11.   Ketua PUPN Cabang Sulawesi Utara Tavianto Noegroho

Acara penandatangan naskah pelantikan ini dilakukan secara simbolis oleh Kepala Kanwil X DJKN Surabaya Lalu Hendry Yujana dan Dirjen Kekayaan Negara Hadiyanto dengan saksi Sekretaris DJKN Agus Rijanto Sedjati dan Direktur Piutang Negara dan Kekayaan Negara Lain-lain Soepomo.

Sebelum pelantikan Ketua PUPN cabang, dilakukan Serah Terima Jabatan (Sertijab) pejabat eselon II yang lama kepada pejabat eselon II yang baru.

1.      Sekretaris DJKN

Lalu Hendry Yujana kepada Agus Rijanto Sedjati

2.      Direktur Hukum dan Humas

Agus Rijanto Sedjati kepada Purnama T. Sianturi

3.      Direktur Pengelolaan Kekayaan Negara dan Sistem Informasi

Agus Rijanto Sedjati kepada Susiadi Prayitno

Pardiman kepada Susiadi Prayitno

Arif Baharudin kepada Susiadi Prayitno

4.      DIrektur Piutang Negara dan Kekayaan Negara Lain-lain

Susiadi Prayitno kepada Soepomo

5.      Direktur Barang Milik Negara

Arif Baharudin kepada Pardiman

6.      Direktur Penilaian

Arif Baharudin kepada Ida Bagus Aditya Jayaantara

7.      Tenaga Pengkaji Harmonisasi Kebijakan

Purnama T. Sianturi kepada Teguh Wiyono

8.      Tenaga Pengkaji Restrukturisasi. Privatisasi dan Efektifitas Kekayaan Negara Dipisahkan

Teguh Wiyono kepada Nuning S.R Wulandari

9.      Kepala Kanwil II Medan

Nur Purnomo kepada M. Jalalain

10.   Kepala Kanwil III Pekanbaru

Mustafa Husein kepada Tri Intiaswati

11.   Kepala Kanwil V Bandar Lampung

Tri Intiaswati kepada A.T Hasbullah

12.   Kepala Kanwil VI Serang

Edy Susianto kepada Mustafa Husein

13.   Kepala Kanwil VII Jakarta

A.T Hasbullah kepada Aminah

14.   Kepala Kanwil VIII Bandung

Aminah kepada Edy Susianto

15.   Kepala Kanwil XII Banjarmasin

Sapto Mintarto kepada Suhadi

16.   Kepala Kanwil XIII Samarinda

Suhadi kepada Sapto Mintarto

17.   Kepala Kanwil XIV Denpasar

M. Jalalain kepada Irawan selaku PLT Kakanwil Denpasar

Selain itu juga dilakukan penandatangan kontrak kinerja oleh Seluruh Pejabat Eselon II DJKN baik Direktur, Tenaga Pengkaji maupun Kepala Kantor Wilayah seluruh Indonesia disaksikan oleh Direktur Jenderal Kekayaan Negara Hadiyanto.

Dalam arahannya, Dirjen menegaskan bahwa mutasi, promosi dan rotasi adalah sesuatu hal yang biasa karena prinsip mutasi adalah membentuk pola kerja yang lebih produktif untuk mewujudkan core values DJKN yakni integrity. commitment, and sincerity.

Berdasarkan capaian kinerja DJKN tahun 2010, hasil capaian DJKN cukup menggembirakan karena mencapai 112 %. “Ini merupakan bukti bahwa kitra telah bekerja secara maksimal.” ujarnya. Kerja keras ini, lanjutnya, merupakan kerja keras dari seluruh jajaran DJKN, sehingga tidak ada yang lebih besar maupun lebih kecil kontribusinya terhadap keberhasilan ini karena semua sesuai proporsinya masing-masing.

Dirjen menegaskan bahwa leadership itu penting. Ibaratnya, seseorang yang jago mengemudi tapi tidak tidak mempunyai keberanian untuk melaju dengan cepat berarti sama saja tidak ada gunanya. Selain itu, Dirjen juga menyoroti tentang percepatan penyelesaian piutang negara yang harus selesai tahun 2014, pengelolaan Barang Milik Negara (BMN), Kekayaan Negara yang Dipisahkan (KND), sistem informasi dan pentingnya hubungan masyarakat dan stakeholder bagi DJKN.

Menteri Keuangan Lantik Eselon II DJKN Maret 2011


Pelantikan Eselon II DJKN Maret 2011

Menteri Keuangan (Menkeu), pada hari ini (18/03/2011) bertempat di Aula Djuanda Gedung Djuanda I Kementerian Keuangan , melantik 20 pejabat eselon II di lingkungan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara. Para pejabat yang dilantik pada hari ini adalah :

 

selengkapnya, klik disini

Penyesuaian Gaji Pokok PNS, TNI dan Polri Tahun 2011


Gaji Bulanan

 

Penyesuaian Besaran Gaji Pokok Pegawai Negeri Sipil, Anggota Tentara Nasional Indonesia, dan Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2011 dan Surat Edaran Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor : SE-09/PB/2011, informasi selengkapnya klik disini untuk download daftar gaji yang telah disesuaikan.