4 Lomba Pada 17 Agustus Beserta Maknanya


sumber : klik disini

1. Lomba makan kerupuk

lomba kerupukKerupuk terikat pada seutas tali, dan digantung yang tingginya di atas mulut peserta lomba. Aturan main, kedua tangan tidak boleh memegang tali/kerupuk, untuk itu kedua tangan disembunyikan di belakang pinggang. Hebohnya, tali gantungan kerap berayun akibat tarikan dari peserta lain.

Permainan ini mengajarkan kepada kita, di jaman penjajahan dulu rakyat mengalami kesulitan sandang, pangan dan papan. Untuk makan yang paling sederhana sekali pun mengalami kesulitan, akibat hasil panen penduduk diambil paksa oleh penguasa. Akibatnya, banyak rakyat yang kurang gizi bahkan mati kelaparan.

2. Lomba balap karung

lomba karung
Pemain masuk ke dalam karung, kemudian dengan lari dengan cara meloncat. Tidak jarang
pemain terjatuh berguling-guling. Karung ini mengingatkan pada saat dijajah oleh Jepang.
Sebagian besar rakyat mengalami penderitaan sangat berat, karena bahan pakaian sengaja
tidak didistribusikan sehingga yang tertinggal hanyalah karung goni bekas.Kain yang berserat kasar tersebut menimbulkan gatal-gatal di kulit karena sebagai sarang kutu.
Filosofi menginjak-injak karung, kita meninggalkan pakaian yang sangat tidak pantas pakai
tersebut. Ada makna lain dari balap karung yaitu betapa sulitnya berlari ketika kedua kaki
terkungkung di dalam karung. Seperti kungkungan penjajah terhadap kebebasan rakyat untuk
kemajuan bangsa Indonesia.


3. Lomba tarik tambang

lomba tambang
Makna dari permainan ini bahwa persatuan sebagai modal utama untuk mengalahkan
penjajah/lawan. Permainan ini juga mengajarkan bagaimana membentuk tim yang kompak
dalam menyusun strategi yang tepat untuk dapat menarik tambang dengan mantap..


Lomba panjat pinang.

4. Lomba Panjat Pinang
lomba pinangBiasanya lomba ini digelar sebagai puncak acara dari aneka perlombaan. Lomba ini sering
membuat tawa geli penonton. Pemanjat yang sudah mencapai ketinggian tertentu harus
kembali merosot ke bawah. Mereka berusaha berkali-kali menggapai hadiah di ujung tiang
batang pinang berlumur oli dan minyak.Untuk mencapai puncak, mereka harus bekerja sama saling bahu-membahu. Filosofi
permainan ini adalah kebersamaan komponen bangsa untuk meraih kemerdekaan.
Iklan
  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: