Sikap Santun Pria yang Dianggap Kuno


Perempuan tidak butuh lagi dibukakan pintu mobilnya. Yang penting bensinnya diongkosin!

Dulu, pria harus menarikkan kursi saat bersantap, membayari ongkos makan ketika kencan, membukakan pintu mobil untuk pasangannya, atau berjalan di sisi luar ketika di jalanan.

Sekarang, hal-hal seperti ini ternyata tidak dianggap penting lagi bagi kaum perempuan. Mereka (mungkin di antaranya Anda) lebih suka jika pasangannya rajin mengirim SMS dan membantu menaruh kantong sampah di bak sampah luar rumah. Atau kata Jennifer Aniston pada Ben Afflect dalam filmHe’s Just Not That Into You: “Mau memungut rambut-rambutku yang rontok dan tersangkut di lubang kamar mandi, lalu membuangnya ke tempat sampah.”

Menurut survei Austin Reed, perusahaan pakaian pria dan wanita di Inggris, kombinasi dari gaya hidup yang serbasibuk dan teknologi modern telah mengubah persepsi perempuan mengenai perilaku pria yang menyenangkan. Sesuai dengan situasi dan kebutuhannya saat itu, perempuan lebih suka jika pasangannya membawakan teh saat pagi hari, atau merawat ketika mereka sedang sakit. Kemampuan memasak dan memahami ketika perempuan sedang PMS juga merupakan karakter penting yang diperlukan dari pria modern.

Satu dari 10 perempuan (dari 3.000 perempuan yang disurvei) menghendaki pasangannya mengirimkan SMS berisi pesan romantis kepada istri atau kekasihnya secara rutin, dan satu dari 20 perempuan menginginkan pasangannya mengungkapkan rasa cintanya melalui wall post di Facebook. Aih…!

Di lain pihak, lebih dari dua pertiga perempuan mengatakan bahwa pria yang sering SMS-an saat lagi berdua dengan pasangannya adalah perilaku yang kurang sopan. Ada pula nilai-nilai tradisional yang masih dipegang oleh para perempuan ini, yaitu bahwa pria seharusnya membawakan tas yang berat dan menggandeng tangan pasangannya.

Sebanyak 56 persen perempuan mengatakan bahwa pria seharusnya tidak menyebut-nyebut nama mantannya lagi, dan tiga perempat perempuan menganggap bahwa pria seharusnya memakai kemeja yang disetrika rapi setiap hari, khususnya untuk bekerja. Pria yang masih membawa saputangan juga menjadi pilihan 16 persen perempuan.

“Konsep seorang gentleman sebenarnya bukannya sudah usang, atau tidak diperlukan lagi,” tutur juru bicara dariretailer ini. “Menjadi gentleman tetap dapat diterapkan dalam masyarakat kita sekarang ini, dan ini adalah konsep menghargai diri Anda dan anggota masyarakat lainnya.”

Sikap sensitif, penuh perhatian, bergaya, dan berdandan rapi, dianggap sebagai faktor-faktor penting yang perlu “dilestarikan”. Namun dalam masyarakat modern sekarang ini, perilaku yang santun pasti akan berubah. Anda ingin tahu hal-hal apa saja yang diharapkan wanita dari pria saat ini?

Dulu: Membuka dan menutup pintu mobil
Sekarang: Mengisikan bensin untuk mobil Anda

Dulu: Membayari makan
Sekarang: Memasakkan setidaknya satu hidangan yang lezat

Dulu: Menarik kursi ketika Anda akan duduk
Sekarang: Membawakan kantong sampah keluar rumah

Dulu: Meminta seorang perempuan untuk berdansa
Sekarang: Menangis tanpa ditutupi

Dulu: Membawakan tas pasangan
Sekarang: Mengisikan lagu-lagu favorit ke iPod Anda

Dulu: Berjalan di sisi luar ketika di jalan raya
Sekarang: Merawat ketika Anda sakit atau teler

Dulu: Mengajak Anda kencan pertama
Sekarang: Membawakan teh ke tempat tidur Anda setiap pagi

Dulu: Membeli kartu dan hadiah secara teratur
Sekarang: Mengirimkan SMS romantis secara rutin

Bagaimana dengan Anda? Sikap seperti apa yang Anda kehendaki dari pasangan?

Air Garam untuk Mencegah Gejala Flu


Usai berhujan-hujan, kondisi tubuh mulai menurun Coba berkumur air garam.

Cuaca tidak menentu seperti sekarang: kadang sangat panas, sebentar kemudian hujan deras, seringkali memengaruhi kondisi tubuh kita. Anda sudah melakukan berbagai hal untuk mengantisipasi datangnya flu, seperti istirahat yang cukup, makan yang sehat, banyak minum air putih, dan rutin berolahraga. Namun, tanda-tanda flu tetap saja muncul, dari tenggorokan mulai perih, bersin-bersin, hingga badan meriang.

Kalau sudah begini, apa yang bisa kita lakukan?

Para ahli belum lama ini mengungkapkan resep tradisional lain yang mungkin Anda lupakan: berkumur dengan air garam. Cara ini sebenarnya sudah dilakukan sejak berpuluh tahun lalu, dan tidak hanya mampu meringankan gejala flu, tetapi juga membantu mencegahnya.

“Larutan garam bisa menarik kelebihan cairan dari jaringan yang meradang di tenggorokan, sehingga membuatnya tidak begitu sakit,” papar Dr Philip T. Hagen, pemimpin redaksiMayo Clinic Book of Home Remedies yang akan terbit Oktober ini, seperti dikutip harian The New York Times.

Berkumur juga akan mengencerkan lendir yang kental, yang bisa menghilangkan iritasi seperti alergen, bakteri, dan jamur, dari tenggorokan. Selain itu, menurut penelitian yang diterbitkan di The American Journal of Preventive Medicine, orang yang berkumur dengan air garam secara rutin juga akan mengalami penurunan infeksi saluran pernafasan bagian atas sebesar 40 persen (dibandingkan dengan yang tidak berkumur).

Untuk mulai menerapkan kebiasaan ini, coba tuangkan setengah sendok teh garam ke dalam air hangat, dalam gelas berukuran sedang. Setelah itu, berkumurlah selama beberapa detik.

7 Makanan yang Tak Perlu Disimpan di Kulkas


Mentega, saus tomat, mayones, dan kecap, tidak perlu dimasukkan ke kulkas

Usai berbelanja bulanan, Anda mungkin cenderung akan memasukkan bahan makanan di dalam lemari pendingin. Tujuan kita menyimpan makanan di kulkas kan, untuk mempertahankan kesegarannya. Namun ternyata ada beberapa jenis makanan yang sebenarnya tidak perlu disimpan di lemari es. Tomat, misalnya, akan berkurang cita rasanya bila dimasukkan ke dalam kulkas. Berikut adalah jenis makanan yang tetap aman dikonsumsi tanpa didinginkan:

1. Mentega
Anda tidak perlu memasukkan mentega ke dalam lemari pendingin apabila Anda tinggal di daerah yang tidak terlalu panas. Tetapi bila Anda tinggal di kota yang cukup “hangat”, dan terbiasa sarapan roti dengan olesan mentega, taruh saja mentega di lemari makan atau di meja makan. Anda tidak ingin repot mencairkan mentega beku setiap hari, kan?

2. Saus tomat
Di supermarket, saus tomat tidak diletakkan di area makanan yang didinginkan, seperti susu, yogurt, atau es krim. Saus tomat diletakkan di rak biasa tempat menyimpan berbagai penyedap masakan. Jadi, untuk apa menyimpan saus tomat di lemari pendingin?

3. Daun kemangi dan seledri
Memang ada jenis tanaman penyedap yang harus didinginkan, seperti daun ketumbar. Tetapi daun kemangi dan seledri tidak perlu, karena jika disimpan di kulkas justru bisa cepat layu.

4. Mayones
Mayones bukan produk olahan susu, jadi Anda tidak perlu memperlakukannya seperti susu atau yogurt. Telur yang ada dalam kandungan mayones pun dipasteurisasi, yang artinya juga tidak memerlukan pendinginan. Tentu saja, beberapa orang mungkin tidak menyukai mayones yang disimpan dengan suhu ruangan. Jadi terserah Anda saja, akan menyimpannya di mana.

5. Selai kacang
Sama seperti mentega, selai kacang tak perlu didinginkan. Anda dapat menyimpannya dalam lemari makan yang tidak akan membuatnya beku atau setidaknya sulit untuk dioleskan ke roti dengan cepat.

6. Saus ikan
Daging ikan jelas perlu disimpan dalam lemari pendingin, apalagi jika Anda tidak akan langsung mengolahnya. Namun saus ikan tidak perlu Anda simpan dalam kulkas untuk mempertahankan aroma dan rasa ikannya. Begitu juga dengan kecap; tinggalkan saja di lemari makan atau di meja makan.

7. Selai
Segala sesuatu yang sudah dibersihkan atau disegel di dalam toples memang dirancang untuk disimpan dalam suhu ruangan. Sebab, bahan makanan ini sudah diberi bahan pengawet.