Berbagi Tugas Rumah Tangga dengan Anak


ANAK berusia balita umumnya belum mengerti soal tanggung jawab kemandirian di keluarga. Karena itu, menyuruhnya mengerjakan pekerjaan rumah tangga memang tidak mudah. Bagaimana mengasahnya?

Pekerjaan rumah seperti tidak ada habisnya. Apalagi bila tak ada pembantu di rumah. Sudah pasti Anda akan sibuk dibuatnya. Tetapi sungguh miris ketika melihat anak Anda yang masih berusia 5 tahun malah menyaksikan acara TV kegemarannya sejak tadi. Anak yang lebih besar terlihat sibuk ber-SMS ria, atau bahkan anak remaja Anda sedang asyik menonton postingan video baru di Youtube.

Menyikat toilet mungkin bukan pemikiran mereka saat itu. Dan apakah mereka juga peduli berapa banyak lapisan debu yang telah menempel di meja dan lemari? Menyuruh anak Anda, apalagi yang masih balita untuk mengerjakan pekerjaan rumah tangga memang susah-susah gampang. Padahal, usia seperti ini sebenarnya bisa menjalani sejumlah tugas yang mudah untuk sekadar membantu Anda.

Memang tidak harus dengan berteriak atau marah-marah yang justru membuat anak makin malas. Ada cara-cara yang tepat untuk itu. Anggap saja ini bagian dari sikap maupun pendekaptan kita kepada buah hati. Karena, sejumlah pakar anak setuju bahwa mengerjakan tugas rumah tangga sangat baik untuk perkembangan anak kelak.

Seperti yang diungkapkan seorang ahli perkembangan anak dan penulis buku Jim Fay yang setuju dengan pentingnya anak untuk mengerjakan pekerjaan rumah tangga. Alasannya, di samping kedekatan secara fisik dan emosional, cinta dan kasih sayang, juga untuk menjaga kebugaran tubuh. Semua itu diperlukan bagi mereka karena termasuk kebutuhan dasar manusia.

“Jika anak Anda tidak pernah bergerak sama sekali, maka kebutuhan dasar dia tidak akan terpenuhi,” kata Fay, yang juga perangkum filosofi pengasuhan anak di situs loveandlogic.com.

“Anak-anak perlu merasa seolah-olah menjadi gigi penggerak di sebuah roda. Mereka tidak akan merasa seperti itu jika mereka tidak mengerjakan tugas rumah dan memberikan kontribusi kepada keluarga,” lanjutnya.

Dalam bukunya, Raising Compassionate, Courageous Children in a Violent World, Janice Cohn PhD mengutip penelitian yang menunjukkan bahwa membantu tugas orang lain tidak hanya membantu seseorang meningkatkan harga diri, namun juga mengembangkan keterampilan akademik dan sosial. Di samping itu juga mengurangi risiko depresi dan gangguan kecemasan.

Elizabeth Pantley, penulis delapan buku tentang mengasuhan, termasuk yang berjudul Kid Cooperation: How to Stop Yelling, Nagging, and Pleading and Get Kids to Cooperate, mengidentifikasi banyak lagi manfaat saat anak-anak melakukan pekerjaan rumah tangga.

Di antaranya, cara terbaik untuk membangun rasa kompetensi, membantu anak memahami apa yang perlu dilakukan untuk menjalankan rumah tangga kelak, membangun kebiasaan dan sikap yang baik tentang pekerjaan, mengajarkan keterampilan di dunia nyata, pelajaran berharga tentang kehidupan, serta meringankan transisi anak ke masa dewasa.

Menurut Roger W Mclntire PhD, penulis Raising Kids Good in Tough Times, seorang anak sebenarnya telah memiliki beberapa tanggung jawab yang harus dikerjakannya. “Nantinya saat mereka sudah menginjak bangku perguruan tinggi, Anda tidak perlu mengeluarkan ocehan setiap tiga jam sekali di tangga asrama,” katanya.

Seorang profesor psikologi selama 32 tahun di University of Maryland, Amerika Serikat, Mclntire, menyaksikan sendiri secara langsung bagaimana kurangnya tanggung jawab seorang anak bisa memengaruhi perilaku mereka saat menjadi mahasiswa. Sebagai dekan, salah satu tugasnya adalah mewawancarai siswa yang telah memutuskan untuk meninggalkan kuliah (dropout).

Ternyata, diketahui mereka yang tinggal di rumah dan semua biaya kuliah dibayar oleh orangtua adalah salah satu kelompok yang berisiko paling tinggi untuk dropout. Mclntire berpendapat bahwa mereka tidak ada ruginya putus kuliah. Bagi mereka, pepatah “tidak ada yang berani, tidak akan mendapat hasilnya,” tampaknya berubah menjadi “tidak ada investasi, tidak akan ada yang hilang.”

Selama ini banyak kesalah-pahaman terkait meminta anak mengerjakan tugas rumah tangga. Mungkin banyak dari Anda yang mencoba menyuruh anak, tetapi kebanyakan ditolak daripada yang dijalankan. Atau bahkan Anda telah yakin apakah anak Anda  telah siap untuk menjalankan tugas rumah tangga. Anda sebaiknya dapat belajar dari kesalahan orangtua lain.

Mclntire menuturkan, orang tua jangan bersikeras mendapatkan kesempurnaan pada awal anak mengerjakan tugas. Anda dapat langsung menghentikannya melakukan pekerjaan rumah tangga apabila dia sudah merasa kesulitan. Atau mengambil alih pekerjaan ketika misalnya bintik kotor masih tertinggal pada cermin atau gelas di meja makan.

Sebenarnya, terang dia, anak-anak dapat melakukan banyak tugas di usia dini. Misalnya membawa pakaian kotor ke binatu atau membersihkan piring dan meja setelah makan malam.

sumber : klik disini

Harga Sembako Melambung, Omzet Pedagang Anjlok


DEPOK – Para pedagang kebutuhan pokok di seluruh pasar tradisional di Depok terus mengeluhkan kenaikan harga yang sudah terjadi hampir selama satu bulan. Hal itu berdampak pada daya beli masyarakat yang turun dan sepinya pembeli di pasar dalam tiga hari terakhir.

Salah satunya pedagang sayur mayor di Pasar Agung Sukmajaya Depok, Surip menuturkan, akibat kenaikan harga sembako ini, sudah sejak seminggu lalu para pedagang lebih cepat menutup dagangannya dari hari-hari biasa.

Selain itu, kata Surip, sejak melonjaknya harga sembako di sejumlah pasar tradisional, omzet penjualannya jauh menurun.

“Kalau harga kebutuhan dapur seperti cabai, bawang, sayur-mayur dan telur ayam sejak beberapa hari ini sedikit mulai turun. Namun, pembeli tetap saja masih sepi akibatnya banyak pedagang lebih cepat menutup dagangannya. Kalau sebelumnya, saya berdagang sampai pukul 16.00 WIB tapi sekarang pukul 13.00 WIB sudah tutup,” ujarnya di saat ditemui di Depok, Senin (19/7/10).

Hal yang sama dilontarkan pedagang lainnya, Amin (38), di mana konsumen mulai mengurangi bahan-bahan kebutuhan pokok yang dibelinya. Amin mencontohkan, semula konsumen membeli cabai merah keriting dan cabai rawit hijau rata-rata 1 kg, kini berkurang menjadi 0,5 kg.

“Kami justru heran, persediaan cukup tapi harga pembelian naik. Apakah mungkin ada permainan spekulan dalam permainan harga,” tanya Amin.

Sementara itu, harga beras kualitas bagus di Depok saat ini juga sudah mulai melonjak. Beras karungan berisi 23 kg merek Rojolele naik menjadi Rp215 ribu per karung dari Rp185 ribu. Sedangkan beras jenis Ramos kini Rp200 ribu per karung dari Rp175 ribu.

“Kenaikan harga beras di pasaran, justru mengurangi pendapatan kami. Harga beras ini diperkirakan akan naik lagi menjelang puasa bulan Agustus mendatang,” tutur Reza pedagang di Pasar Cisalak Cimanggis, Depok.(ade)

sumber : klik disini

Cegah Human Error, PT KA Kirim Awak ke Pesantren


JOGJA – PT Kereta Api (KA) punya cara unik untuk mencegah terulangnya kecelakaan KA seperti yang terjadi di Wilangan, Madiun. Mereka memasukkan seluruh awak KA secara bertahap ke Pesantren Raudhatuh Fatehah, Plered, Bantul.

“Kami ingin meningkatkan kemampuan seluruh awak dari sisi mental. Baik masinis, kondektur, maupun awak operasional lain. Kami kira, jika secara agama dan psikis baik, keselamatan, ketepatan waktu, dan kenyamanan penumpang tercapai,” kata Vice President (VP) Pengendalian Operasi dan Evaluasi KA Ahmad Marzuki kemarin (14/7) di Kantor Daerah Operasional (Daops) VI DIJ.

Diungkapkan oleh Marzuki, menurut catatan internal PT KA, faktor human error menempati peringkat tertinggi penyebab kecelakaan. Jika dibandingkan dengan faktor lain, seperti technical error, peluang kecelakaan gara-garahuman error 90 persen. Apalagi, dua faktor itu sama-sama error, peluang kecelakaan lebih besar.

Pada pelatihan mental tersebut, PT KA berharap kerja sama dan kekompakan semua awak semakin kuat. Awak KA tidak lagi berjalan sendiri-sendiri.

Selain itu, setelah dipesantrenkan tiga hari, emosi awak KA diharapkan makin stabil. Masinis tak lagi menonjolkan ego. “Karena KA mengutamakan ketepatan waktu, kecepatan menjadi perhatian utama. Jika kapan harus cepat dan lambat tidak dikelola dengan baik, berbahaya,” tegasnya.

Pelatihan yang dimulai kemarin itu merupakan tahap pertama dengan peserta 40 orang. Nanti seluruh awak operasional KA yang berjumlah 2.000 orang mendapatkan pelatihan mental tersebut. “Kami sesuaikan dengan jadwal petugas agar pengoperasian KA tetap lancar,” ungkap dia.

Marzuki menerangkan, dengan tekanan dan risiko kerja yang besar, awak perjalanan KA sangat membutuhkanrefreshing. Untuk menyegarkan pikiran dan hati awak itu pula, PT KA memilih pondok pesantren sebagai alternatif.

Menurut Eko Budiyanto, Humas PT KA Daops VI, kemampuan masinis dan awak lain sebenarnya sangat layak. Sebab, sebelum terjun ke lapangan, mereka mendapatkan pendidikan khusus. Hanya mental mereka yang belum tersentuh dengan baik. “Jadi, kalau terjadi human error, penyebabnya cenderung emosi, bukan skill,” terangnya.

sumber : klik disini

Para Raja “Penguasa” Harta


Gaji Bulanan

RAJA Thailand Bhumibol Adulyadej adalah raja terkaya nomor satu di dunia. Pada 2009, majalah Forbes mencatat kekayaan raja sebesar USD30 miliar.

Kemudian urutan kedua ditempati Raja Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah dengan kekayaan USD20 Miliar (Juni 2009). Presiden Uni Emirat Arab (UEA) Khalifa bin Zayed al-Nahayan berada di urutan ketiga dengan kekayaan USD18 miliar (Juni 2009). Raja Arab Saudi Abdullah di peringkat keempat dengan kekayaan USD17 miliar (Juni 2009). Peringkat kelima ditempati PM UEA Mohammed bin Rashid al- Maktoum dengan kekayaan sebesar USD12 miliar (Juni 2009). Urutan keenam ditempati PM Italia Silvio Berlusconi dengan kekayaan sebesar USD6,5 miliar (Maret 2009).

Peringkat ketujuh ditempati Pangeran Liechtenstein Hans Adam II dengan kekayaan USD3,5 miliar (Juni 2009). Emir Qatar Hamad bin Khalifa al-Thani di urutan kedelapan dengan kekayaan USD2 miliar (Juni 2009). Presiden Pakistan Asif Ali Zardari juga di urutan kedelapan dengan kekayaan USD1,8 miliar (2009). Pangeran Monako Albert II di peringkat kesembilan dengan jumlah kekayaan sebesar USD1 miliar (Juni 2009). Lalu peringkat ke-10 ditempati Presiden Cile Sebastian Pinera dengan kekayaan USD1 miliar (Maret 2009).

Sebagaimana dilaporkan Forbes( 21/12/2009), Sultan Oman Qaboos bin Said al-Said yang memiliki kekayaan USD700 juta (Juni 2009) menduduki peringkat ke-11. Presiden Equatorial Guinea Teodoro Obiang Nguema Mbasogo yang memiliki kekayaan USD600 juta berada di urutan ke-12. Ratu Inggris Elizabeth II dengan kekayaan USD450 juta (Juni 2009) di urutan ke-13. Emir Kuwait Sabah al-Ahmad al-Jaber al-Sabah berada di peringkat ke-14 dengan kekayaan USD400 juta (Juni 2009). Ratu Belanda Beatrix I yang memiliki kekayaan USD200 juta berada di peringkat ke-15. Raja Swaziland Mswati III di urutan ke-16 dengan kekayaan USD100 juta.

Sementara PM Selandia Baru John Key dilaporkan memiliki kekayaan USD37 juta dan berada di urutan ke-17. Presiden Korea Selatan Lee Myung Bak di peringkat ke-18 dengan kekayaan USD23,6 juta. PM Montenegro Milo Dukanovic di posisi ke-19 dengan kekayaan USD14,8 juta. Selanjutnya Presiden Argentina Cristina Fernandez de Kirchner di posisi ke-20 dengan kekayaan USD12,92 juta (Juli 2009), diikuti Ratu Denmark Margrethe II yang dilaporkan memiliki kekayaan USD10 juta dan Raja Swedia Carl XVI Gustaf yang memiliki kekayaan USD9 juta. Adapun Presiden Amerika Serikat Barack Obama dilaporkan memiliki kekayaan USD7 juta. Presiden Prancis Nicolas Sarkozy memiliki kekayaan USD3 juta.

PM Turki Recep Tayyip Erdogan memiliki kekayaan sebesar USD1,8 juta (Maret 2010). Presiden Meksiko Felipe Calderon memiliki pundi-pundi kekayaan sebesar USD670.000. Adapun Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono melaporkan kekayaannya sebesar USD500.000. Lalu Presiden Brazil Luiz Inacio Lula da Silva dengan kekayaan sebesar USD360.000 dan PM Rusia Vladimir Putin sebesar USD150.000- USD40 miliar (2007). Urutan daftar kekayaan tersebut belum bisa dijadikan pemeringkatan siapa tertinggi dan terendah. Sebab belum tentu semua kepala negara atau pemimpin kerajaan terbuka menyampaikan total kekayaannya. Namun setidaknya, daftar tersebut menggambarkan seberapa besar kekayaan seorang kepala negara.

Laporan terbaru yang dilansir Forbes (7/7/2010) tentang 15 raja, ratu, dan pemimpin terkaya menunjukkan bahwa rata-rata kekayaan mereka turun 9 persen. Penurunan kekayaan paling tajam dialami Kerajaan Dubai sebesar lebih dari 60 persen. Sementara kekayaan Kerajaan Arab Saudi dan Qatar sedikit meningkat. Pemeringkatan yang dilansir Forbes itu tidak jauh berbeda hasilnya, hanya sedikit terjadi pergeseran peringkat, yakni Raja Thailand Bhumibol Adulyadej dengan kekayaan USD30 miliar (1). Kemudian disusul Raja Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah dengan kekayaan USD20 miliar (2).

Raja Arab Saudi Abdullah bin Abul Aziz di peringkat ketiga dengan kekayaan yang meningkat jadi USD18 miliar. Presiden UEA Sheikh Khalifa bin Zayed al-Nahayan kekayaannya turun menjadi USD15 miliar sehingga berada di peringkat keempat. Selanjutnya PM UEA Sheikh Mohammed bin Rashid al-Maktoum mencatatkan penurunan kekayaan menjadi USD4,5 miliar, berada di peringkat kelima. Pangeran Liechtenstein Hans Adam II di urutan keenam dengan kekayaan USD3,5 miliar. Raja Maroko di urutan ketujuh dengan kekayaan USD2,5 miliar.

Peringkat kedelapan ditempati Emir Qatar yang kekayaannya meningkat jadi USD2,4 miliar. Urutan kesembilan ditempati Pangeran Monako dengan kekayaan USD1 miliar. Posisi ke-10 ditempati Pangeran Aga Khan Karim al-Husseini dengan kekayaan USD800 juta. Urutan ke-11 ditempati Sultan Qaboos bin Said dari Oman dengan kekayaan USD70 juta. Posisi ke-12 ditempati Ratu Elizabeth II (Inggris) dengan kekayaan USD450 juta. Kemudian Emir Kuwait Sheikh Sabah al-Ahmad al-Jaber al- Sabah berada di posisi ke-13 dengan mencatat penurunan kekayaan menjadi sebesar USD350 juta.

Urutan ke-14 ditempati Ratu Beatrix Wilhelmina Armgard (Belanda) dengan kekayaan USD200 juta.Terakhir, posisi ke-15 ditempati Raja Swaziland King Mswati III dengan kekayaan sebesar USD100 juta. Menurut Forbes, kekayaan para raja dan ratu didapatkan dari kekuasaannya. Semua raja dan ratu yang masuk dalam daftar orang terkaya tersebut adalah kepala negara dengan sistem kerajaan dan mewarisi kekayaan keluarganya.

sumber : klik disini

Paul Segera ‘Pensiun’


Anda termasuk yang terheran-heran dengan Paul si gurita yang sanggup menebak hasil delapan pertandingan dengan jitu? Siap-siap kehilangan dia karena Paul sebentar lagi harus ‘pensiun’.

Paul, seekor gurita berusia 2,5 tahun yang tinggal di akuarium Sea Life di kota Oberhausen, Jerman, menjadi bintang di Piala Dunia 2010. Makhluk moluska itu sanggup menebak dengan jitu tujuh laga timnas Jerman dan satu laga final.

Tebakan jitu Paul termasuk saat Jerman diramal akan kalah dari Serbia di fase grup serta kala Die Mannschaft diprediksi ditekuk Spanyol di final.

Status selebriti pun segera disandang Paul. Sekarang, begitu banyak orang dan media yang datang ke akuarium Sea Life di Oberhausen untuk merekam bagaimana kehidupan binatang bertentakel delapan itu.

Setelah Piala Dunia berakhir, pengelola Sea Life sudah menyatakan bahwa Paul akan kembali ke pekerjaan lamanya, yakni jadi binatang atraksi untuk menghibur anak-anak di akuarium raksasa itu.

Lantas, akankah di masa depan Paul bakal membuat ramalan lagi? Mungkin tidak. Piala Dunia 2010 bisa jadi akan menjadi ajang terakhir di mana Paul bisa memperlihatkan kemampuannya menujum.

Sebagai catatan, usia Paul saat ini adalah 2,5 tahun, sementara umur seekor gurita biasanya berkisar di angka tiga tahun (gurita raksasa bisa hidup lebih lama, sampai lima tahun). Artinya, masa hidup Paul mungkin tinggal setengah tahun lagi.

Event besar berikut adalah Piala Eropa 2012 di Polandia dan Ukraina. Agak sulit untuk berharap Paul masih hidup saat itu dan membuat ramalan jitu lagi.

sumber : klik disini

Ide Pak Menteri Yang Selalu Fresh


SEBAGAI menteri kelautan dan perikanan, Fadel Muhammad tidak pernah kehabisan ide-ide segar. Setelah membagikan kapal asing sitaan kepada nelayan, kali ini suami Hasanah binti Thahir Shahab tersebut mengusulkan supaya Perum Bulog terlibat dalam menangani ikan.

Perusahaan pelat merah itu diminta Fadel terlibat dalam penyimpanan ikan agar stok di tanah air bisa lebih teratur. ”Saya meminta agar Bulog membangun gudang penampung ikan. Jadi, stok ikan tidak berantakan dan lebih teratur,” ujar mantan gubernur Gorontalo itu ketika dihubungi kemarin (7/7).

Pria kelahiran Ternate, 20 Mei 1952, tersebut menuturkan bahwa pemerintah harus membantu pembangunan gudang penampungan ikan. Selama ini, pemerintah belum bisa membangun gudang tersebut karena anggaran yang tersedia masih sangat terbatas.

Bukan tanpa alasan menteri pengganti Freddy Numberi itu meminta Bulog terlibat dalam soal perikanan. Menurut dia, BUMN tersebut belum lama ini mulai menangani masalah jagung.

”Jika Bulog bisa menangani ikan, pemerintah akan memiliki pabrik pengolahan ikan, sehingga jual beli hasil ikan olahan bisa dilakukan,” ungkap alumnus Institut Teknologi Bandung (ITB) tersebut.

sumber : klik disini

RRI Jember Wawancarai Kepala KPKNL Jember


Radio Republik Indonesia (RRI) Stasiun Jember pada hari selasa, melakukan wawancara dengan Kepala KPKNL Jember, Bapak Rahmat Effendi, mengenai kegiatan rekonsiliasi BMN dan pengelolaan BMN secara umum. RRI melalui reporternya, Bapak Yanto ingin mengetahui informasi tentang pengelolaan BMN secara umum serta pelaksanaan rekonsiliasi BMN semester I 2010.

Pada wawancara pembukanya, Kepala KPKNL Jember menyampaikan maksud dan tujuan dilaksanakannya rekonsiliasi data BMN, disamping sebagai tindak lanjut dari Peraturan Menteri Keuangan Nomor 102/PMK.05/2009 dan Peraturan Direktur Jenderal Kekayaan Negara Nomor 07/KN/2009, rekonsiliasi data BMN juga dimaksudkan untuk meminimalisasi terjadinya perbedaan pencatatan yang berdampak pada validitas dan akurasi data yang disajikan dalam laporan BMN dan laporan keuangan. Selain mengenai pelaksanaan rekonsiliasi BMN. Kepala KPKNL Jember juga menyampaikan prestasi yang sudah diraih oleh DJKN, yaitu diraihnya rekor MURI sebagai organisasi pertama yang berhasil menentukan nilai wajar dari Barang Milik Negara di 22.619 satuan kerja dalam kurun waktu 2 tahun 8 bulan, dengan nilai akhir BMN menjadi kurang lebih menjadi 700 triliun.

Bapak Yanto, reporter RRI Jember juga menanyakan tentang asset idle yang banyak ditemui di Kabupaten Jember. Bapak Rahmat, menyampaikan bahwa sesuai Peraturan Pemerintah No. 6 Tahun 2006 tentang Pengelolaan BMN/D, khususnya pada pasal 16 disebutkan bahwa tanah dan bangunan milik negara/daerah yang tidak dimanfaatkan untuk kepentingan peyelenggaraan tugas pokok dan fungsi instansi yang bersangkutan, wajib diserahkan pemanfaatannya kepada Menteri Keuangan untuk kepentingan penyelenggaraan tugas pemerintahan negara. Salah satu rencana strategis KPKNL Jember setelah pelaksanaan rekonsiliasi BMN semester I 2010 adalah melaksanakan optimalisasi atas asset idle, sehingga pengelolaan BMN menjadi tertib, baik tertib dari segi administrasi, tertib hukum, maupun tertib fisik.

Pada akhir wawancara, Kepala KPKNL Jember didampingi staf dari seksi Pengelolaan Kekayaan Negara memberikan apresiasi kepada RRI Jember, selain sebagai salah satu satker yang akan melaksanakan rekonsiliasi dengan KPKNL Jember, RRI sebagai radio publik milik bangsa, lembaga penyiaran yang independen, netral, mandiri dan profesional, sehingga mendukung salah satu program dari Kementerian Keuangan cq. Direktorat Jenderal Kekayaan Negara sebagai pengelola barang. Reporter RRI, Bapak Yanto selaku bagian berita akan memberitahukan jadwal siaran yang menyiarkan wawancara antara KPKNL Jember dengan RRI stasiun RRI Jember. (eko)

released by : M. Eko Agus Y.

Google Me, Penantang Facebook Selanjutnya?


Keinginan Google untuk menjadi raksasa internet, ternyata tidak hanya terbatas pada mesin pencari saja. Rupanya mereka juga ingin menguasai hampir semua lini, termasuk layanan jejaring sosial.

Semua tahu, saat ini raja jejaring sosial masih dipegang oleh Facebook, yang mempunyai pengguna hingga 500 juta akun. Google tentu saja merasa tertantang untuk membuat layanan jejaring sejenis, untuk mengentikan hegemoni situs besutan Mark Zuckberg tersebut.

Menurut sebuah rumor, Google tengah menyiapkan platform jejaring sosial baru yang diberi nama Google Me.

Kabar ini sendiri cukup ramai diperbincang orang, setelah pendiri situs Digg Kevin Rose, yang dikutip Gizmodo, Senin (28/6/2010) mengklaim mendapatkan informasi sumber teerpercaya yang menyebutkan Google Me merupakan fitur jejaring sosial baru milik perusahaan asal California tersebut.

Apabila rumor ini benar, tentu saja ada orang yang senang, walaupun tidak sedikit yang menyangsikannya. Sebab, salah satu fitur di Gmail, yaitu Google Buzz tidak begitu sukses, padahal layanan ini merupakan platform sejenis jejaring sosial.

Kementerian BUMN Bangga Raih Opini WTP dari BPK


BPK RI

Kementerian BUMN menyampaikan rasa bangganya memperoleh opini “Wajar Tanpa Pengecualian” terkait hasil audit Laporan Keuangan Kementerian BUMN tahun 2009 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Menteri BUMN Mustafa Abubakar mengatakan, hasil opini BPK ini tidak terlepas dari kinerja karyawan Kementerian BUMN.

“Karena itu kami bersyukur dan berterima kasih kepada karyawan kami semua. Prestasi ini mudah-mudahan bisa bertahan,” ungkap Mustafa saat ditemui wartawan, di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (28/6/2010).

Menurut Mustafa, BPK yang kini telah bekerja sama dengan PT Pertamina (Persero) juga berharap bisa bekerja sama dengan sejumlah BUMN lainnya, seperti PT PLN (Persero) dan sejumlah bank BUMN. Dengan bekerja sama dengan BPK, maka menurutnya proses audit akan lebih efisien.

“Kalau PLN masuk ke BPK, BPK bisa menganalisa kinerjanya. Selain itu saya berharap misalnya Telkom, dan bank-bank (BUMN) bisa ikut juga (diaudit BPK) seperti Pertamina,” imbuhnya.

Selain itu, guna meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik (Good Corporate Governance/GCG), Kementerian BUMN bahkan menurutnya berencana akan bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal ini menurutnya dilakukan untuk mencegah pelanggaran dalam pembelanjaan anggaran perusahaan BUMN.

“Kami juga akan bekerja sama dengan KPK. Kami akan melakukan penandatanganan MoU (nota kesepahaman) dengan KPK untuk meningkatkan GCG kita dan untuk lebih meningkatkan pengawasan preventif, sehingga bisa mengurangi pelanggaran pengurangan di kalangan siapa yang membelanjakan anggaran perusahaan,” pungkasnya.

Seperti diketahui, pada awal Juni lalu BPK melaporkan jumlah Kementerian/Lembaga (KL) yang memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK meningkat, dari tujuh pada 2006 menjadi 16 pada 2007, lalu 35 pada 2008, dan  meningkat menjadi 45 pada 2009.

Adapun sejumlah KL yang mengalami peningkatan opini dari sebelumnya pada 2008 Tidak Menyatakan Pendapat (TMP) menjadi Wajar Dengan Pengecualian (WDP) antara lain Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Agama, Kementerian Kehutanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Dalam Negeri, dan Kepolisian RI.

sumber : klik disini

Hacker Incar Aplikasi Instant Messaging


Penyedia solusi keamanan asal Jerman, G Data Securitylabs mengungkapkan serangan-serangan baru terhadap aplikasi Instant Messaging seperti MSN Messenger dan Windows Live Messenger terus meningkat.

G Data SecurityLabs menemukan bahwa hacker dan penjahat dunia maya lainnya kerap menyebarkan spam ke layanan-layanan IM. Bentuknya beragam, mulai dari link terkait layanan IM hingga, permintaan teman ‘Palsu’.

Salah satu link yang ditemukan G data Securitylabs, di antaranya adalah link yang terhubung dengan sebuah situs perusahaan software Rusia. Situs tersebut mencoba untuk menawarkan software-software dengan harga rendah. Tujuan perusahaan tersebut adalah mendapatkan informasi pribadi dan nomor kartu kredit korban.

Ancaman lain yang kerap terjadi pada layanan IM adalah ancaman hacker yang mampu memblokir nama-nama kontak yang ada di daftar teman. Hacker akan memblokir kontak-kontak itu. Demikian dilansir V3, senin (28/6/2010).

Ancaman ini akan berbahaya, karena seolah-olah pengguna akan melakukan chatting dengan nama-nama yang ada di kontak, padahal ia sedang chatting dengan para penjahat dunia maya tersebut.