17 Juta Lebah Mengamuk Akibat Kecelakaan


Sebuah kecelakaan truk trailer berujung pada kekacauan. Truk yang membawa sekira 17 juta lebah terbalik di jalan raya Minnesota, Amerika Serikat (AS) dan menyebabkan seluruh serangga itu lepas dari sarangnya.

Regu penyelamat terpaksa menyemprotkan air melalui selang, guna membubarkan kelompok lebah yang mengamuk tersebut. Sementara akibat kecelakaan ini, satu orang dikabarkan tewas dan seorang lainnya terpaksa dilarikan ke rumah sakit melalui udara. Demikian dilansirAssociated Press, Selasa (25/5/2010).

Lepasnya lebah ini terjadi saat truk trailer yang memuat sekira tujuh ribu sarang lebah, terlibat dalam kecelakaan lalu lintas di Interstate 35 dekat Lakeville, 56 kilometer Selatan Minneapolis. Sarang-sarang tersebut diisi sekira 17 juta lebah dan rencananya akan dibawa menuju ke perusahaan madu Bauer Honey di barat laut Minnesota.

Tidak jelas bagaimana seluruh lebah tersebut dapat lepas dari sarangnya dalam kecelakaan Senin 24 Mei tersebut. Namun dapat dipastikan beberapa anggota regu penyelamat tersengat oleh lebah yang mengamuk tersebut.

sumber : klik disini

Pengumuman Hasil Seleksi Program Beasiswa S2 Internal DJKN


UGM
UGM

Berkenaan dengan telah dilaksanakannya seleksi beasiswa program pascasarjana (S2)internal DJKN sebanyak 80 (delapan puluh) orang, pada tanggal 5 – 6 Mei 2010 di Jakarta,dengan ini kami sampaikan beberapa hal sebagai berikut:

Berita selengkapnya : klik disini
Selamat buat yang lulus. Semoga sukses.
Khusus mas Robby, jangan lupa kembali ke Jember ya mas… 🙂

Petunjuk Registrasi Pemilih Lomba Menulis DJKN 2010


Klik disini informasi LombaSehubungan dengan kegiatan yang diadakan oleh Kantor Pusat DJKN yaitu : Lomba Menulis DJKN 2010, panitia lomba juga memberi kesempatan untuk ikut berpartisipasi pada seluruh pegawai Direktorat Jenderal Kekayaan Negara untuk menentukan tulisan favorit dengan cara menjadi voters. Voters juga akan mendapatkan doorprize dari panitia, bagi voters yang beruntung.

Berikut petunjuk untuk menjadi voters : klik disini

Mari kita sukseskan kegiatan Lomba Menulis DJKN 2010 ini, sehingga DJKN dapat mengambil peranan penting dalam pengelolaan kekayaan negara, piutang dan lelang untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

Pilihlah tulisan yang menurut Bapak/Ibu paling baik dari yang terbaik, memiliki nilai manfaat dan aplikatif (dapat diterapkan) bagi pengembangan DJKN

Daftar Peserta Lomba Menulis DJKN 2010


Peserta Lomba Terhimpun (Sementara)

Berikut ini adalah Daftar Peserta Terhimpun (sementara) yang mengirimkan tulisannya via email ke: djknmenulis@gmail.com

sumber data : http://lombamenulis2010.djkn.or.id/

No. Nama Judul Tulisan Unit Kerja Kirim via email Terdaftar di web ini
1. Joko Surono Optimalisasi Pengelolaan Kekayaan Negara Kanwil XIII DJKN Samarinda Ya Belum
2. M. Eko Agus Y. Internet Sebagai Media Bantuan Pelayanan (Help Desk) Penatausahaan BMN Menuju Tertib Pengelolaan BMN KPKNL Jember Ya Sudah
3. Heryantoro Piutang Negara : Hidup Segan Mati Tak Mau, Masihkah Bisa Dihidupkan Kanwil XI DJKN Pontianak Ya Belum
4. Yuniantoro Sudrajad Peranan Strategic Asset Management Untuk Optimalisasi Pengelolaan Barang Milik Negara Kanwil XI DJKN Pontianak Ya Belum
5. Yoni Ardianto Strategic Asset Management Pada Level KPKNL KPKNL Tegal Ya Belum
6. Eny Susanti Upaya Peningkatan Kemampuan SDM Dalam Rangka Pengelolaan Piutang Negara dan Pelayanan Lelang Yang Optimal KPKNL Surakarta Ya Belum
7. Evan Widyatama Pooling Regression Analysis Method Dalam Pengaruh Indeks Kepuasan Pelayanan Lelang (IKPL) Terhadap Frekuensi Lelang, Pokok Lelang, Dan Bea Lelang: Studi Kasus Pada Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Tahun 2009 Direktorat Lelang Ya Belum
8. Iwan Susanto Optimalisasi BMN melalui Manajemen Pemasaran dan Pengelolaan Aset KPKNL Jayapura Ya Belum
9. Risang Hanung Hascarya Implikasi Penyederhanaan Prosedur Penghapusan BMN Dalam Rangka Mengoptimalkan Kontrol Manajemen Aset Dalam Proses Usulan Penghapusan BMN oleh Pengguna Barang Kanwil IX DJKN Semarang Ya Belum

Data per Jum’at, 21 Mei 2010 pukul 15:00 WIB

Anggito: Saya Nunggu, Eh..yang Ditunjuk Bu Anny


Konpres AnggitoMundurnya Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Anggito Abimanyu memang didasari atas kekecewaan dirinya. Ternyata, dirinya telah menunggu lama untuk menjadi wakil menteri keuangan (wamenkeu), namun yang dipilih adalah Dirjen Anggaran Kemenkeu Anny Ratnawati.

“Dan terus saya menunggu bukan, lalu yang ditunjuk Bu Anny. Tidak ada sama sekali mempertanyakan penunjukan beliau dan Pak Agus adalah adjustment dari Presiden. Tapi saya mengatakan, kalau begitu saya mundur karena sudah ada wamenkeu dan sudah ada kepastian terhadap apa-apa yang saya tunggu selama ini,” kata Anggito, saat ditemui wartawan, di Gedung Kemenkeu, Jakarta, Jumat (21/5/2010).

Namun Anggito mengaku terus terang sempat tidak merasa nyaman dengan isu-isu yang menerpa dirinya. Sebelumnya Anggito mengatakan dia mengundurkan diri setelah ada kepastian tidak terpilih sebagai wakil menteri keuangan.

“Kan, saya sudah bilang, sejak enam bulan ini seharusnya saya sudah ditempatkan sebagai wakil menteri, tapi kan belum ada kepastian sampai sekarang. Begitu ada wakil menteri yang definitif, ya… sudah. Saya punya pilihan kan sekarang. Saya kembali ke UGM yang sebetulnya sudah menjadi keinginan saya sejak awal,” paparnya.

sumber : klik disini

Optimalisasi Pemanfaatan BMN Univ. Jember di KPKNL Jember


Widodo & EkoSetelah berakhirnya kegiatan Penertiban Barang Milik Negara (BMN) bulan Maret 2010, KPKNL Jember melakukan verifikasi atas Laporan BMN Semester II dan Laporan BMN Tahunan Tahun 2009, termasuk Laporan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berasal dari Pengelolaan BMN.

Hasil verifikasi menunjukkan masih kurangnya kesadaran dari satuan kerja (satker) untuk melaporkan PNBP yang berasal dari Pengelolaan BMN. KPKNL Jember memberi perhatian khusus pada pemanfaatan BMN oleh pihak ketiga di satuan kerja Universitas Jember (Unej) dimana dari hasil inventarisasi petugas KPKNL Jember ditemukan banyaknya pemanfaatan BMN di Unej oleh pihak ketiga dan PNBP yang diperoleh belum dilaporkan.

Sebagai langkah untuk peningkatan PNBP, maka Kepala KPKNL Jember meminta klarifikasi kepada Rektor Universitas Jember melalui surat Nomor: S-332/WKN.10/KNL.04/2010 perihal Klarifikasi Pemanfaatan BMN Di Lingkup Universitas Jember.

Berdasarkan surat Kepala KPKNL Jember tersebut, Rektor Universitas Jember melalui Pembantu Rektor II (menangani bidang keuangan dan umum) pada tanggal 17 Mei 2010 mengundang KPKNL Jember untuk mengklarifikasi pemanfaatan BMN di lingkup Unej.

Pada kesempatan tersebut pihak Unej diwakili Pembantu Rektor II, Dr. Ir. Jani Januar, MT., meminta penjelasan kepada KPKNL Jember selaku Kuasa Pengelola Barang mengenai bentuk-bentuk pemanfaatan BMN, serta menyampaikan informasi status penggunaan BMN oleh pihak ketiga. Dari informasi tersebut diketahui, bahwa selama ini pemanfaatan BMN oleh pihak ketiga di lingkup Unej tidak/belum mendapat persetujuan dari Menteri Keuangan cq. DJKN selaku Pengelola Barang.

Salah satu contoh pemanfaatan BMN oleh pihak ketiga yang disampaikan oleh pihak Unej adalah gedung Campus Centreyang menggunakan mekanisme Bangun Serah Guna (BSG) dengan jangka waktu 10 (sepuluh) tahun yang berakhir pada tahun 2012. Perjanjian BSG tersebut dibuat antara Universitas Jember yang diwakili oleh Rektor dan Yayasan Pengembangan Universitas Jember yang diwakili oleh Wakil Ketua Yayasan.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Atas dasar informasi tersebut, KPKNL Jember yang diwakili oleh Drs. Widodo Sunarko selaku Kepala Seksi Pengelolaan Kekayaan Negara menyampaikan bahwa setelah selesainya pelaksanaan penertiban BMN sesuai Keppres 17 Tahun 2007 jo. Keppres 13 Tahun 2009, Pengelola Barang dan Pengguna Barang diharapkan telah memiliki informasi/data aset negara yang lengkap dan andal untuk disajikan kepada publik. Data tersebut diharapkan tidak saja dapat dipertanggungjawabkan secara administratif, namun juga benar menurut kaidah standar akuntansi, aspek hukum, dan aspek teknis manajemen aset negara.

Dengan memiliki informasi/data aset negara yang lengkap dan andal tersebut, maka kita telah siap masuk pada tahapan optimalisasi pengelolaan aset negara, diantaranya dengan pemanfaatan BMN yang dapat mendongkrak pendapatan negara melalui PNBP. Pada kesempatan tersebut, Kepala Seksi PKN juga menjelaskan definisi dari pemanfaatan serta bentuk pemanfaatan BMN mulai dari sewa, pinjam pakai, kerjasama pemanfaatan dan BGS/BSG. KPKNL Jember melalui Drs. Widodo Sunarko juga meminta agar Universitas Jember melakukan inventarisasi asetnya yang digunakan oleh pihak ketiga dan segera melaporkan hasil inventarisasi tersebut kepada KPKNL Jember. KPKNL Jember juga berkomitmen membantu Universitas Jember apabila mengalami kendala dalam hal pengelolaan BMN secara umum maupun pemanfaatan BMN.

Universitas Jember yang diwakili oleh Pembantu Rektor II, Dr. Ir. Jani Januar, MT., mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang selama ini telah terjalin baik antara KPKNL Jember dan Universitas Jember untuk menuju tertib pengelolaan BMN di lingkup Universitas Jember. (eko)

sumber : www.djkn.depkeu.go.id

Inilah Alasan Anggito Mundur


Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Anggito Abimanyu buka suara terkait alasannya mengajukan pengunduran dirinya yang resmi di terima Kementerian Keuangan (Kemenkeu) hari ini.

Anggito sebelumnya digadang-gadang menjadi Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) dalam enam bulan terakhir ini. Namun langkahnya justru terganjal hingga dua kali di mana akhirnya Presiden SBY menunjuk Anny Ratnawati untuk menjadi wamenkeu mendampingi Menteri Keuangan (Menkeu) baru Agus Martowardojo.

Hal ini adalah salah satu alasan kuat yang membuatnya mengambil keputusan untuk mundur sebagai proses untuk menjaga harga dirinya tanpa menghakimi pihak mana pun. Namun, alasan lainnya yang disebutkannya adalah dia ingin kembali mengajar di almamaternya, UGM Yogyakarta.

“Enam bulan ini kan saya seharusnya dinobatkan jadi wakil menteri keuangan, tetapi kan belum ada kepastian. Sekarang ini karena sudah ada wakil menteri keuangan yang definitif saya punya pilihan kembali ke UGM. Sudah 10 tahun kan (di Kemenkeu). Saatnya saya kembali. Ini suara hati saja, bahwa apa pun harus punya sikap tentunya, harga diri terhadap sesuatu. Saya tidak menghakimi siapa-siapa. Akhirnya ini proses yang harus diperbaiki,” tuturnya saat dikonfirmasi wartawan terkait keputusannya untuk mengundurkan diri usai Sertijab Menteri Keuangan, di kantor Kementerian Keuangan, Jalan Dr Wahidin, Jakarta, Kamis (20/5/2010).

Menurutnya, keputusannya untuk mengundurkan diri itu sebenarnya sudah dibuat sejak pemerintah menyelesaikan penyusunan APBN-P 2010 lalu. Namun, karena Sri Mulyani sudah menyatakan mundur dari jabatannya pada 5 Mei lalu setelah memperoleh jabatan baru sebagai managing director Bank Dunia, Anggito pun bimbang.

Apalagi, ketika itu namanya disebut-sebut akan menggantikan posisi yang ditinggalkan Sri Mulyani, dan bukan hanya sekadar menjadi Wakil Menteri Keuangan.

“Jadi sebetulnya sejak APBN-P saya sudah berniat mundur, tapi ibu Sri Mulyani-nya mundur duluan, saya jadi agak bimbang. Duluan saya sebenarnya, tapi saya tidak menungkapkan secara langsung. Tapi ini karena kerinduan saya kepada kampus,” jelasnya.

sumber : klik disini

Setting koneksi database untuk Aplikasi Rekonsiliasi KPKNL


Langkah-langkah setting koneksi database untuk Aplikasi Rekonsiliasi KPKNL
KPKNL JemberUntuk koneksi database ke server – Modul KN – yang didalamnya terdapat database SIMAKBMN
(MySQL) dan database untuk Aplikasi Rekonsiliasi KPKNL diperlukan langkah-langkah sebagai
berikut :
1. Untuk koneksi ke database SIMAK-BMN di server, pada saat hendak login, cukup klik pada
tombol Edit DB, dan ganti dari localhost menjadi IP Server Modul KN pada unit kerja anda;
2. Sedangkan untuk database Aplikasi Rekonsiliasi KPKNL butuh sedikit usaha lebih, dan
adapun langkah-langkah tersebut adalah sebagai berikut:

selengkpanya : klik disini

sumber : Aman Zulmas Subdit SA Dit. HI.

Disclaimer : upload petunjuk ini hanya untuk membantu teman-teman KPKNL mempercepat setting jaringan, petunjuk resmi dari Kanpus akan dikirim melalui surat.

Profil Menteri Keuangan Baru !


Menkeu Baru

Direktur Utama Bank Mandiri Agus Martowardojo terpilih menjadi Menteri Keungan menggantikan Sri Mulyani, untuk menjadi menteri keuangan (menkeu). Siapa yang tak kenal Agus, selama karirnya, Agus telah membuat Bank Mandiri menjadi salah satu bank BUMN terbesar di Indonesia.

Terlahir bernama Agus Dermawan Wintarto Martowardojo di Amsterdam, Belanda 24 Januari 1956 adalah seorang bankir Indonesia yang sejak Mei 2005 menjabat sebagai Direktur Utama Bank Mandiri.

Dikutip okezone dari tokohindonesia.com, Rabu (19/5/2010), kala itu dirinya menggantikan posisi ECW Neloe yang terlibat dugaan kasus korupsi. Sebelumnya Agus bertugas sebagai Direktur Utama Bank Permata selama tiga tahun.

Selain di Mandiri dan Permata, dia pernah pula bekerja di Bank of America (1984), Bank Niaga (1986-1994), Bank Bumiputera (Direktur Utama 1995-1998), Bank Exim (Direktur Utama 1998), dan BPPN (2002).

Agus adalah lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia pada 1984. Banking & Management Courses di State University of New York, Buffalo, USA, Stanford University, Palo Alto, USA dan Institute of Banking & Finance, Singapore.

Bagaimana tidak bertangan dingin, kala dirinya menjabat sebagai Direktur Utama, Agus dihadapkan dengan berbagai macam persoalan selepas ditinggalkan ECW Neloe. Di mana bank tersebut memiliki kredit bermasalah (non-performing loan, NPL) di atas 20 persen, jauh melewati ambang batas bank sehat yang sebesar lima persen.
Sejumlah kredit bermasalah yang menjadi prioritasnya adalah utang Grup Kiani dan Garuda Indonesia. Pekerjaan mahaberat, termasuk mengembalikan citra Bank Mandiri yang terpuruk sangat dalam serta mempersiapkan diri sebagai bank jangkar pada 2007 pun menjadi salah satu agendanya.

Tak hanya itu, Agus juga menghadapi tantangan berat. Bukan hanya kinerja, tetapi juga budaya kerja. Lalu, soal kredit bermasalah yang harus cepat dirampungkan.

Di sisi lain, target dividen 50 persen dari laba bersih juga harus dipenuhinya. Fungsi intermediasi Bank Mandiri yang kurang lancar menuntut untuk dibenahi. Sampai semester I-2005, rasio kredit yang disalurkan baru 56 persen.

Selanjutnya, kita lihat saja apakah pria pilihan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini mampu meneruskan tangan dingin Menteri Keuangan sebelumnya yakni Sri Mulyani. Selamat menunaikan tugas Pak…

sumber : klik disini

Menkeu: IP BMN 98% adalah Pencapaian Luar Biasa!


Menkeu disambut oleh Direktur Jenderal Kekayaan Negara, Hadiyanto dan segenap pejabat eselon II dan III DJKN serta seluruh pegawai DJKN di pintu masuk Kantor Pusat DJKN. Dalam acara ini, Menkeu sekaligus berpamitan kepada seluruh jajaran DJKN karena mulai tanggal 1 Juni 2010 mendatang, dirinya akan meninggalkan Kementerian Keuangan dan pindah menjadi Managing Director di World Bank.

Saat memasuki ruangan, Menkeu disambut dengan spanduk bertuliskan” SELAMAT MENJALANKAN TUGAS BARU. TERIMA KASIH ATAS ARAHAN DAN BIMBINGAN IBU. Kami Siap Melanjutkan Reformasi Birokrasi Yang telah Ibu Canangkan”

Acara ini dibuka dengan sambutan Direktur Jenderal Kekayaan Negara, Hadiyanto yang menyampaikan pencapaian kinerja DJKN, baik mengenai Inventarisasi dan Penilaian Barang Milik Negara (IP BMN), piutang negara dan lelang.

Dalam sambutannya, Dirjen mengatakan bahwa DJKN merupakan organisasi yang baru berumur kurang lebih tiga tahun. Oleh karena itu, harus selalu memperbaiki kinerja agar DJKN mampu menjaga dan mengelola aset secara optimal.

Dirjen memberikan apresiasi kepada seluruh pegawai DJKN karena telah menyelesaikan IP BMN yang mencapai 98 persen. “Saya sangat apresiasi kepada Bapak dan Ibu semua karena berkat kerja keras Anda semua, IP BMN dapat tercapai seperti sekarang ini,” ungkapnya.

Mengenai piutang negara, Dirjen mengungkapkan bahwa outstanding  piutang negara saat ini adalah Rp55 triliun, yang terdiri dari piutang perbankan, eks Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) dan Bank Dalam Likuidasi (BDL). “Namun itu semua cuma di atas kertas, karena kalau dihitung dengan sistem sekarang piutang hanya berjumlah 10 triliun saja,” jelasnya.

Tentang lelang, lanjutnya, dari waktu ke waktu lelang selalu meningkat. Dari awal indikatornya selalu menunjukkan indikator hijau dan tidak pernah kuning. Lebih lanjut Dirjen menegaskan bahwa tantangan terberat DJKN adalah bagaimana meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. “Untuk menjalankan semua itu, Kami sudah membentuk 6 Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) teladan dan tahun ini akan ada 10 KPKNL lagi yang akan dibuka,” tandasnya.

Terakhir dalam sambutannya, Dirjen mengingatkan bahwa DJKN punya core values yang harus selalu dipegang teguh,yaitu: Integrity, Sincerity dan Commitment.

Setelah sambutan Dirjen Kekayaan Negara, dilanjutkan dengan arahan sekaligus pidato perpisahan dari Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati. Mengawali pidatonya, Menkeu menyampaikan apresiasi kepada DJKN karena mampu menyelesaikan IP BMN yang mencapai 98 persen. “ Saya anggap ini pencapaian yang luar biasa. Tidak terlihat, tapi bisa dirasakan,” ungkapnya.

Terkait DJKN sebagai institusi baru, Menkeu mengatakan membangun institusi adalah sama dengan membangun imaginasi. “Perlu transformasi dan transformasi institusi itu tidak mudah,” tandasnya.

Menkeu menegaskan bahwa bangsa Indonesia jangan sampai menjadi bangsa pecundang. “Anda mengisi pondasi yang penting di negeri ini karena Andalah yang nantinya akan mengelola seluruh aset-aset negeri ini,” tuturnya.

Mengenai kemundurannya sebagai Menkeu, Sri Mulyani mengatakan baginya kemenangan harus mengingat tiga hal, kebenaran, hati nurani dan harga diri. Menkeu mengibaratkan dengan pertandingan sepakbola antara Mancester United (MU) dan Chelsea yang dimenangkan oleh Chelsea. “Namun, kalau MU kalah bukan berarti MU pecundang kan?,” kelakarnya yang disambut tepuk tangan hadirin.

Menkeu berpesan bahwa piutang negara, lelang dan aset management adalah saling melengkapi, sehingga diperlukan integritas yang tinggi untuk menangani semua itu. Terakhir, Menkeu menegaskan “We are leader for our selves. Jadilah pemimpin bagi anda sendiri. Dan satu hal lagi, jangan pernah putus asa mencintai Indonesia,” pungkasnya mengakhiri pidato.